Site icon savanaparadise.com

Kekeringan Di TTS Makin Meluas

&NewLine;<&excl;-- WP QUADS Content Ad Plugin v&period; 3&period;0&period;5&period;1 -->&NewLine;<div class&equals;"quads-location quads-ad1" id&equals;"quads-ad1" style&equals;"float&colon;none&semi;margin&colon;0px&semi;">&NewLine;&NewLine;<&sol;div>&NewLine;<p>Kupang&comma; Savanaparadise&period;com&comma;- Kekeringan Di Timor Tengah Selatan &lpar;TTS&rpar; semakin meluas&period;Sebelumnya kekeringan hanya melanda desa-desa di Kecamatan Amanuban Selatan dan Kecamatan Kualin&comma; namun musibah itu telah meluas ke empat kecamatan lainnya yakni Kuanfatu&comma; Kolbano&comma; Boking&comma; dan Toianas&period; <&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Sebelumnya hanya dua kecamatan yang mendapat bantuan karena kekeringan&comma; sekarang sudah meluas ke enam kecamatan&comma;&&num;8221&semi; kata Wakil Gubernur NTT&comma; Benny Litelnoni&comma; di Kupang&comma; Selasa &lpar;7&sol;7&rpar; petang&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Benny menilai selama ini pemerintah hanya fokus memberikan bantuan pangan darurat kepada warga di Amanuban Selatan dan Kualin&comma; tetapi mereka tidak tahu kalau kekeringan yang sama juga terjadi di kecamatan di sepanjang pesisir pantai timur Kabupaten TTS&period;<&sol;p><div class&equals;"ad-middle"><p class&equals;"ad-title">ADVERTISEMENT<&sol;p><div class&equals;"ad-content"><div class&equals;"ad-content-a"><div class&equals;"ad-content-b"><div class&equals;"ad-content-c"><script async src&equals;"https&colon;&sol;&sol;pagead2&period;googlesyndication&period;com&sol;pagead&sol;js&sol;adsbygoogle&period;js&quest;client&equals;ca-pub-8882367248828292"&NewLine; crossorigin&equals;"anonymous"><&sol;script>&NewLine;<&excl;-- header 970 x 250 -->&NewLine;<ins class&equals;"adsbygoogle"&NewLine; style&equals;"display&colon;inline-block&semi;width&colon;970px&semi;height&colon;250px"&NewLine; data-ad-client&equals;"ca-pub-8882367248828292"&NewLine; data-ad-slot&equals;"6008007437"><&sol;ins>&NewLine;<script>&NewLine; &lpar;adsbygoogle &equals; window&period;adsbygoogle &vert;&vert; &lbrack;&rsqb;&rpar;&period;push&lpar;&lbrace;&rcub;&rpar;&semi;&NewLine;<&sol;script><&sol;div><&sol;div><&sol;div><&sol;div><p class&equals;"scroll-to-resume">SCROLL TO RESUME CONTENT<&sol;p><&sol;div>&NewLine;<p>Menurut Benny kekeringan yang terjadi di desa-desa di empat kecamatan tersebut sama persis dengan yang terjadi pada lahan pertanian di Kecamatan Amanuban Selatan dan Kualin sehingga warga di kecamatan tersebut perlu diberi bantuan&period; Bantuan yang dibutuhkan ialah pompa air untuk mengalirkan air dari sumuer ke kebun dan embung-embung untuk menampung air hujan&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Saat ini perhatian pemerintah diarahkan ke tujuh desa Amanuban Selatan dan Kualin karena desa-desa itu paling sering diberitakan media massa sejak April 2015&period; Selama ini ratusan ton bantuan beras dan bahan makanan sudah dikirim kepada warga korban kekeringan yang berjumlah 2&period;938 kepala keluarga &lpar;KK&rpar; atau 12&period;204 jiwa&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Jangan fokus bantuan kepada dua kecamatan saja&comma; pemerintah kabupaten harus memberi bantuan untuk enam kecamatan&comma;&&num;8221&semi; kata Benny&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Dia menyampaikan&comma; warga di desa-desa tersebut memiliki mekanisme penyesuaian terhadap krisis pangan seperti menjual ternak untuk membeli beras atau mengonsumsi putak &lpar;sari pohon gewang&rpar; yang diolah menjadi tepung sebelum digoreng&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Benny mengakui&comma; warga TTS mengonsumsi putak karena memang kehabisan stokmakanan&period; Kalau pun masih ada&comma; stoknya hanya sedikit dan sehingga putak menjadi bahan makanan alternatif&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Empat kecamatan yang dilaporkan kekeringan tersebut diduga luput dari perhatian pemerintah daerah&period; Kondisi itu yang kemudian mengakibatkan warga korban kekeringan di wilayah itu belum tersentuh bantuan pangan&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Benny minta pemerintah kabupaten setempat mendorong warga untuk menanam sorgum atau tanaman yang tidak banyak membutuhkan air&period; Setiap tahun&comma; curah hujan di pesisir timur tersebut selalu minim&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Asisten II Bidang Pembangunan Sekretariat Daerah &lpar;Setda&rpar; Kabupaten TTS Epi Tahun menyampaikan&comma; pemerintah setempat belum menyatakan kekeringan di Kecamatan Kuanfatu&comma; Kolbano&comma; Boking&comma; dan Toianas karena belum adanya laporan resmi baik dari pemerintah kecamatan maupun desa dan juga masyarakat&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Kendati demikian&comma; pemerintah tetap antisipasi karena wilayah Selatan TTS khsusunya di daerah pesisir pantai memang rawan kekeringan&period; Pemerintah melakukan upaya antisipasi dengan menyalurkan beras keluarga miskin &lpar;Raskin&rpar; kepada masyarakat&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Kami pemerintah daerah belum nyatakan empat kecamatan itu dilanda bencana kekeringan karena para camat dan kepala desa belum melaporkan secara resmi&comma; tapi kami tetap antisipasi&comma;&&num;8221&semi; kata Epi&comma; Rabu &lpar;8&sol;7&rpar;&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Dia mengakui&comma; kekeringan sedikit meluas namun masih di Kecamatan Amanuban Selatan dan Kecamatan Kualin&period; Semula hanya limas desa di dua kecamatan tersebut yang dilaporkan dilanda kekeringan&comma; namun sekarang sudah menjadi delapan desa&period;&lpar;SP&rpar;&NewLine;<&sol;p>

Exit mobile version