Site icon savanaparadise.com

IBC Serahkan Delapan Rekomendasi Dunia Usaha untuk Pengembangan Pasar Karbon kepada OJK

&NewLine;<&excl;-- WP QUADS Content Ad Plugin v&period; 3&period;0&period;5&period;1 -->&NewLine;<div class&equals;"quads-location quads-ad1" id&equals;"quads-ad1" style&equals;"float&colon;none&semi;margin&colon;0px&semi;">&NewLine;&NewLine;<&sol;div>&NewLine;<p>&nbsp&semi;<&sol;p>&NewLine;<p>Jakarta&comma; Savanaparadise&period;com&comma; – Asosiasi pimpinan sektor swasta Indonesian Business Council &lpar;IBC&rpar; menyerahkan rekomendasi untuk pengembangan pasar karbon di Indonesia kepada Otoritas Jasa Keuangan&period; Chief Executive Officer &lpar;CEO&rpar; IBC Sofyan Djalil mengatakan pasar karbon menjadi kekuatan dan komponen penting dalam peningkatan daya saing Indonesia&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&nbsp&semi;<&sol;p><div class&equals;"ad-middle"><p class&equals;"ad-title">ADVERTISEMENT<&sol;p><div class&equals;"ad-content"><div class&equals;"ad-content-a"><div class&equals;"ad-content-b"><div class&equals;"ad-content-c"><script async src&equals;"https&colon;&sol;&sol;pagead2&period;googlesyndication&period;com&sol;pagead&sol;js&sol;adsbygoogle&period;js&quest;client&equals;ca-pub-8882367248828292"&NewLine; crossorigin&equals;"anonymous"><&sol;script>&NewLine;<&excl;-- header 970 x 250 -->&NewLine;<ins class&equals;"adsbygoogle"&NewLine; style&equals;"display&colon;inline-block&semi;width&colon;970px&semi;height&colon;250px"&NewLine; data-ad-client&equals;"ca-pub-8882367248828292"&NewLine; data-ad-slot&equals;"6008007437"><&sol;ins>&NewLine;<script>&NewLine; &lpar;adsbygoogle &equals; window&period;adsbygoogle &vert;&vert; &lbrack;&rsqb;&rpar;&period;push&lpar;&lbrace;&rcub;&rpar;&semi;&NewLine;<&sol;script><&sol;div><&sol;div><&sol;div><&sol;div><p class&equals;"scroll-to-resume">SCROLL TO RESUME CONTENT<&sol;p><&sol;div>&NewLine;<p>&OpenCurlyDoubleQuote;Kesuksesan pasar karbon akan sangat ditentukan oleh dunia usaha Indonesia sebagai pelaku langsung&period; IBC telah melakukan riset dan menyusun rekomendasi tentang membangun pasar karbon yang inovatif&comma; kompetitif&comma; dan juga berdampak&comma;” kata Sofyan pada diskusi Mengembangkan Pasar Karbon Indonesia&colon; Peluang untuk Pertumbuhan Ekonomi dan Keberlanjutan yang diselenggarakan Indonesia Business Council bersama Katadata di Jakarta &lpar;19&sol;3&sol;2024&rpar;&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&nbsp&semi;<&sol;p>&NewLine;<p>Sofyan menjelaskan rekomendasi IBC&comma; untuk jangka pendek&comma; diantaranya adalah&colon; mengembangkan Pusat Pengetahuan Pasar Karbon&comma; meningkatkan sistem registrasi nasional pengendalian perubahan iklim sehingga terintegrasi secara nasional&comma; mendorong sektor publik untuk menentukan dan menghitung batas emisi di tingkat entitas&comma; serta melengkapi para pelaku industri dengan peluang pendanaan dan hibah fasilitas pendanaan dari IEF&sol;BPDLH&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&nbsp&semi;<&sol;p>&NewLine;<p>&OpenCurlyDoubleQuote;Yang yang tidak kalah penting adalah pengakuan industri melalui pertukaran karbon dan taksonomi hijau sehingga partisipasi pada pasar karbon jauh lebih efektif&comma;” imbuh Sofyan&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&nbsp&semi;<&sol;p>&NewLine;<p>Untuk jangka menengah dan jangka panjang&comma; IBC mengusulkan&colon;<&sol;p>&NewLine;<p>1&period; Penunjukan pemimpin industri dan membentuk tim akselerasi untuk menentukan strategi pasar karbon Indonesia&period;<&sol;p>&NewLine;<p>2&period; Mengembangkan peta jalan perdagangan karbon yang secara komprehensif memetakan rantai pasokan&period;<&sol;p>&NewLine;<p>3&period; Mengkaji ulang Peta Jalan Perdagangan Karbon&comma; Peta Jalan Bursa Karbon &amp&semi; POJK tentang Bursa Karbon&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&nbsp&semi;<&sol;p>&NewLine;<p>&OpenCurlyDoubleQuote;Bagi dunia&comma; pasar karbon menawarkan prospek yang menjanjikan untuk mengembangkan ekosistem ekonomi yang tangguh&comma; di mana industri dapat memperoleh manfaat dari upaya mereka untuk memulihkan lingkungan melalui strategi mitigasi dan adaptasi&period; Sementara bagi Indonesia&comma; pasar karbon adalah juga jalan menuju pencapaian Nationally Determined Contribution &lpar;NDC&rpar; yang sudah kita komitmenkan pada Paris Agreement&comma;” ujar Sofyan&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&nbsp&semi;<&sol;p>&NewLine;<p>Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal&comma; Keuangan Derivatif dan Bursa Karbon&comma; Inarno Djajadi mengatakan&comma; implementasi perdagangan karbon&comma; yang diwujudkan melalui penerapan bursa karbon&comma; telah menjadi target penting berbagai negara di dunia&period; Bahkan dalam lima tahun terakhir&comma; berbagai bursa karbon telah didirikan di sejumlah negara seperti Malaysia&comma; China&comma; Korea Selatan&comma; Inggris&comma; dan Uni Eropa&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&nbsp&semi;<&sol;p>&NewLine;<p>Menurut Inarno&comma; semenjak diluncurkannya Bursa Karbon pada 26 September 2023&comma; hingga saat ini telah terdaftar 52 Pengguna Jasa pada Bursa Karbon yang berasal dari sektor energi&comma; kehutanan&comma; lembaga jasa keuangan &lpar;perbankan dan sekuritas&rpar;&comma; konsultan&comma; dan sektor lainnya &lpar;termasuk media&rpar;&period; Kemudian&comma; hingga 18 Maret 2024&comma; total akumulasi volume transaksi sebesar 501&period;956 ton CO2e&comma; dengan nilai Rp31&comma;36 miliar&period; Dari transaksi tersebut&comma; sebesar 182&period;293 ton CO2e juga telah dilakukan retired melalui Bursa Karbon&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&nbsp&semi;<&sol;p>&NewLine;<p>Saat ini OJK juga telah mengeluarkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 14 Tahun 2023 tentang Perdagangan Karbon melalui Bursa Karbon&comma; dan Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan Nomor 12 tahun 2023 tentang Tata Cara Penyelenggaraan Perdagangan Karbon Melalui Bursa Karbon&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&nbsp&semi;<&sol;p>&NewLine;<p>&OpenCurlyDoubleQuote;Kami berharap Bursa Karbon ini dapat menjadi salah satu pusat perdagangan karbon di dunia melalui penyiapan institutional framework seperti kerangka pengaturan dan kesiapan infrastruktur teknologi&comma; sejalan dengan Strategi Nasional Pengembangan dan Pendalaman Pasar Keuangan &lpar;SN-PPPK&rpar;&comma;” ujarnya&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&nbsp&semi;<&sol;p>&NewLine;<p>Dirjen Pengendalian Perubahan Iklim Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Laksmi Dhewanthi mengungkapkan&comma; perdagangan karbon harus memenuhi Instrumen Tata Kelola Karbon yaitu tercatat dan tertelusur pada System Registry Nasional Pengendalian Perubahan Iklim &lpar;SRN PPI&rpar;&comma; sistem Measurement&comma; Reporting and Verification &lpar;MRV&rpar;&comma; penerbitan Sertifikat Pengurangan Emisi Gas Rumah Kaca dan otorisasi dan corresponding adjustment&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&nbsp&semi;<&sol;p>&NewLine;<p>&OpenCurlyDoubleQuote;Ada beberapa prinsip agar ekosistem yang kita kembangkan sesuai arahan Bapak Presiden berintegritas&comma; inklusif&comma; transparan dan berkeadilan&period; Kita punya SRN yang inline dengan internasional registry yang nanti akan dibangun UNFCCC&period; Kita punya MRV yang ikuti standar UNFCCC sehingga kita bisa lebih mudah kerja sama untuk keberterimaan dengan berbagai macam pihak&period; Indonesia juga sudah punya crediting scheme SPE GRK yang kita siapakan untuk bisa lakukan mutual recognition dengan crediting scheme yang sekarang sudah ada&comma;” jelas Laksmi&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&nbsp&semi;<&sol;p>&NewLine;<p>Pada kesempatan tersebut hadir Staf Khusus Menteri Keuangan Bidang Perumusan Kebijakan Fiskal dan Makroekonomi&comma; Masyita Crystallin&period; Ia mengatakan&comma; saat ini Kementerian Keuangan masih menyusun kebijakan Penerimaan Negara Bukan Pajak &lpar;PNBP&rpar; atas penerbitan Sertifikat Pengurangan Emisi &lpar;SPE&rpar; dan PNBP atas perdagangan karbon yang wajar dan proporsional&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&nbsp&semi;<&sol;p>&NewLine;<p>Aturan teknis pelaksanaan ini bertujuan agar pengenaan pajak karbon yang berlaku di Indonesia dapat memenuhi asas keadilan&comma; terjangkau dan tetap mengutamakan kepentingan masyarakat&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&nbsp&semi;<&sol;p>&NewLine;<p>&OpenCurlyDoubleQuote;Kita punya banyak instrumen keuangan untuk membangun ekosistem carbon market&period; OJK bersama Kementerian Keuangan juga sedang membangun ekosistem transition finance&comma; kita sedang memasukan transition ke dalam taksonomi&period; Jadi&comma; banyak sekali usaha yang bisa kita lakukan pada financing for climate&period; Tetapi untuk setiap jenis instrumen&comma; seperti misalnya green bonds punya karakter berbeda&comma; kemudian carbon market punya peraturan yang berbeda&comma; sehingga kolaborasi antara bisnis antara bisnis sektor&comma; regulator&comma; kemudian penyelenggara bursanya sendiri dan sisi demand dan supply harus terus kita jaga&comma;” ujarnya&period;&lpar;SP&rpar;&NewLine;<&sol;p>

Exit mobile version