Site icon savanaparadise.com

Kisah Suryani, Kartini Modern Pejuang Ekonomi Keluarga yang Berhasil Naik Kelas Lewat Pendanaan KUR BRI

&NewLine;<&excl;-- WP QUADS Content Ad Plugin v&period; 3&period;0&period;5&period;1 -->&NewLine;<div class&equals;"quads-location quads-ad1" id&equals;"quads-ad1" style&equals;"float&colon;none&semi;margin&colon;0px&semi;">&NewLine;&NewLine;<&sol;div>&NewLine;<p>Tangerang&comma; Savanaparadise&period;com&comma;- Upaya Kartini di masa lalu dalam memperjuangkan emansipasi wanita rasanya tidak pupus ditelan zaman&period; Buktinya&comma; hingga saat ini banyak perempuan-perempuan yang tak mau berdiam diri&period; Demi mengangkat perekonomian keluarga&comma; tak sedikit perempuan yang berani membuka usaha&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Semangat Kartini modern inilah yang ditunjukkan oleh Suryani&comma; pedagang eceran asal Pamulang&comma; Tangerang Selatan&comma; Banten yang kini berhasil menopang perekonomian keluarga hingga mampu menyekolahkan anaknya berkat usaha toko kelontong yang ia jalankan&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&OpenCurlyDoubleQuote;Awalnya saya mengamati jalan raya yang begitu ramai&period; Ada banyak kendaraan yang lalu-lalang&period; Saya berpikir amat sayang jika keramaian tersebut dilewatkan begitu saja&period; Insting berdagang saya pun kemudian muncul&period; Sampai akhirnya saya memutuskan untuk membuka toko kelontong di pinggir jalan mulai 2009&comma;” ungkap Suryani&period;<&sol;p><div class&equals;"ad-middle"><p class&equals;"ad-title">ADVERTISEMENT<&sol;p><div class&equals;"ad-content"><div class&equals;"ad-content-a"><div class&equals;"ad-content-b"><div class&equals;"ad-content-c"><script async src&equals;"https&colon;&sol;&sol;pagead2&period;googlesyndication&period;com&sol;pagead&sol;js&sol;adsbygoogle&period;js&quest;client&equals;ca-pub-8882367248828292"&NewLine; crossorigin&equals;"anonymous"><&sol;script>&NewLine;<&excl;-- header 970 x 250 -->&NewLine;<ins class&equals;"adsbygoogle"&NewLine; style&equals;"display&colon;inline-block&semi;width&colon;970px&semi;height&colon;250px"&NewLine; data-ad-client&equals;"ca-pub-8882367248828292"&NewLine; data-ad-slot&equals;"6008007437"><&sol;ins>&NewLine;<script>&NewLine; &lpar;adsbygoogle &equals; window&period;adsbygoogle &vert;&vert; &lbrack;&rsqb;&rpar;&period;push&lpar;&lbrace;&rcub;&rpar;&semi;&NewLine;<&sol;script><&sol;div><&sol;div><&sol;div><&sol;div><p class&equals;"scroll-to-resume">SCROLL TO RESUME CONTENT<&sol;p><&sol;div>&NewLine;<p>Walau didasari dengan coba-coba&comma; tetapi Suryani terbilang niat menjadi pedagang eceran&period; Sembako menjadi produk jualan utamanya&period; Dengan lokasi toko yang dekat jalan raya&comma; Suryani tak kesulitan menggaet pelanggan yang ingin belanja kebutuhan pokok&comma; seperti beras&comma; minyak&comma; telur dan semacamnya&period; Lokasi yang strategis dan mudah diakses juga tak disia-siakan Suryani untuk berjualan bensin eceran&period; Benar saja toko kelontongnya nyaris menjadi jujugan para pengendara motor yang kebetulan lewat atau bahkan sampai langganan untuk membeli bensin&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Usaha Suryani pun kian berkembang setelah ia mendapatkan beberapa bantuan modal&period; Salah satunya adalah PNM Mekaar &lpar;Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera&rpar;&comma; yaitu program permodalan berbasis kelompok dari PT Permodalan Nasional Madani &lpar;PNM&rpar; yang merupakan bagian dari Holding Ultra Mikro BRI &lpar;bersama Pegadaian dan BRI sebagai induknya&rpar;&period; Adapun pinjaman PNM Mekaar sendiri ditujukan untuk perempuan prasejahtera pelaku usaha ultra mikro&comma; program ini memberikan pembiayaan modal tanpa agunan&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&OpenCurlyDoubleQuote;Pada tahun 2023 saya mendapatkan bantuan modal senilai Rp3 juta dari PNM Mekaar&period; Modal itu saya manfaatkan untuk menambah stok produk jualan di toko&comma;” ungkapnya&period; Suryani juga mengaku jika ia mendapatkan modal tersebut melalui proses yang mudah dan tidak sulit sama sekali&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Usaha yang dijalankan Suryani pun terus berkembang sehingga Ia berkeinginan untuk menambah modal usaha hingga akhirnya Ia memanfaatkan fasilitas pinjaman Kredit Usaha Rakyat &lpar;KUR&rpar; dari BRI&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&OpenCurlyDoubleQuote;Tak lama setelah itu&comma; saya juga mendapatkan tambahan modal usaha senilai Rp50 juta dari KUR BRI pada akhir tahun 2024&period; Prosesnya juga mudah&comma; sehingga modal bisa saya terima dengan cepat untuk meningkatkan skala usaha&period; Enaknya lagi&comma; dari pihak BRI juga aktif mendampingi&period; Jadi&comma; saya diberi tahu bagaimana caranya memutar modal untuk usaha yang menguntungkan&comma; kapan waktu terbaik bayar angsuran agar tidak sampai telat&comma; dan informasi bermanfaat lainnya&comma;” imbuh Suryani&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Berkat kejeliannya melihat peluang usaha dan kegigihannya dalam berjualan&comma; kini toko kelontong Suryani mampu menghasilkan setidaknya Rp500 ribu per hari&period; Walau tujuan awalnya sebagai usaha sampingan&comma; tetapi jerih payah Suryani membuahkan hasil&period; Berkat usaha toko kelontong ini Suryani makin naik kelas&period; Ia pun bisa menopang perekonomian keluarga&comma; termasuk menyekolahkan anak-anaknya&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Pada kesempatan terpisah&comma; Corporate Secretary BRI Agustya Hendy Bernadi mengungkapkan kisah Suryani ini adalah contoh nyata dari pelaku usaha yang memanfaatkan pendanaan usaha&comma; mulai dari usaha mikro dan terus berkembang hingga naik kelas&period; &OpenCurlyDoubleQuote;BRI terus mendukung pelaku usaha ultra mikro melalui pendampingan dan pemberdayaan usaha dimana pemberdayaan itu tidak hanya dengan penyaluran pinjaman saja&comma; namun dilakukan pendampingan usaha dan diajarkan untuk bisa menabung&comma;” ujar Hendy&period;&lpar;SP&rpar;&NewLine;<&sol;p>

Exit mobile version