<!-- WP QUADS Content Ad Plugin v. 3.0.5.1 -->
<div class="quads-location quads-ad1" id="quads-ad1" style="float:none;margin:0px;">

</div>
<p><figure id="attachment_241501" aria-describedby="caption-attachment-241501" style="width: 700px" class="wp-caption aligncenter"><img src="http://www.savanaparadise.com/wp-content/uploads/2016/08/bappenas.jpg" alt="Roni Dwi Susanto, " width="700" height="525" class="size-full wp-image-241501" /><figcaption id="caption-attachment-241501" class="wp-caption-text">Roni Dwi Susanto,</figcaption></figure><br />
Pembangunan Infrastruktur di daerah harus menunjang pembangunan sebuah Kawasan Ekonomi Khusus (KEK). Untuk itu dalam perencanaan pembangunan infrasturktur Penunjang KEK harus betul-betul siap.</p>
<p>&#8220;KEK itukan dibangun berdasarkan usulan pemerintah daerah ke pusat melalui provinsi namun harus ditinjau lagi karena pembangunan infrastruktur penunjang KEK harus betul-betul siap,&#8221; kata Deputi Pemantauan Evaulasi dan Pengendalian Pembangunan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Roni Dwi Susanto, kegiatan Rapat Koordinasi Bappenas di Kupang, Rabu.</p>
<p>Dia mengatakan, untuk membangun sebuah kawasan KEK maka infrastruktur pendukung di luar kawasan tersebut harus mendukung seperti air, jalan, dan listrik.</p><div class="ad-middle"><p class="ad-title">ADVERTISEMENT</p><div class="ad-content"><div class="ad-content-a"><div class="ad-content-b"><div class="ad-content-c"><script async src="https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js?client=ca-pub-8882367248828292"
 crossorigin="anonymous"></script>
<!-- header 970 x 250 -->
<ins class="adsbygoogle"
 style="display:inline-block;width:970px;height:250px"
 data-ad-client="ca-pub-8882367248828292"
 data-ad-slot="6008007437"></ins>
<script>
 (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
</script></div></div></div></div><p class="scroll-to-resume">SCROLL TO RESUME CONTENT</p></div>
<p>&#8220;Kalau dalam kawasan KEK sendiri merupakan urusan swasta sebagai pengelola namun pemerintah daerah harus menyiapkan infrastruktur menuju kawasan KEK yang betul-betul dipastikan memadai,&#8221; katanya.</p>
<p> Menurut dia, pembangunan KEK disesuaikan dengan kemampuan anggaran daerah seperti infrastruktur jalan dan harus disesuaikan dengan kekuatan anggaran daerah kabupaten untuk membangun jalan kabupaten terlepas dari jalan provinsi dan negara.</p>
<p>Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) NTT Wayan Darmawa mengatakan bahwa pembangunan di daerah seringkali terkendala lahan yang masih menimbulkan berbagai klaim kepemilikan.</p>
<p>&#8220;Banyak lahan yang sudah dipastikan oleh pemerintah daerah namun ketika proses pembangunan mulai dilakukan muncullah klaim kepemilikan dari masyarakat dengan berbagai alasan,&#8221; katanya di Kupang.</p>
<p>Dia mengatakan, tugas pemerintah daerah menyiapkan lahan yang sudah bersih dari segala persoalan kepemilikan sehingga langka pembangunan KEK bisa berjalan lancar.<br />
Wayan Darmawa menilai rencana pembangunaan KEK Altaka merupakan langkah yang strategis guna meenggerakkan perekonomian di tiga kabupaten Alor, Lembata, dan Flores Timur.</p>
<p>&#8220;Selain ekonomi sektor potensial lain seperti pariwisata juga bisa berkembang dengan cepat karena akses wilayah tersebut mulai terhubung dengan baik,&#8221; katanya.</p>
<p>Dikatakannya pembangunan Jembatan Pantai Palo-Tana Merah (Palmerah) yang menghubungkan Larantuka ibukota Flores Timur dengan Pulau Adonara yang diharapkan akan semakin memperlancar akses ekonomi di daerah tersebut.</p>
<p>&#8220;Pembangunan Jembatan Palmerah merupakan langkah yang strategis karena konektifitas antar pulau bisa terhubung secara langsung selain itu juga mendukung elektrifikasi melalui pembangunan daya listrik menggunakan arus laut Selat Gonzalo,&#8221; demikian Wayan Darmawa.(SP)
</p>
