Site icon savanaparadise.com

Hadiri Undangan dari Belanda, Lucia Leburaya Promosikan Tenun Ikat

&NewLine;<&excl;-- WP QUADS Content Ad Plugin v&period; 3&period;0&period;5&period;1 -->&NewLine;<div class&equals;"quads-location quads-ad1" id&equals;"quads-ad1" style&equals;"float&colon;none&semi;margin&colon;0px&semi;">&NewLine;&NewLine;<&sol;div>&NewLine;<p><figure id&equals;"attachment&lowbar;201301" aria-describedby&equals;"caption-attachment-201301" style&equals;"width&colon; 900px" class&equals;"wp-caption aligncenter"><img src&equals;"http&colon;&sol;&sol;www&period;savanaparadise&period;com&sol;wp-content&sol;uploads&sol;2016&sol;04&sol;Lucia-Adinda-Leburaya&period;jpg" alt&equals;"Lucia Adinda Leburaya&sol;Foto SP" width&equals;"900" height&equals;"600" class&equals;"size-full wp-image-201301" &sol;><figcaption id&equals;"caption-attachment-201301" class&equals;"wp-caption-text">Lucia Adinda Leburaya&sol;Foto SP<&sol;figcaption><&sol;figure><br &sol;>&NewLine;Kupang&comma; Savanaparadise&period;com&comma;- Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Nusa Tenggara Timur&comma; Lusia Adinda Leburaya bersama rombongan berada di Negeri Kincir angin Belanda&period; Kehadiran istri Gubernur NTT ini guna mengadiri undangan pemerintah Belanda&period;<br &sol;>&NewLine;Menurut Ketua Kwarda Pramuka NTT ini&comma; Kehadirannya di Leiden tidak menggunakan APBD NTT tapi arisan pribadi Ibu-ibu PKK&period;<&sol;p>&NewLine;<p>” Saya bersama rombongan ibu-ibu PKK ke Belanda atas undangan Pemerintah Belanda khusus Leiden dalam rangka mempromosikan kain tenun NTT&period;Kedatangan kami Leiden atas undangan Pemerintah Belanda&comma;” Jelasnya Adinda seperti di kutip dari Businessntt&period;com&comma; belum lama ini d kupang&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Dijelaskannya biaya perjalanan ke Belanda dan rombongan atas biaya pribadi bukan dari APBD NTT&period;Kami ibu-ibu PKK Propinsi arisan sejak empat tahun lalu&period; Ketika uangnya dinilai bisa membiayai perjalanan kami&comma; ya kami jalani&comma;” jelasnya&period;<&sol;p><div class&equals;"ad-middle"><p class&equals;"ad-title">ADVERTISEMENT<&sol;p><div class&equals;"ad-content"><div class&equals;"ad-content-a"><div class&equals;"ad-content-b"><div class&equals;"ad-content-c"><script async src&equals;"https&colon;&sol;&sol;pagead2&period;googlesyndication&period;com&sol;pagead&sol;js&sol;adsbygoogle&period;js&quest;client&equals;ca-pub-8882367248828292"&NewLine; crossorigin&equals;"anonymous"><&sol;script>&NewLine;<&excl;-- header 970 x 250 -->&NewLine;<ins class&equals;"adsbygoogle"&NewLine; style&equals;"display&colon;inline-block&semi;width&colon;970px&semi;height&colon;250px"&NewLine; data-ad-client&equals;"ca-pub-8882367248828292"&NewLine; data-ad-slot&equals;"6008007437"><&sol;ins>&NewLine;<script>&NewLine; &lpar;adsbygoogle &equals; window&period;adsbygoogle &vert;&vert; &lbrack;&rsqb;&rpar;&period;push&lpar;&lbrace;&rcub;&rpar;&semi;&NewLine;<&sol;script><&sol;div><&sol;div><&sol;div><&sol;div><p class&equals;"scroll-to-resume">SCROLL TO RESUME CONTENT<&sol;p><&sol;div>&NewLine;<p>Adinda meminta Publik NTT untuk mengecek langsung ke Biro Keuangan Setda NTT dan di Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa atau BPMD mengenai biaya perjalanan selama ke Leiden&period; <&sol;p>&NewLine;<p>&comma;” Jika masyarakat tidak percaya dengan pernyataan saya tentang sumber uang kami ke Leiden&comma;silahkan cek di Biro Keuangan&period;Jika kami ambil dari Pos PKK NTT&comma; silahkan cek langsung di Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa atau BPMD&comma;” paparnya&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Selama di Leiden&comma; Adinda dan rombongan mempromosikan kain tenun NTT &period; menurutnya kunjungan tersebut merupakan balasan tim dari Leiden dua tahun lalu di Rote&period; <&sol;p>&NewLine;<p>&OpenCurlyDoubleQuote; Saya perlu tegaskan bawa dana yang dipakai adalah dana dari hasil kami arisan sejak empat tahun&period;Jadi silahkan cek&comma; bukan melempar isu seakan perjalanan kami dan rombongan keluar negeri atas biaya APBD I NTT&period;” Ujarnya&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Adinda Lebu Raya mengaku tidak terganggu dengan pemberitaan miring di media social yang mengkritisi seakan perjalanan ke Belanda dan atau ke Jepang disponsori atau dibiayai dengan dana APBD I NTT&period;<&sol;p>&NewLine;<p>” Sekali saya tegaskan silahkan cek&comma;investigasi barangkali di Biro Keuangan dan BPMD NTT&period;” ujarnya&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Kunjungan ke Belanda atau Jepang&comma; sudah direncanakan jauh hari&period;Bukan serta langsung jalan&period;Kami kumpul uang&period;Ketika uangnya dianggap pas baru kami jalan&period;Lagi pula&comma; siapapun boleh beperrgian ke luar negeri kalau punya uang&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&OpenCurlyDoubleQuote; Yang terpenting&comma; jangan keluar negeri tetapi dibiayai APBD atau hasil korup&period;Janganla serta merta melempar isu negative tanpa dasar&period;Melempar berita hanya karena iri dan dengki&comma;kampanye hitam tanda didukung bukti otentik&period;”ungkapnya&period;<br &sol;>&NewLine;Gubernur NTT Frans Lebu Raya ketika dikonfirmasi Kamis 7 April 2016 siang membenarkan bahwa keberangkan Adinda Lebu Raya bukan dibiayai dari APBD NTT&period;<&sol;p>&NewLine;<p>” Keberangkatan mereka sudah direncanakan sejak dua tahun lalu&comma; ketika ada rombongan dari Leiden berkunjung NTT dalam rangka mengikuti acara budaya di Rote&period;Kalau saya dan rombongan ke Belanda ya memang dalam rangka dinas&period;Dan tentu saja tidak pakai rencana dalam jangka waktu lama&period; Karena memang dalam tugas dinas dan dibiayai dari APBD&period;Jadi tidak ada kaitan bahwa setelah kami kembali dari Belanda lalalu menyusul ibu-ibu PKK yang kebetulan ketuanya isteri saya&period; Saya imbau jangan ada pikiran negatif&comma;iri dan dengki terkait rencana perjalanan ini&period;Siapapun silahkan pesiar keluar negeri&comma; kalau punya biayai cukup&comma;” jawab Gubernur NTT Frans Lebu Raya&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Frans Lebu Raya berpendapat&comma;” Silahkan menyiarkan isu negative&comma; tetapi harus dilengkapi bukti&period;Bukan sekadar menuding&comma;hanya karena ada interest&period;Kurang baik ya&period;&lpar; www&period;businessntt&period;com&rpar;&NewLine;<&sol;p>

Exit mobile version