Site icon savanaparadise.com

Kapolda NTT Benarkan Penangkapan Aktivis Asal Papua

&NewLine;<&excl;-- WP QUADS Content Ad Plugin v&period; 3&period;0&period;5&period;1 -->&NewLine;<div class&equals;"quads-location quads-ad1" id&equals;"quads-ad1" style&equals;"float&colon;none&semi;margin&colon;0px&semi;">&NewLine;&NewLine;<&sol;div>&NewLine;<figure id&equals;"attachment&lowbar;323975" aria-describedby&equals;"caption-attachment-323975" style&equals;"width&colon; 800px" class&equals;"wp-caption aligncenter"><a href&equals;"http&colon;&sol;&sol;www&period;savanaparadise&period;com&sol;wp-content&sol;uploads&sol;2018&sol;12&sol;kapolda-NTT&period;jpg"><img class&equals;"size-full wp-image-323975" src&equals;"http&colon;&sol;&sol;www&period;savanaparadise&period;com&sol;wp-content&sol;uploads&sol;2018&sol;12&sol;kapolda-NTT&period;jpg" alt&equals;"" width&equals;"800" height&equals;"450" &sol;><&sol;a><figcaption id&equals;"caption-attachment-323975" class&equals;"wp-caption-text">Kapolda NTT Irjen Pol Raja Erizman<&sol;figcaption><&sol;figure>&NewLine;<p>Kupang&comma; Savanaparadise&period;com&comma;- Kapolda NTT Irjen Pol Raja Erizman membenarkan 18 mahasiswa asal Papua yang kuliah di Kota Kupang&period; Penangkapan itu dilakukan oleh aparat Polres Kupang Kota&comma; Sabtu&comma; pada 30 November 2018 malam&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Kapolda mengatakan 18 mahasiswa tersebut tidak ditahan namun hanya dilakukan pemeriksaan selama 24&period; Setelah pemeriksaan kata Kapolda 18 mahasiswa itu dilepas kembali&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&OpenCurlyDoubleQuote; Belum ditahan&comma; kita punya waktu 24 jam untuk pemeriksaan&comma; tapi sudah dikembalikan selesai pemeriksaan kemarin malam&comma; &lpar; Sabtu&comma; 01&sol;12&sol;18 malam-red&rpar;&comma;” kata Kapolda kepada SP&comma; Minggu&comma; 03&sol;12&sol;18 malam&period;<&sol;p><div class&equals;"ad-middle"><p class&equals;"ad-title">ADVERTISEMENT<&sol;p><div class&equals;"ad-content"><div class&equals;"ad-content-a"><div class&equals;"ad-content-b"><div class&equals;"ad-content-c"><script async src&equals;"https&colon;&sol;&sol;pagead2&period;googlesyndication&period;com&sol;pagead&sol;js&sol;adsbygoogle&period;js&quest;client&equals;ca-pub-8882367248828292"&NewLine; crossorigin&equals;"anonymous"><&sol;script>&NewLine;<&excl;-- header 970 x 250 -->&NewLine;<ins class&equals;"adsbygoogle"&NewLine; style&equals;"display&colon;inline-block&semi;width&colon;970px&semi;height&colon;250px"&NewLine; data-ad-client&equals;"ca-pub-8882367248828292"&NewLine; data-ad-slot&equals;"6008007437"><&sol;ins>&NewLine;<script>&NewLine; &lpar;adsbygoogle &equals; window&period;adsbygoogle &vert;&vert; &lbrack;&rsqb;&rpar;&period;push&lpar;&lbrace;&rcub;&rpar;&semi;&NewLine;<&sol;script><&sol;div><&sol;div><&sol;div><&sol;div><p class&equals;"scroll-to-resume">SCROLL TO RESUME CONTENT<&sol;p><&sol;div>&NewLine;<p>Namun kapolda Erzman enggan menjelaskan ihwal penangkapan 18 mahasiswa asal Papua yang hendak merayakan ulang Kemerdekaan Papua ini&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Diberitakan sebelumnya 18 Mahasisawa yang merupakan Aktivis pembebasan Papua Barat yang ditangkap pihak kepolisan Resort Kupang Kota  sudah dibebaskan&period; pembebasan itu dilakukan pada hari Sabtu&comma; 01&sol;12&sol;18 sekitar pukul 22&period;00 Wita&period; salah satu aktivis lingkar Studi Demokrasi Asal Papua Barat&comma; Al mengatakan rekan-rekannya sudah dibebaskan setelah menandatangani sebuah surat pernyataan&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&OpenCurlyDoubleQuote; Bung kawan-kawan saya sudah bebas pada hari sabtu malam sekitar pukul 22&period;00 Wita&comma;” kata Al ketika dihubungi SP&comma; Minggu&comma; 02 Desember 2018&period;<&sol;p>&NewLine;<p>AL mengatakan 18 Aktivis pembebasan Papua Barat dibebaskan secara terpisah-pisah&period; Para aktivis tersebut kata AL selama pemeriksaan mengaku diintimidasi oleh para penyidik&period; Beberapa dianataranya mendapat kontak fisik selama pemeriksaan&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&OpenCurlyDoubleQuote; Mereka dituduh melakukan makar&comma; separatis&comma; subversif dengan landasan yang mereka gunakan adalah KUHP pasal 106&comma;” kata AL&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Al menjelaskan polisi melepaskan belasan aktivis dengan membuat surat pernyataan yang dibuat oleh pihak kepolisian&period; Setelah surat pernyataan ditanda tangani&comma; belasan aktivis itu dilepas secara terpisah&period;&lpar;SP&rpar;&NewLine;<&sol;p>

Exit mobile version