Site icon savanaparadise.com

Kisah Pilu Bocah di Mangarai Timur Dapat Perhatian Pemerintah, Gubernur NTT Instruksikan Penanganan Cepat

&NewLine;<&excl;-- WP QUADS Content Ad Plugin v&period; 3&period;0&period;5&period;1 -->&NewLine;<div class&equals;"quads-location quads-ad1" id&equals;"quads-ad1" style&equals;"float&colon;none&semi;margin&colon;0px&semi;">&NewLine;&NewLine;<&sol;div>&NewLine;<p><strong>Borong&comma;Savanaparadise&period;com-<&sol;strong>Kisah pilu yang dialami NTL&comma; bocah yatim piatu berusia 11 tahun yang berjuang melawan TB Paru dan HIV&sol;AIDS stadium 3&comma; akhirnya mendapat perhatian serius dari Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Gubernur NTT&comma; Emanuel Melkiades Laka Lena&comma; dikabarkan mengetahui kondisi NTL setelah melihat video yang beredar di media sosial TikTok&period; Kisah tersebut dibagikan oleh akun Berita NTT dan langsung menggugah empati orang nomor satu di NTT itu&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Tersentuh dengan kondisi yang dialami NTL&comma; Gubernur segera menginstruksikan langkah cepat dengan memerintahkan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT untuk turun langsung ke lapangan&period;<&sol;p><div class&equals;"ad-middle"><p class&equals;"ad-title">ADVERTISEMENT<&sol;p><div class&equals;"ad-content"><div class&equals;"ad-content-a"><div class&equals;"ad-content-b"><div class&equals;"ad-content-c"><script async src&equals;"https&colon;&sol;&sol;pagead2&period;googlesyndication&period;com&sol;pagead&sol;js&sol;adsbygoogle&period;js&quest;client&equals;ca-pub-8882367248828292"&NewLine; crossorigin&equals;"anonymous"><&sol;script>&NewLine;<&excl;-- header 970 x 250 -->&NewLine;<ins class&equals;"adsbygoogle"&NewLine; style&equals;"display&colon;inline-block&semi;width&colon;970px&semi;height&colon;250px"&NewLine; data-ad-client&equals;"ca-pub-8882367248828292"&NewLine; data-ad-slot&equals;"6008007437"><&sol;ins>&NewLine;<script>&NewLine; &lpar;adsbygoogle &equals; window&period;adsbygoogle &vert;&vert; &lbrack;&rsqb;&rpar;&period;push&lpar;&lbrace;&rcub;&rpar;&semi;&NewLine;<&sol;script><&sol;div><&sol;div><&sol;div><&sol;div><p class&equals;"scroll-to-resume">SCROLL TO RESUME CONTENT<&sol;p><&sol;div>&NewLine;<p>Instruksi tersebut mencakup kunjungan ke kediaman NTL di Elar&comma; Kabupaten Manggarai Timur&comma; sekaligus melakukan pemetaan kebutuhan bantuan&comma; baik di bidang pendidikan&comma; kesehatan&comma; maupun kebutuhan dasar lainnya demi menjamin masa depan NTL&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Menindaklanjuti arahan tersebut&comma; Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT&comma; Ambrosius Kodo&comma; langsung menggerakkan cabang dinas terdekat untuk melakukan asesmen di lapangan&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8221&semi; Bapak Gubernur menyampaikan bahwa pemerintah tidak boleh abai terhadap kondisi anak-anak seperti NTL&period; Beliau menegaskan agar segera dilakukan pengecekan langsung dan memastikan negara hadir memberikan solusi&comma;” ujar Ambrosius kepada wartawan di Kupang&comma; Selasa 21&sol;04&sol;2026&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Ia menegaskan&comma; Gubernur meminta agar seluruh kebutuhan NTL dipetakan secara menyeluruh&comma; tidak hanya dari sisi pendidikan&comma; tetapi juga kesehatan dan kebutuhan dasar lainnya&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8221&semi; Pesan Bapak Gubernur jelas&comma; kita harus bergerak cepat&comma; melihat langsung kondisi NTL di Elar&comma; Manggarai Timur&comma; dan memastikan bantuan yang diberikan tepat sasaran serta berkelanjutan&comma;” tambahnya&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Sebagai tindak lanjut&comma; cabang dinas telah diperintahkan untuk segera turun ke lokasi guna melakukan asesmen awal terhadap kondisi riil yang dihadapi NTL dan keluarganya&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Di lapangan&comma; Kepala SMA Negeri 1 Elar&comma; Hermanus Ernus&comma; turut turun langsung melihat kondisi NTL&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Hermanus mengungkapkan&comma; saat tim tiba di lokasi&comma; NTL sempat bersekolah di pagi hari&comma; namun tidak lama kemudian kembali ke rumah&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8221&semi; Saat kami tiba&comma; kebetulan dia sudah berada di rumah bersama neneknya&comma;” ujarnya&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Dari hasil kunjungan tersebut diketahui bahwa NTL kini tinggal bersama sang nenek setelah kedua orang tuanya meninggal dunia&period; Ia sebelumnya sempat menjalani perawatan di RSUD Borong&comma; namun karena kendala jarak&comma; pengobatan dialihkan ke fasilitas kesehatan yang lebih dekat&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Saat ini&comma; NTL menjalani rawat jalan di RSUD Ben Mboi Ruteng dan rutin melakukan kontrol setiap bulan&period; Terakhir&comma; ia baru saja menjalani pemeriksaan rutin pada Kamis pekan lalu&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&OpenCurlyDoubleQuote;Pertimbangan utama keluarga adalah biaya transportasi&period; Jarak ke Borong terlalu jauh dan cukup berat dari sisi ongkos&comma;” jelas Hermanus&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Meski biaya pengobatan telah ditanggung melalui BPJS&comma; kendala transportasi masih menjadi beban utama bagi keluarga&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&OpenCurlyDoubleQuote;Kami melihat langsung kondisi di lapangan&comma; dan memang yang paling dirasakan keluarga saat ini adalah biaya transportasi untuk pengobatan rutin&comma;” katanya&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Menindaklanjuti laporan tersebut&comma; Ambrosius Kodo langsung melaporkannya kepada Gubernur NTT&period; Saat ini&comma; cabang dinas bersama para kepala sekolah dan guru SMA&sol;SMK di Manggarai Timur telah melakukan penggalangan donasi secara internal&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Sementara itu&comma; Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah &lpar;MKKS&rpar; Manggarai Timur&comma; Frumensius Hemat&comma; menyampaikan pihaknya telah membuka donasi terbuka untuk membantu meringankan beban NTL&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Donasi tersebut akan melibatkan seluruh insan pendidikan di Kabupaten Manggarai Timur sebagai bentuk solidaritas dan kepedulian terhadap kondisi NTL&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Selain itu&comma; Dinas Pendidikan dan Kebudayaan NTT juga tengah berkoordinasi dengan MKKS Kabupaten Manggarai untuk menyiapkan rumah singgah bagi NTL dan keluarganya saat menjalani pengobatan di RSUD Ben Mboi Ruteng&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Langkah ini kata Ambrosius dapat membantu mengurangi beban biaya transportasi sekaligus memastikan NTL mendapatkan akses pengobatan yang lebih layak dan berkelanjutan&period;&NewLine;<&sol;p>

Exit mobile version