Site icon savanaparadise.com

Kasus Berzinah, Anggota DPRD Rote Ndao Dicokok Aparat Kejari Kupang

&NewLine;<&excl;-- WP QUADS Content Ad Plugin v&period; 3&period;0&period;5&period;1 -->&NewLine;<div class&equals;"quads-location quads-ad1" id&equals;"quads-ad1" style&equals;"float&colon;none&semi;margin&colon;0px&semi;">&NewLine;&NewLine;<&sol;div>&NewLine;<figure id&equals;"attachment&lowbar;348323" aria-describedby&equals;"caption-attachment-348323" style&equals;"width&colon; 670px" class&equals;"wp-caption aligncenter"><a href&equals;"https&colon;&sol;&sol;www&period;savanaparadise&period;com&sol;wp-content&sol;uploads&sol;2019&sol;10&sol;P&lowbar;20191007&lowbar;124027&period;jpg"><img class&equals;"size-large wp-image-348323" src&equals;"https&colon;&sol;&sol;www&period;savanaparadise&period;com&sol;wp-content&sol;uploads&sol;2019&sol;10&sol;P&lowbar;20191007&lowbar;124027-1024x576&period;jpg" alt&equals;"" width&equals;"670" height&equals;"377" &sol;><&sol;a><figcaption id&equals;"caption-attachment-348323" class&equals;"wp-caption-text">Olafbert Arians Manafe alias Papi Manafe<&sol;figcaption><&sol;figure>&NewLine;<p>Kupang&comma; Savanaparadise&period;com&comma;- Anggota DPRD Kabupaten Rote Ndao&comma; Olafbert Arians Manafe alias Papi Manafe&period; harus merasakan dinginnya ruangan sel Lembaga Pemasyarakatan &lpar;LP&rpar; Penfui&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Papi dicokok oleh aparat Kejaksaan Negeri &lpar;Kejari&rpar; Kupang dengan dibantu polisi Polres Kupang Kota&period; Papi dicokok ketika hendak makan siang di rumah makan&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Proses eksekusi dilakukan pada Senin &lpar;7&sol;10&sol;2019&rpar; sekira pukul 12&period;30 Wita&comma; saat Papi Manafe hendak makan siang di sebuah rumah makan di Jalan W&period; J&period; Lalamentik&comma; persis di samping kantor pusat Bank NTT&period;<&sol;p><div class&equals;"ad-middle"><p class&equals;"ad-title">ADVERTISEMENT<&sol;p><div class&equals;"ad-content"><div class&equals;"ad-content-a"><div class&equals;"ad-content-b"><div class&equals;"ad-content-c"><script async src&equals;"https&colon;&sol;&sol;pagead2&period;googlesyndication&period;com&sol;pagead&sol;js&sol;adsbygoogle&period;js&quest;client&equals;ca-pub-8882367248828292"&NewLine; crossorigin&equals;"anonymous"><&sol;script>&NewLine;<&excl;-- header 970 x 250 -->&NewLine;<ins class&equals;"adsbygoogle"&NewLine; style&equals;"display&colon;inline-block&semi;width&colon;970px&semi;height&colon;250px"&NewLine; data-ad-client&equals;"ca-pub-8882367248828292"&NewLine; data-ad-slot&equals;"6008007437"><&sol;ins>&NewLine;<script>&NewLine; &lpar;adsbygoogle &equals; window&period;adsbygoogle &vert;&vert; &lbrack;&rsqb;&rpar;&period;push&lpar;&lbrace;&rcub;&rpar;&semi;&NewLine;<&sol;script><&sol;div><&sol;div><&sol;div><&sol;div><p class&equals;"scroll-to-resume">SCROLL TO RESUME CONTENT<&sol;p><&sol;div>&NewLine;<p>Saat sedang duduk menanti pesanan makanannya tiba&comma; tim yang dipimpin Kasie Pidum dibantu beberapa aparat dari Polres Kupang Kota langsung masuk menemui Papi Manafe&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Selang beberapa menit&comma; Papi kemudian digelandang keluar dari rumah makan tersebut dan langsung membawanya menggunakan sebuah mobil milik aparat Kejari Kota Kupang menuju ke Lembaga Pemasyarakatan &lpar;LP&rpar; Penfui&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Papi Manafe divonis 6 bulan penjara oleh Pengadilan Tinggi Kupang sejak tanggal 6 Agustus 2019 lalu&comma; dalam kasus perzinahan bersama YD&comma; perempuan yang berstatus istri orang&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Majelis Hakim yang diketuai Polin Tampubolon dalam putusannya menyatakan&comma; Papi Manafe terbukti bersalah melakukan perzinahan sesuai pasal 284 ayat &lpar;1&rpar; ke-2 huruf a KUHP&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Vonis ini lebih berat dibanding vonis hakim pengadilan negeri kelas 1 Kupang yakni hukuman 6 bulan percobaan tanggal 20 Juli 2019 lalu&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Kajari Kota Kupang&comma; Max Oder Sombu saat dikonfirmasi via telepon selulernya membenarkan adanya proses eksekusi tersebut&period; Menurutnya&comma; proses eksekusi tersebut dilakukan lantaran putusan terhadap Papi Manafe telah inkrah&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&OpenCurlyDoubleQuote;Karena yang bersangkutan tidak lagi melakukan upaya hukum selanjutnya sampai pada batas waktu yang ditentukan&comma; maka putusannya inkrah dan wajib untuk dieksekusi&comma;” jelasnya&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Menurut Sombu&comma; saat dieksekusi Papi Manafe sangat kooperatif dan tidak melakukan perlawanan&comma; sehingga prosesnya berjalan tanpa ada kendala apapun&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&OpenCurlyDoubleQuote;Semua berjalan lancar&period; Secar administrasi kami sudah siap&comma; sehingga yang bersangkutan langsung diserahkan ke LP&comma;” pungkasnya&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Papi Manafe merupakan anggota DPRD kabupaten Rote Ndao dari Partai NasDem&period; Umurnya sebagai anggota DPRD bahkan baru mau menginjak satu bulan karena baru saja dilantik pada taggal 11 September 2019 lalu&period; &lpar;BN&rpar;&NewLine;<&sol;p>

Exit mobile version