Site icon savanaparadise.com

Informasi Penculikan Anak di Kota Kupang Hoax

&NewLine;<&excl;-- WP QUADS Content Ad Plugin v&period; 3&period;0&period;5&period;1 -->&NewLine;<div class&equals;"quads-location quads-ad1" id&equals;"quads-ad1" style&equals;"float&colon;none&semi;margin&colon;0px&semi;">&NewLine;&NewLine;<&sol;div>&NewLine;<p><strong> <&sol;strong><&sol;p>&NewLine;<p>Kupang&comma; Savanaparadise&period;com&comma;- Linimasa social media dan pesan pribadi beberapa  hari ini diramaikan dengan informasi Penculikan anak&period; Informasi Penculikan anak Sekolah ini dishare secara masif diberbagai platform social media&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Salah satu informasi postingan Facebook yang ramai dibagikan adalah Uliyani Djara&period; dalam postingan Uliyani menulis adanya Percobaan Penculikan terhadap anaknya di depan SMA Negeri 5 Kupang&period;<&sol;p><div class&equals;"ad-middle"><p class&equals;"ad-title">ADVERTISEMENT<&sol;p><div class&equals;"ad-content"><div class&equals;"ad-content-a"><div class&equals;"ad-content-b"><div class&equals;"ad-content-c"><script async src&equals;"https&colon;&sol;&sol;pagead2&period;googlesyndication&period;com&sol;pagead&sol;js&sol;adsbygoogle&period;js&quest;client&equals;ca-pub-8882367248828292"&NewLine; crossorigin&equals;"anonymous"><&sol;script>&NewLine;<&excl;-- header 970 x 250 -->&NewLine;<ins class&equals;"adsbygoogle"&NewLine; style&equals;"display&colon;inline-block&semi;width&colon;970px&semi;height&colon;250px"&NewLine; data-ad-client&equals;"ca-pub-8882367248828292"&NewLine; data-ad-slot&equals;"6008007437"><&sol;ins>&NewLine;<script>&NewLine; &lpar;adsbygoogle &equals; window&period;adsbygoogle &vert;&vert; &lbrack;&rsqb;&rpar;&period;push&lpar;&lbrace;&rcub;&rpar;&semi;&NewLine;<&sol;script><&sol;div><&sol;div><&sol;div><&sol;div><p class&equals;"scroll-to-resume">SCROLL TO RESUME CONTENT<&sol;p><&sol;div>&NewLine;<p>Sontak saja postingan ini dishare secara masif&period; postingan ini membuat resah para orang tua yang anaknya masih sekolah di tingkat Sekolah Dasar maupun taman kanak-kanak&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Guna meminimalisir informasi hoax&comma; Lurah Kayu Putih bersama Babinsa Kayu Putih dan personil unit Intelkam Polsek  Oebobo melakukan upaya klarifikasi terhadap Uliyani Djara&comma; Kamis &comma;l 16 Januari 2020 sekitar pukul 10&period;30 Wita&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Lurah Kayu Putih&comma; Yap Yosua ketika dikonfirmasi SP mengatakan ketika didatangi Uliyani tidak berada dirumah&period;  Mereka hanya menjumpai anaknya Ryan Cristian&comma;&comma; Pelajar Kelas 4 SD Inpres Oepoi&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Ryan Cristian menyampaikan bahwa pada hari Rabu tanggal 15 Januari 2020 sekitar pukul 15&period;30 Wita dirinya pulang sekolah dengan berjalan kaki dan melewati Jl&period;Thamrin Kel&period;Oebufu&period; Pada saat sampai didepan SMA N&period;5 Kupang ada seorang laki &&num;8211&semi; laki yang melintas dengan menggunakan sepeda motor sambil melambaikan tangan ke arah badan Ryan Cristian sambil tetap menjalankan sepeda motornya namun tidak mengenai dirinya&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&OpenCurlyDoubleQuote; Ryan Cristian tidak menghiraukan hal tersebut&comma; dan sesampainya di rumah Ia menceritakan kejadian tersebut kepada Ibunya Ullyani Djara&comma; dan Ibunya menyampaikan bahwa apabila ada kejadian seperti itu lagi tidak usah di hiraukan&comma;” kata Yap&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Dijelaskannya pihaknya kemudia meminta keluarga untuk menghubungi Uliyani&period; Keluargapun menghubungi dan tidak lama kemudian Uliyani tiba&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Dihdapan lurah dan pihak Kepolisian&comma; Uliyani  menceritakan bahwa dirinya mendapat cerita dari anaknya bahwa pada saat pulang sekolah ada seorang laki &&num;8211&semi; laki yang hendak memegang dirinya di depan SMA N 5 Kupang dan memepet dirinya serta menawarkan baju kepadañya namun tidak di hiraukan oleh anaknya&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&OpenCurlyDoubleQuote; Sekitar pukul 23&period;00 Wita Ullyani Djara membuat Postingan di status Facebooknya yang menggunakan narasi bahwa seolah &&num;8211&semi; olah terjadi percobaab hipnotis dan penculikan terhadap anaknya&comma;” kata Yap&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Dikatakan Yap menurut pengakuan Uliyani maksud postingan tersebut adalah untuk memberikan peringatan kepada masyarakat agar berhati &&num;8211&semi; hati terhadap penculikan anak – anak&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&OpenCurlyDoubleQuote; Saya meminta yang bersangkutan aÄ£ar segera membuat klarifikasi di Akun Facebooknya tentang kejadian yang sebenarnya sehingga bisa meredam isu yang sudah terlanjur berkembang akibat dari postingan &comma;” kata Yap&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Ketika ditanya apakah Uliyani sudah membuat postingan klarifkasi di Social Media&comma; Yap mengatakan dirinya belum sempat memnatau karena yang bersangkutan tidak berteman di social medi Facebook&period; Namun dia akan memantau lagi melalui aparat kepolisian&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Kepolisian Resor Kupang Kota membantah&comma; jika telah mengamankan pelaku dugaan penculikan seperti yang ada di postingan masyarakat&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Polres tidak ada mengamankan seperti di video dimaksud&comma;&&num;8221&semi; tegas Kapolres Kupang Kota&comma; AKBP Satrya Perdana P&period; Tarung Binti&period;&lpar;<strong>Ipend&sol;SP&rpar;<&sol;strong>&NewLine;<&sol;p>

Exit mobile version