Site icon savanaparadise.com

Kartu Prakerja Dapat Pengakuan Internasional, Game Changer Pembelajaran Orang Dewasa

&NewLine;<&excl;-- WP QUADS Content Ad Plugin v&period; 3&period;0&period;5&period;1 -->&NewLine;<div class&equals;"quads-location quads-ad1" id&equals;"quads-ad1" style&equals;"float&colon;none&semi;margin&colon;0px&semi;">&NewLine;&NewLine;<&sol;div>&NewLine;<p>New York&comma; Savanaparadise&period;com&comma;- Dengan upaya memberi manfaat kepada 16&comma;4 juta orang di seluruh Indonesia dalam kurang dari tiga tahun pelaksanaan program&comma; Kartu Prakerja mendapat pengakuan internasional atas keberhasilannya memanfaatkan teknologi digital&period; Pakar pembelajaran sepanjang hayat &lpar;lifelong learning&rpar; menilai Prakerja adalah game changer&comma; atau pembawa perubahan besar&comma; dalam upaya meningkatkan pembelajaran bagi orang dewasa di luar pendidikan formal&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&nbsp&semi;<&sol;p>&NewLine;<p>Direktur UNESCO Institute for Lifelong Learning David Atchoarena mengungkapkan hal itu saat membuka acara pendukung Sidang ke-61 Komisi Pembangunan Sosial Perserikatan Bangsa-Bangsa &lpar;UN CSocD-61 PBB&rpar; yang digelar di New York&comma; Amerika Serikat dalam webinar publik bertajuk Bringing 16&period;4 Million People Closer to Full and Productive Employment and Decent Work Using Digital Technology pada Jumat&comma; 10 Februari 2023&period;<&sol;p><div class&equals;"ad-middle"><p class&equals;"ad-title">ADVERTISEMENT<&sol;p><div class&equals;"ad-content"><div class&equals;"ad-content-a"><div class&equals;"ad-content-b"><div class&equals;"ad-content-c"><script async src&equals;"https&colon;&sol;&sol;pagead2&period;googlesyndication&period;com&sol;pagead&sol;js&sol;adsbygoogle&period;js&quest;client&equals;ca-pub-8882367248828292"&NewLine; crossorigin&equals;"anonymous"><&sol;script>&NewLine;<&excl;-- header 970 x 250 -->&NewLine;<ins class&equals;"adsbygoogle"&NewLine; style&equals;"display&colon;inline-block&semi;width&colon;970px&semi;height&colon;250px"&NewLine; data-ad-client&equals;"ca-pub-8882367248828292"&NewLine; data-ad-slot&equals;"6008007437"><&sol;ins>&NewLine;<script>&NewLine; &lpar;adsbygoogle &equals; window&period;adsbygoogle &vert;&vert; &lbrack;&rsqb;&rpar;&period;push&lpar;&lbrace;&rcub;&rpar;&semi;&NewLine;<&sol;script><&sol;div><&sol;div><&sol;div><&sol;div><p class&equals;"scroll-to-resume">SCROLL TO RESUME CONTENT<&sol;p><&sol;div>&NewLine;<p>&nbsp&semi;<&sol;p>&NewLine;<p>David mengatakan&comma; pemanfaatan perkembangan digital dalam pelaksanaan Kartu Prakerja dengan menyediakan pelatihan adalah hal yang baik dan inovatif terutama terkait pembelajaran dan pendidikan orang dewasa &lpar;adult learning and education&rpar;&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&nbsp&semi;<&sol;p>&NewLine;<p>&OpenCurlyDoubleQuote;Ini sekaligus membangun jembatan antara pendidikan formal dan informal&period; Teknologi menjadi &OpenCurlyQuote;game changer’ terutama dalam memberikan tempat bagi platform digital untuk pengembangan keterampilan angkatan kerja &lpar;upskilling dan reskilling&rpar;&comma;” katanya&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&nbsp&semi;<&sol;p>&NewLine;<p>Ia menambahkan&comma; pengalaman Kartu Prakerja patut ditiru negara-negara lain&period; Apa yang dilakukan Prakerja dinilai David sejalan dengan misi organisasi yang dipimpinnya yakni memberikan kesempatan pembelajaran seumur hidup&period; &OpenCurlyDoubleQuote;Tujuan pembelajaran sepanjang hayat&comma; antara lain bertujuan untuk menekan ketidakadilan gender dan ketimpangan ekonomi&comma;” ujarnya&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&nbsp&semi;<&sol;p>&NewLine;<p>Acara webinar dibuka oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto yang juga Ketua Komite Cipta Kerja sebagai lembaga pengarah kebijakan Program Kartu Prakerja&period; Ia menguraikan Prakerja merupakan misi kemanusiaan dengan pemberdayaan yang melibatkan pendidikan&comma; ketenagakerjaan&comma; dan kewirausahaan&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&nbsp&semi;<&sol;p>&NewLine;<p>&OpenCurlyDoubleQuote;Hasilnya&comma; sejak tahun 2020 hingga 2022&comma; lebih dari 16&comma;4 juta orang dari seluruh wilayah dan kota di Indonesia telah mengikuti program ini&period; 51&percnt; dari mereka adalah perempuan dan 3&percnt; adalah penyandang disabilitas&period; Dari mereka yang menganggur&comma; sepertiga dari mereka kini bekerja&comma; baik sebagai pemilik usaha kecil maupun sebagai karyawan&comma;” kata Airlangga&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&nbsp&semi;<&sol;p>&NewLine;<p>Airlangga menyatakan bahwa program ini lebih dari sekedar kebijakan&comma; pendanaan atau teknologi&period; Dibutuhkan perubahan radikal dalam institusi dan budaya&comma; serta di pemerintahan&comma; perusahaan dan individu&period; &OpenCurlyDoubleQuote;Program ini tidak hanya efektif dalam memberikan hasil yang baik&comma; tetapi juga dengan biaya yang efisien&comma;” kata dia&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&nbsp&semi;<&sol;p>&NewLine;<p>Dalam forum yang sama&comma; Direktur Eksekutif Manajemen Pelaksana Program Kartu Prakerja Denni Purbasari menambahkan&comma; Kartu Prakerja memberikan beasiswa kepada angkatan kerja yang bisa secara bebas memilih pelatihan online yang tersedia di mitra e-marketplace yang relevan dengan pasar kerja saat ini tanpa diskriminasi&period; &OpenCurlyDoubleQuote;Sebanyak 12 persen penerima berusia lebih dari 50 tahun&comma; 19 persen adalah lulusan SMP&comma;” ujar Denni&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&nbsp&semi;<&sol;p>&NewLine;<p>Spesialis Statistik UN Women kantor Asia Pasifik Cecilia Tinonin mengungkapkan&comma; pandemi memberikan dampak besar terhadap perempuan pemilik usaha mikro&period; Tidak banyak perempuan yang bisa beralih ke digital dalam menjalankan usahanya&period; &OpenCurlyDoubleQuote;Pada 2022&comma; ada 2&period;8 miliar orang di dunia tidak memiliki akses ke internet&comma; dan perempuan&comma; terutama pada kelompok usia yang lebih tua&comma; berada pada posisi yang kurang menguntungkan&comma;” kata Cecilia&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&nbsp&semi;<&sol;p>&NewLine;<p>Ekonom dan peneliti ISEAS-Yusof Ishak Institute Singapore Maria Monica Wihardja mengatakan&comma; ada sejumlah hal yang diperlukan dalam menerapkan transformasi digital yaitu kebijakan pendidikan yang lebih inklusif&comma; pelatihan bersertifikat serta pembelajaran seumur hidup melalui peningkatan keterampilan dan pelatihan ulang&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&nbsp&semi;<&sol;p>&NewLine;<p>Ketua Policy Working Group Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan &lpar;TNP2K&rpar; Elan Satriawan memaparkan&comma; dari penelitian yang dilakukan Bank Dunia dan TNP2K&comma; 96 persen penerima manfaat Kartu Prakerja mengaku puas dengan pelatihan yang diterima dan juga kecepatan pencairan insentif&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&nbsp&semi;<&sol;p>&NewLine;<p>&OpenCurlyDoubleQuote;Kartu Prakerja merupakan program pemerintah pertama di Indonesia dengan implementasi digital end-to-end dan pembayaran Government-to-Person &lpar;G2P&rpar; yang berpusat pada penerima manfaat&comma;” kata Elan&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&nbsp&semi;<&sol;p>&NewLine;<p>United Nations Commission for Social Development adalah lembaga kunci PBB yang menangani isu pembangunan sosial&period; Lembaga yang menjadi bagian dari Dewan Ekonomi dan Sosial PBB sejak 1946 ini bertugas mengimplementasi aksi-aksi nyata Deklarasi Kopenhagen&period; Aksi tersebut mencakup upaya menumbuhkan lingkungan yang sesuai untuk pembangunan sosial dan pengentasan kemiskinan&period; Selain itu juga perluasan kebekerjaan yang produktif&comma; pengurangan pengangguran dan integrasi sosial dalam pembangunan&period;&lpar;SP&rpar;&NewLine;<&sol;p>

Exit mobile version