<!-- WP QUADS Content Ad Plugin v. 3.0.5.1 -->
<div class="quads-location quads-ad1" id="quads-ad1" style="float:none;margin:0px;">

</div>
<figure id="attachment_169248" aria-describedby="caption-attachment-169248" style="width: 700px" class="wp-caption aligncenter"><a href="http://www.savanaparadise.com/wp-content/uploads/2015/10/rumah-adat-tubuhue.jpg"><img src="http://www.savanaparadise.com/wp-content/uploads/2015/10/rumah-adat-tubuhue.jpg" alt="sonaf maubesi" width="700" height="777" class="size-full wp-image-169248" /></a><figcaption id="caption-attachment-169248" class="wp-caption-text">sonaf maubesi</figcaption></figure>
<p><strong>Kefamenanu, Savanaparadise.com,</strong>&#8211; Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) terletak pada jalur transportasi Kupang – SoE – Atambua yang ramai dilalui oleh kendaraan umum baik dari Atambua maupun dari Kupang dan SoE. Selain pontensi pertanian, pertambangan, Kabupaten TTU juga menyimpan aneka kekayaan seni dan budaya dan sejarah dari zaman tempo dulu yang masih tersisa sampai saat ini. Warisan sejarah tersebut masih dipertahankan oleh suku-suku dan masyarakat di TTU. Banyak kampong-kampung adat yang masih menyimpan benda-benda purbakala yang diwariskan secara turun temurun. Benda benda peninggalan masih terpelihara dengan baik dan tersimpan pada rumah-rumah adat dan tidak dapat dipindahkan sembarang. </p>
<p>Kehidupan harian masyarakatnya masih syarat dengan tradisi. Masyarakat TTU senantiasa melakukan ritual adat walaupun masyarakatnya sudah beragama. Ikatan adat secara turun temurun terus dipertahankan sehingga jalinan kekeluargaan tetap terpelihara dengan baik. Kabupaten TTU mempunyai banyak obyek wisata alam, budaya maupun buatan serta minat khusus yang perlu dinikmati keindahan dan ritualnya.</p>
<p><strong>Rumah Adat Tubuhue</strong></p><div class="ad-middle"><p class="ad-title">ADVERTISEMENT</p><div class="ad-content"><div class="ad-content-a"><div class="ad-content-b"><div class="ad-content-c"><script async src="https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js?client=ca-pub-8882367248828292"
 crossorigin="anonymous"></script>
<!-- header 970 x 250 -->
<ins class="adsbygoogle"
 style="display:inline-block;width:970px;height:250px"
 data-ad-client="ca-pub-8882367248828292"
 data-ad-slot="6008007437"></ins>
<script>
 (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
</script></div></div></div></div><p class="scroll-to-resume">SCROLL TO RESUME CONTENT</p></div>
<p>Letak rumah adat ini juga berada di Kefamenanu kurang lebih 1 Km dan menyimpan berbagai benda purbakala seperti Snipi, tempat menyimpan benda-benda keramat dan lain sebagainya. </p>
<p><strong><br />
Sonaf Maubesi</strong> </p>
<figure id="attachment_169386" aria-describedby="caption-attachment-169386" style="width: 900px" class="wp-caption aligncenter"><a href="http://www.savanaparadise.com/wp-content/uploads/2015/10/sonaf-maubesi.jpg"><img src="http://www.savanaparadise.com/wp-content/uploads/2015/10/sonaf-maubesi.jpg" alt="sonaf maubesi" width="900" height="700" class="size-full wp-image-169386" /></a><figcaption id="caption-attachment-169386" class="wp-caption-text">sonaf maubesi</figcaption></figure>
<p>Sonaf ini merupakan peninggalan leluhur dari kerjaaan Insana dan masih dipelihara secara turun temurun dan terletak di Desa Letmafo, Kecamatan Insana, 18 Km dari Kota Kefamenanu dengan intensitas transportasi yang cukup karena terletak pada jalur transportasi utama Kupang – Atambua. Sonaf maubesi, Uisfinit, terdiri dari dua buah rumah Adat : Sonaf Kiu (Istana Pohon Asam) dan Sonaf Usapi (Istana Pohon Kusambi). Di tengah – tengah kedua istana (rumah adat) ini terdapat lopo besar yang disebut Lopo Saen Tesan (Manse Sean Neon Tesan). Isi kedua rumah ini adalah barang – barang peninggalan jaman kerajaan yang dilengkapi dengan tempat – tempat uapcara (tola). Di istana ini setiap tahun dipersembahkan hasil panen (mausufa) kepada raja sebagai persatuan dan kesatuan seluruh tatanan masyarakat adat. </p>
<p><strong>Sonaf Oelolok</strong></p>
<p>Sonaf Oelolok merupakan sonaf Raja Insana di Ainiut. Jarak dari Kota Kefamenanu sekitar 30 Km dengan intensitas transportasi yang cukup dari Kupang – Atambua. Pusat kerajaan Insana ini terdapat Lopo yang bertiang 9 (sembilan). Lingkungan sonaf ini masih terpelihara dengan baik karena mengalir air dari sumber air yang tidak pernah kering pada musim kemarau. Di sekitar sonaf ini terdapat sawah masyarakat yang juga digarap secara turun temurun. </p>
<p><strong><br />
Gua Bitauni</strong></p>
<p>Salah satu tempat yang dijadikan wisata religius adalah Gua Bitauni, berasal-usul dari gua keramat Ustauni, yang selanjutnya dijadikan benteng pertahanan suku Aplasi (Silab Aplasi), Taolin, Pakaenoni dan Tutpai. Setelah menempati gua ini setiap tahun, suku Aplasi melaksanakan paskah adat yang disebut Kaos Toli (menyingkap kain penutup), diiringi dengan tarian bidu-bidu bola (tarian bidu gua). Gua Bitauni yang berjarak kurang lebih 34 km dari kota kabupaten dan 3 km dari kota kecamatan merupakan tempat ziarah bagi seluruh umat Katolik di keuskupan Atambua. </p>
<p>Bitauni juga menjadi tempat prosesi jalan salib diwaktu Paskah atau doa Rosario sepanjang bulan Mei dan Oktober. Terletak disebuah bukit batu yang ditutupi hutan tropis dan dibawahnya pohon beringin dan pohon-pohon pelindung lainnya menambah suasana hening dan khidmat untuk berdoa.</p>
<p>List Obyek Wisata di Kabupaten TTU</p>
<p>Rumah Adat Maslete<br />
ï§	Lokasi: Kefamenanu/Kefa selatan<br />
ï§	Keunikan: Kelewang, snipi (tempat penyimpanan benda-benda keramat<br />
ï§	Jarak dari Kefamenanu: Satu kilometer<br />
Rumah Adat Tubuhue<br />
ï§	Lokasi: Kefamenanu/Kefa selatan<br />
ï§	Keunikan: Snipi (tempat menyimpan benda-benda keramat)<br />
ï§	Lokasi dari Kefamenanu: Satu kilometer<br />
Gua Sasi<br />
ï§	Lokasi: Kota Kefamenanu/Sasi<br />
ï§	Keunikan: Benteng pertahanan pada zaman Belanda dan Jepang, rumah adat dan lorong bawah tanah<br />
Gua Popnam<br />
ï§	Lokasi: Miomaffo Timur/Taekas<br />
ï§	Keunikan: Mata air yang sejuk dan fosil-fosil<br />
ï§	Berjarak : Enam kilometer dari Kefamenanu<br />
Oebikasi<br />
ï§	Lokasi: Miomafo Timur<br />
ï§	Keunikan: Patung Kuda dari batu yang mengeluarkan air dari hidungnya<br />
ï§	Berjarak 14 Kilometer dari Kefamenanu<br />
Rumat Adat Nilulat<br />
ï§	Lokasi: Miomafo Timur/Noebaun/Oelun<br />
ï§	Keunikan: Peninggalan leluhur (kelewang, aluk/snipi, tongkat emas, senjata panjang)<br />
ï§	16 Kilometer dari Kefamenanu<br />
Hutan Adat Inbate<br />
ï§	Lokasi: Miomafo Timur-Inbate<br />
ï§	Keunikan: Hutan yang disakralkan oleh masyarakat, termasuk flora dan fauna di dalamnya<br />
ï§	Berjarak : 15 Kilomneter dari Kefamenanu<br />
Gua Maria Oeparigi<br />
ï§	Lokasi: Miomafo Timur/Noebaun/Oeluan<br />
ï§	Keunikan: Persembunyian tentara Jepang, saat ini digunakan ibadah umat Katholik<br />
ï§	Berjarak 23 Kilometer dari Kefamenanu<br />
Gua Maria Bitauni<br />
ï§	Lokasi: Insana-Bituani<br />
ï§	Keunikan: Tempat ziarah umat Katholik setiap tanggal 15 Agustus<br />
ï§	Berjarak : 28 Kilometer dari Kefamenanu<br />
Sonaf Maubesi<br />
ï§	Lokasi: Insana-Maubesi<br />
ï§	Keunikan: Peninggalan leluhur<br />
ï§	Berjarak : 18 Kilometer dari Kefamenanu<br />
Sonaf Oelolok<br />
ï§	Lokasi: Insana-Ainiut<br />
ï§	Keunikan: Pusat kerajaan Insana dan terdapat lopo yang bertiang sembilan.<br />
ï§	Berjarak : 30 Kilometer dari Kefamenanu<br />
Kawasan Tanjung Bastian<br />
ï§	Lokasi: Insana Utara-Humusu<br />
ï§	Keunikan: Daerah pantai yang indah dan terdapat areal kelelawar serta tempat pembuatan garam tradisional serta jadi lokus penyelenggaraan event internasional Turnamen Pacuan Kuda<br />
ï§	Berjarak : 67 Kilometer dari Kefamenanu<br />
Gua Maria Naijalu&#8217;u<br />
ï§	Lokasi: Biboki Selatan-Upfaon<br />
ï§	Keunikan: Tempat ziarah umat Katolik<br />
ï§	Berjarak : 32 Kilometer dari Kefamenanu 
</p>
