Site icon savanaparadise.com

JPIC OFM Timor Kutuk Aksi Penyerangan Umat Katolik di Yogya

&NewLine;<&excl;-- WP QUADS Content Ad Plugin v&period; 3&period;0&period;5&period;1 -->&NewLine;<div class&equals;"quads-location quads-ad1" id&equals;"quads-ad1" style&equals;"float&colon;none&semi;margin&colon;0px&semi;">&NewLine;&NewLine;<&sol;div>&NewLine;<p>Kupang&comma; Savanaparadise&period;com&comma; &&num;8211&semi; Justice Peace Integrity of Creation &lpar;JPIC&rpar; Ordo Fratrum Minorum &lpar;OFM&rpar; wilayah Timor mengutuk aksi penyerangan oleh sekelompok orang di rumah milik Direktur Galang Press Julius Felicianus di Desa Tanjungsari&comma; Kelurahan Sukoharjo&comma; Kecamatan Ngaglik&comma; Sleman&comma; Yogyakarta Kamis &lpar;29&sol;5&sol;2014&rpar; tengah malam&period;<&sol;p>&NewLine;<p> &OpenCurlyDoubleQuote;Aksi penganiayaan dan pemukulan di rumah Direktur Galang Press merupakan gambaran brutal terhadap kaum beriman dan potret buram kekerasan terhadap kemanusiaan&period; Iman yang dimaknai sebagai relasi intim antara manusia dan Allah dihancurkan oleh sekelompok manusia yang mengatasnamakan Allah&comma;”jelas Koordinator JPIC OFM wilayah Timor&comma; Pater Yohanes Kristo Tara&comma; OFM kepada wartawan&comma; Jumat &lpar;30&sol;5&sol;2014&rpar;&period; <&sol;p>&NewLine;<p>&OpenCurlyDoubleQuote;Bagaimana mungkin orang yang menyerukan Allahu Akbar serentak namun malah melakukan kekerasan terhadap manusia lain&period; Ini menunjukkan bahwa ada sesuatu yang keliru dalam pemahaman dan penghayatan iman&comma;”lanjut pastor yang dikenal vokal itu&period;<&sol;p><div class&equals;"ad-middle"><p class&equals;"ad-title">ADVERTISEMENT<&sol;p><div class&equals;"ad-content"><div class&equals;"ad-content-a"><div class&equals;"ad-content-b"><div class&equals;"ad-content-c"><script async src&equals;"https&colon;&sol;&sol;pagead2&period;googlesyndication&period;com&sol;pagead&sol;js&sol;adsbygoogle&period;js&quest;client&equals;ca-pub-8882367248828292"&NewLine; crossorigin&equals;"anonymous"><&sol;script>&NewLine;<&excl;-- header 970 x 250 -->&NewLine;<ins class&equals;"adsbygoogle"&NewLine; style&equals;"display&colon;inline-block&semi;width&colon;970px&semi;height&colon;250px"&NewLine; data-ad-client&equals;"ca-pub-8882367248828292"&NewLine; data-ad-slot&equals;"6008007437"><&sol;ins>&NewLine;<script>&NewLine; &lpar;adsbygoogle &equals; window&period;adsbygoogle &vert;&vert; &lbrack;&rsqb;&rpar;&period;push&lpar;&lbrace;&rcub;&rpar;&semi;&NewLine;<&sol;script><&sol;div><&sol;div><&sol;div><&sol;div><p class&equals;"scroll-to-resume">SCROLL TO RESUME CONTENT<&sol;p><&sol;div>&NewLine;<p> Menurut Pater Kristo sapaan akrabnya&comma; tindakan penganiayaan dan pemukulan terhadap orang yang sedang menjalankan ibadah adalah sebuah kejahatan dan melanggar hukum&comma; karena itu&comma; negara harus tegas menindak para pelaku kejahatan tersebut untuk menunjukkan bahwa negara hadir untuk melindungi semua orang beriman&period; <&sol;p>&NewLine;<p>Pater Kristo mengatakan&comma; negara harus membela kemanusiaan&comma; menjamin kebebasan beragama dan beribadah seluruh rakyat Indonesia&period; Negara jangan lagi membiarkan kekerasan atas nama agama dan penghancuran terhadap kemanusiaa terus terjadi&period; <&sol;p>&NewLine;<p>Menurutnya&comma; Kebhinekaan dan pluralisme adalah harga mati untuk Indonesia&period; Siapa pun yang melawannya&comma; harus berhadapan dengan negara dan hukum&period; Stop sudah kekerasan atas nama agama agama&comma; atau negara ini akan bubar&period; <&sol;p>&NewLine;<p>&OpenCurlyDoubleQuote;Karena itu kami mengutuk keras aksi itu sebagai gambaran brutal terhadap kaum beriman dan potret buram kekerasan terhadap kemanusiaan&comma;”pungkasnya&period;&lpar;GB&sol;SP&rpar;&NewLine;<&sol;p>

Exit mobile version