Site icon savanaparadise.com

Kesohor Hingga Dunia, Slank Antiklimaks di Kupang

&NewLine;<&excl;-- WP QUADS Content Ad Plugin v&period; 3&period;0&period;5&period;1 -->&NewLine;<div class&equals;"quads-location quads-ad1" id&equals;"quads-ad1" style&equals;"float&colon;none&semi;margin&colon;0px&semi;">&NewLine;&NewLine;<&sol;div>&NewLine;<p>Sebagai Group musik musik papan atas di indonesia&comma; kehadiran slank di kota Kupang merupakan sebuah kehormatan bagi Slanker dan penggemar di kota Kupang&comma; Nusa Tenggara Timur&period; Band yang Dibentuk oleh Bimbim pada 26 Desember 1983 ini selalu memantik antusiasme bagi penggemar jika manggung di daerah&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Atas inisiatif yayasan Badan Usaha Peningkatan Pendapatan Rakyat Daerah NTT &lpar;BU PPRD NTT&rpar; Slank dikabarkan akan manggung di kota Kupang&period; Sesuai rencana Slank akan manggung pada tanggal 18 april di lapangan Polda NTT&period; namun dalam perjalananya atas pertimbangan kapasitas penonton&comma; panitia memidahkan pelaksanaan konser di Stadion oepoi&period; Tiketpun mulai di jual oleh panitia dengan harga yang relatif murah pada awal-awal&period; Hanya dengan Rp&period; 25&period;000&comma; anda sudah bisa mengantongi tiket ekonomi&period; Fans Slank yang kebanyakan adalah mahasiswa dan pemuda-pemudi dan kaum urban perkotaan ramai-ramai membeli tiket&period; Panitia yang dikomandani oleh Vincent Mone pada awalnya berniat mendatangkan penyanyi solo Judika&comma; Cita Citata dalam konser Slank&period; Menjelang pelaksanaan konser harga tiket yang semula hanya Rp&period; 25&period;000 dinaikkan oleh panitia&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Untuk tiket kata Vincent menjelaskan akan dibagi dalam tiga kelas yakni kelas VIP dengan harga Rp 2&period;500&period;000&comma; kelas Bisnis Rp 150&period;000 dan kelas ekonomi Rp 100&period;000&period;<&sol;p><div class&equals;"ad-middle"><p class&equals;"ad-title">ADVERTISEMENT<&sol;p><div class&equals;"ad-content"><div class&equals;"ad-content-a"><div class&equals;"ad-content-b"><div class&equals;"ad-content-c"><script async src&equals;"https&colon;&sol;&sol;pagead2&period;googlesyndication&period;com&sol;pagead&sol;js&sol;adsbygoogle&period;js&quest;client&equals;ca-pub-8882367248828292"&NewLine; crossorigin&equals;"anonymous"><&sol;script>&NewLine;<&excl;-- header 970 x 250 -->&NewLine;<ins class&equals;"adsbygoogle"&NewLine; style&equals;"display&colon;inline-block&semi;width&colon;970px&semi;height&colon;250px"&NewLine; data-ad-client&equals;"ca-pub-8882367248828292"&NewLine; data-ad-slot&equals;"6008007437"><&sol;ins>&NewLine;<script>&NewLine; &lpar;adsbygoogle &equals; window&period;adsbygoogle &vert;&vert; &lbrack;&rsqb;&rpar;&period;push&lpar;&lbrace;&rcub;&rpar;&semi;&NewLine;<&sol;script><&sol;div><&sol;div><&sol;div><&sol;div><p class&equals;"scroll-to-resume">SCROLL TO RESUME CONTENT<&sol;p><&sol;div>&NewLine;<p>” Untuk kelas VIP satu tiket berlaku untuk 3 orang&period; Jika masyarakat NTT berminat menonton silakan untuk menghubungi loket loket penjualan tiket&comma;” ujarnya dalam jumpa pers&period;<br &sol;>&NewLine;Dijelaskannya&comma; selain mendapatkan hiburan&comma; penonton juga berpeluang membawa doorprise yakni hadia utama mobil Ertiga dan sepeda motor honda dan hadiah hiburan&period; <&sol;p>&NewLine;<p>Rencana manggung pada tanggal 19 april batal karena pada tanggal tersebut Slank akan mengisi acara pada peringatan Konfrensi Asia Afrika&period; Oleh panitia waktu konserpun dirubah pada tanggal 29 april&period; Karena perubahan ini&comma; Cita-Citata dan Judika mengundurkan diri karena pada tanggal tersebut mereka sudah mempunyai jadwal manggung didaerah lain&period; Perubahan tanggal ini sempat menimbulkan keraguan para penggemar slank dikota kupang&period; <&sol;p>&NewLine;<p>Dengan perubahan jadwal harga tiket juga mengalami perubahan terutama tiket kelas VIP yang semula dibandrol harga Rp 2&period;500&period;000 menjadi Rp&period; 500&period;000&period; tiket ekonomi dari Rp 100&period;000 menjadi Rp&period; 75&period;000&comma; Tiket Bisnis dari harga Rp&period; 150&period; 000 menjadi Rp&period; 100&period;000&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Sampai Selasa &lpar;14&sol;4&rpar;&comma; tiket konser yang sudah terjual sebanyak 4&period;550 lembar untuk kelas ekonomi&comma; bisnis&comma; dan VIP&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Vincent Mone mengatakan&comma; sisa tiket yang belum terjual terdiri atas kelas ekonomi 500 lembar&comma; kelas bisnis 100 lembar&comma; dan VIP 50 lembar&period; Total tiket yang belum terjual 650 lembar&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Berbagai persiapan terus dilakukan oleh panitia guna mendapat sumber daya keuangan agar bisa melaksanakan konser dengan tagline NTT Berkreatifitas&period; Beberapa media online pun digandeng sebagai media patner&period; <&sol;p>&NewLine;<p>Waktu konserpun hampir dekat namun tanda-tanda kepastian kedatangan Slank menjadi tak tentu&period; Dari jadwal yang didapatkan panitia&comma; Slank bersama managament dan crew akan tiba dikupang sehari sebelum konser yaitu tanggal 28&sol;04&period; Kedatangan sehari sebelum manggung dimaksudkan untuk meet and great fans grup Slank yang akan berlangsung di hotel Aston tempat Bimbim Cs akan menginap&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Namun panitia kemudian mengabarkan kepada wartawan&comma; Slank baru tiba dikupang pada tanggal 29&sol;04 pukul 13&period;00 Wita&period; Ketidakpastian ini sudah terlihat sejak siang harinya pada tanggal 28&sol;04&period; Kepastian panggung dan Sound System belum juga ada&period; Bahkan persiapan di stadion Oepoi yang menjadi lokasi Konser nyaris tanpa sentuhan selayaknya untuk Konser&period; Panitia berdalih bahwa Sound dari Surabaya sementara diangkut dari Bandara Elltari menuju lokasi konser&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Ketidak jelasan konser pun semakin nyata&period; Tak ada baliho atau banner soal konser Slank yang dipasang Panitia dipusat-pusat keramain&period; Bahkan Jadwal Press Conference dengan media patner yang sedia akan digelar pukul 15&period;00 batal tanpa klarifikasi panitia&period; Ketua panitia Vincent Mone yang berulang-ulang kali di hubungi melalui pesan singkat tidak memberikan balasan&period; Bahkan ketika ditelepon&comma; nomer telepon Vincent tidak aktif dan sering Mail Box&period; Puluhan Wartawan yang menunggu sejak siang hari mulai gusar&period; Hingga pukul 20&period;00 akhirnya wartawan bubar tanpa ada penjelasan Panitia&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Berdasarkan informasi yang dihimpun&comma; panitia konser melalui ketua panitia Vincent rupanya sedang berurusan dengan pihak Dinas pendapatan Kota Kupang dan Satuan Polisi Pamong Praja kota Kupang&period; Menurut keterangan yang diperoleh Dispenda melakukan pembongkaran paksa outlet penjualan tiket di depan Grapari telkomsel kupang&comma; Jalan W&period;J Lalamentik&period; Panitia diduga melakukan pemalsuan cap Dispenda pada tiket yang sudah dijual panitia&period; <&sol;p>&NewLine;<p>Salah seorang staf Dispenda Wesley Kalle kepada Savanaparadise&period;com<br &sol;>&NewLine;mengatakan tiket yang di cap oleh dispenda hanya berjumlah 100 lembar&period; Pemalsuan stempel ini baru diketahui oleh salah satu staf pada tanggal 27&sol;04&period; Menurut Wesley jumlah tiket yang dicap oleh dispenda tidak sebanyak yang dipegang oleh panitia&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Dari pengamatan Savanaparadise&period;com&comma; pada tiket konser yang dijual oleh panitia memang tidak terterah cap dispenda kota&period; Namun pada tiket tersebut ada cap dengan polah lingkaran pada bagian tengah polah tersebut tertulis pendapatan dengan tulisan yang agak samar&period; <&sol;p>&NewLine;<p>Geram dengan tindakan panitia konser&comma; sekretris Dispenda&comma; Yohanes Hanli berniat akan mengadukan Vincent CS kejalur hukum&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Dijelaskannya pihaknya akan melaporkan penyelenggara Konser Slank ke aparat kepolisian&comma; karena ada dugaan penggelapan pajak yang hendak dilakukan oleh penyelenggara dengan cara membuat stempel palsu Dispenda untuk digunakan sebagai bentuk legalitas tiket yang dijual ke calon penonton&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Kita masih tunggu pak Kadis yang masih di luar daerah&period; Jadi rencananya pak kadis pulang baru akan dibuat laporan polisi untuk pemalsuan stempel&comma;&&num;8221&semi; jelasnya sebagaimana dikutip dari www&period; Tribun&period;kupang&period;com&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Namun persoalan tersebut &comma; Vincent mengatakan sudah menyelesaikan pemalsuan stempel Dinas Pendapatan Daerah &lpar;Dispenda&rpar; Kota Kupang bersama dengan Satpol PP Kota Kupang&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Ketidakberesan panitia semakin menjadi-jadi&period; Dari persiapan panggung&comma; Sound hingga Lighting juga belum juga ada pada hari h Konser&period; Bahkan Slank dibiarkan menunggu di bandara selama beberapa waktu &comma; setelah Landing dengan pesawat Garuda pukul 13&period;00&comma; karena panitia terlambat menjemput&period; <&sol;p>&NewLine;<p>Beruntung komunitas slankers Kupang bersama Komunitas Vespa sudah stand by di bandara El Tari&period; Dalam proposal yang diterima Managament Slank&comma; disebutkan setiba dikupang&comma; personil Slank akan show the force keliling kota kupang&period; Karena tak dijemput personil Slank bersama Bunda Iffet akhirnya menumpang taksi menuju hotel Aston dengan diringi oleh komunitas Slanker&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Dengan kondisi ini Bunda Iffet sempat murka dan hendak membatalkan konser karena memandang Panitia tidak profesional&period; Bahkan panitia baru ke bandara El tari untuk menjemput setelah Slank tiba beberapa saat dihotel Aston&period; kemarahan bunda Iffet makinmenjadi-jadi karena persiapan panitia tidak memungkinkan Slank manggung di Stadion Oepoi&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Bahkan panggung yang disediakan panitia beserta sound tidak memenuhi kriteria yang sudah disepakti panitia bersama Managament&period; Bahkan bunda Iffet sudah hampir melakukan Press Conference untuk melakukan pembatalan konser&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Waktu terusbergulir tanpa ada kejelasan soal kepastian konser&period; Vincent yang beberapa kali dikonfirmasi tetap optimis konser akan berjalan sesaui dengan jadwal yang ditentukan&period; hingga pukul 17&period;00 Wita sesuai jam yang terterah pada tiket&comma; konser juga tak kunjung dimulai&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Bahkan persiapan sound dan penerangan juga belum beres&period; Kepastian konserpun belum diketahui&period; Panitia masih terus membuka loket penjualan tiket di pintu masuk stadion&period; ratusan penonton terlihat sudah memenuhi lokasi konser&period; Walaupun molor Slankers tetap setia menunggu grup band idolanya untuk manggung&period;<br &sol;>&NewLine;Informasi yang dihimpun menyebutkan Slank menolak konser&comma; karena panggung dan sound systemnya tidak maksimal&period; <&sol;p>&NewLine;<p>Stadion Oepoi sudah semakin semarak&period; Tampak bendera Slankers sudah berkibar disekitar stadion&period; Antusiame penonton tak surut walau kejelasan konser belum juga pasti&period; Hingga pada pukul 21&period;00 personil Slank akhirnya tiba distadion dengan pengawalan polisi&period; <&sol;p>&NewLine;<p> Pukul 21&period;30&comma; panitia dibantu aparat kepolisian kupang Kota mulai membuka pintu gerbang untuk mempersilakn penonton yang sudah mulai gusar&period; Penonton mulai memenuhi sekitar panggung namun perisapan sound belum juga kelar&period; Ukuran panggung juga sangat minim dan tak layak&period; Bahkan lebih cocok untuk pertunjukan organ tunggal tingkat kampung&period;<&sol;p>&NewLine;<p> Beberapa panitia terus berusaha untuk memadukan sound dan perlatan konser yang seadanya&period; Dari pantauan&comma; sound yang dipakai oleh panitia benar-benar tidak menunjukkan kelas Slank sebagai Grup Band terkemuka di indonesia&period; Band yang sempat go internasional ini pada Tahun 2004 karena mewakili Indonesia untuk tampil di acara MTV Asia Aid di Thailand tampil berbarengan dengan grup band kelas dunia Hoobastank&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Namun dikupang NTT&comma; Slank Harus tampil dipanggung dan soud yang benar-benar tak layak&period; Jauh hari sebelum konser&comma; Bunda Iffet sudah mewanti-wanti panitia untuk menyiapakan panggung dan sound yang reprensentatif&period; Menurut Bunda Iffet&comma; Dikupang Bimbim Cs berkomimet untuk tampil dengan tujuan untuk menghibur para penonton&period; Managament sempat memberikan spesifikasi sound yang diinginkan oleh personil Slank&period; Permintaan diiyakan oleh panitia melalui Vincent&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Namun kondisi dilapangan berbanding terbalik&period; Slank sesampai di Back Stage pun&comma; panitia masih terus melakukan check sound&period; Back stage yang disiaplan panitia juga dalam kondisi memprihatinkan&period; Dengan beratap terpal biru&comma; slank harus betah duduk dikursi plastik yang diletakkan saja diatas rerumputan di stadion&period; Tak ada penataan yang lazim seperti yang biasa dilakukan Event organizer ketika mendatang band Papan atas sekelas Slank&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Berdasarkan penulusuran&comma; Slank menduduki peringkat pertama dengan bayaran paling mahal diindonesia&period; Setiap tampil&comma; EO harus menyiapkan anggaran Rp&period; 500 juta&sol;show&period; harga penampilan panggung anak-anak potlot ini tidak pernah turun&period; Buktinya Kaka&comma; Bimbim&comma; Ivanka&comma; Ridho dan Abdee tetap stabil berdiri sebagai grup band dengan harga termahal&period; Tidak tanggung-tanggung&comma; Slank mematok harga 500 juta rupiah per penampilan mereka&period; Harga yang memang sebanding dengan potensi bakal ramainya Slankers yang akan datang ke konser tersebut&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Dikupang Slank dengan sejuta pesona sebagai band papan atas indonesia bahkan kelas dunia harus terbenam jauh pada titik nadir yang memalukan&period; Vincent dengan pengakuannya sudah melakukan penjualan tiket sudah mencapai ribuan lembar namun pada malam itu penonton kurang dari 1000 orang&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Slank dan penonton sama-sama kecewa&period; Slank kecewa karena panggung yang sempit tak membuatnya leluasa berjingkrak menghibur penonton&period; Panitia benar-benar tak profesional namun tak membuat Slank ogah untuk manggung&period; Dengan kondisi yang tak layak&comma; Slank tetap memperlihatkan profesionalime&period; Tampil untuk menghibur&period; Selama tampil&comma; Kaka beberapa kali mengeluh soal penerangan di panggung yang kurang maksimal&period; Kaka bahkan beberapa kali mengeluhkan sound&period; Bahkan Mikropon yang dipakai Kaka bukan wireless tapi Milrophon colokan&period; Tampak sesekali Kaka membetulkan kabel Mikropon yang kerap membelit kakinya ketika bernyanyi&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Bahkan konser lebih terlihat sebagai Koor masal&period; Raungan Melodist dan rythim Ridho&comma; Hentakan Drum Bimbim&comma; Betotan Bas Ivanka seakan tenggelam oleh nyanyian slankers ketika kaka bernyanyi&period; <&sol;p>&NewLine;<figure id&equals;"attachment&lowbar;115808" aria-describedby&equals;"caption-attachment-115808" style&equals;"width&colon; 300px" class&equals;"wp-caption alignright"><a href&equals;"http&colon;&sol;&sol;www&period;savanaparadise&period;com&sol;wp-content&sol;uploads&sol;2015&sol;04&sol;slank2&period;jpg"><img src&equals;"http&colon;&sol;&sol;www&period;savanaparadise&period;com&sol;wp-content&sol;uploads&sol;2015&sol;04&sol;slank2-300x200&period;jpg" alt&equals;"Konser Slank di Kupang&sol;Foto&colon; Gamaliel" width&equals;"300" height&equals;"200" class&equals;"size-medium wp-image-115808" &sol;><&sol;a><figcaption id&equals;"caption-attachment-115808" class&equals;"wp-caption-text">Konser Slank di Kupang&sol;Foto&colon; Gamaliel<&sol;figcaption><&sol;figure>&NewLine;<p>Penonton benar-benar dibuat kecewa&period; Bahkan sebagian besar penonton mmilih pulang padahal Slank belum habis manggung&period; Beberapa penonton yang sempat diwawancarai mengatakan kecewa dengan tindak tanduk panitia yang tidak profesional mengelolah konser&period; <&sol;p>&NewLine;<p>&OpenCurlyDoubleQuote; beta &lpar;saya- red&rpar; benar- benar kecewa sama panitia&period; Kita ini fanatik slank namun panitia tidak becus&period; Msak undang Slank&comma; Pakai Sound seperti organ tunggal dikampung&period; Daripada Beta ribut dan berkelahi dengan panitia lebih baik Beta pulang sa” kata Markus dengan geram&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Kejadian ini oleh dipandang sangat memalukan wajah NTT di kancah Nasional dalam industri musik dan EO&period; Bahkan salah satu penonton&comma; Maria Rossi mengatakan Konser Slank di kota Kupang merupakan yang terburuk selama konser slank di indonesia bahkan dunia&period; Tak beresnya panitia menjadi presenden buruk bagi bisnis Event Organizer &lpar;EO&rpar; di NTT di waktu mendatang&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Disisi lain&comma; undian tiket berhadiah mobil Suzuki Ertiga dan ratusan hadiah hiburan yang digembar gemborkan panitia juga tak ada&period; Jangankan hadiah mobil dengan harga ratusan juta rupiah&comma; panggung dan teknisi yang dipakai oleh panitia pada konser dengan sewa puluhan juta masih berhutang&period; Entah panitia lupa atau penonton tak ingin undian&comma; pada akhir konserpun tak ada komplain kepada panitia&period;&lpar;<strong>Elas Jawamara&rpar;<&sol;strong>&NewLine;<&sol;p>

Exit mobile version