Site icon savanaparadise.com

Kampanyekan Caleg Nina Kedang, AMPERA Adukan Kadis Dikbud NTT ke Bawaslu

&NewLine;<&excl;-- WP QUADS Content Ad Plugin v&period; 3&period;0&period;5&period;1 -->&NewLine;<div class&equals;"quads-location quads-ad1" id&equals;"quads-ad1" style&equals;"float&colon;none&semi;margin&colon;0px&semi;">&NewLine;&NewLine;<&sol;div>&NewLine;<p>Kupang&comma; Savanaparadise&period;com&comma;- Aliansi Mahasiswa Peduli Rakyat &lpar;AMPERA&rpar; mengadukan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan NTT Drs&period; Sinun Petrus Manuk ke Badan Pengawas Pemilu &lpar;BAWASLU&rpar; NTT pada selasa 26&sol;03&sol;2014&period; Perwakilan AMPERA FX&period; Arihala Werang diterima oleh Tim Asistensi Bawaslu NTT Adrifina Ndjurumbaha&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Adapun pengaduan didasarkan pada rencana Dinas Dikbud NTT untuk menyelenggarakan seminar nasional &OpenCurlyDoubleQuote;Peningkatan Mutu Guru Melalui Kurikulum 2013” dengan menghadirkan salah satu narasumber Calon Anggota Legislatif &lpar;Caleg&rpar; DPR RI Dapil NTT 2 Ruth Nina Kedang&comma; SE pada masa kampanye pemilu legislatif &lpar;pileg&rpar;&period;<&sol;p>&NewLine;<p>AMPERA mempertanyakan motivasi dinas dikbud NTT menggelar seminar nasional pada masa kampanye dengan menghadirkan Caleg DPR RI Dapil NTT 2 Ruth Nina Kedang&comma; SE dan patut diduga sebagai bentuk kampanye terselubung menggunakan dana dari APBN&sol;APBD&period;<&sol;p><div class&equals;"ad-middle"><p class&equals;"ad-title">ADVERTISEMENT<&sol;p><div class&equals;"ad-content"><div class&equals;"ad-content-a"><div class&equals;"ad-content-b"><div class&equals;"ad-content-c"><script async src&equals;"https&colon;&sol;&sol;pagead2&period;googlesyndication&period;com&sol;pagead&sol;js&sol;adsbygoogle&period;js&quest;client&equals;ca-pub-8882367248828292"&NewLine; crossorigin&equals;"anonymous"><&sol;script>&NewLine;<&excl;-- header 970 x 250 -->&NewLine;<ins class&equals;"adsbygoogle"&NewLine; style&equals;"display&colon;inline-block&semi;width&colon;970px&semi;height&colon;250px"&NewLine; data-ad-client&equals;"ca-pub-8882367248828292"&NewLine; data-ad-slot&equals;"6008007437"><&sol;ins>&NewLine;<script>&NewLine; &lpar;adsbygoogle &equals; window&period;adsbygoogle &vert;&vert; &lbrack;&rsqb;&rpar;&period;push&lpar;&lbrace;&rcub;&rpar;&semi;&NewLine;<&sol;script><&sol;div><&sol;div><&sol;div><&sol;div><p class&equals;"scroll-to-resume">SCROLL TO RESUME CONTENT<&sol;p><&sol;div>&NewLine;<p>&OpenCurlyDoubleQuote;Hal ini merupakan salah bentuk kooptasi politik praktis terhadap institusi pendidikan &lpar;dinas dikbud NTT&rpar;&comma; dunia pendidikan dan guru pada umumnya&comma; sehingga patut diduga sebagai bentuk kampanye terselubung bagi Ruth Nina Kedang&comma; SE&comma; Calon Anggota Legislatif &lpar;Caleg&rpar; DPR RI Dapil NTT 2&comma; No&period; urut 4 dari PDIP” Kata Ketua Ampera&comma; Arihala Werang&comma; Dalam rilisnya yang diterima Savanaparadise&period;com&comma; Selasa&comma; 25&sol;03&comma; di kupang&period;<&sol;p>&NewLine;<p>AMPERA mendesak Bawaslu meminta penjelasan Kadis Dikbud NTT atas indikasi pelanggaran tersebut&period; Apabila indikasi pelanggaran tersebut benar maka BAWASLU diminta untuk melarang penyelenggaraan kegiatan yang dimaksud dalam rentang waktu sampai dengan tanggal 09 April&comma; sehingga tidak menimbulkan kontroversi di tingkatan publik&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Tim Asistensi Bawaslu NTT Adrifina Ndjurumbaha mengapresiasi pengaduan AMPERA sebagai bentuk pencegahan terjadinya pelanggaran Pemilu dan berjanji akan memproses pengaduan tersebut&period;&lpar;SP&rpar;&NewLine;<&sol;p>

Exit mobile version