Site icon savanaparadise.com

Hadapi Tantangan Ekonomi, BRI Siapkan 4 Skenario Mitigasi Risiko & Strategi

&NewLine;<&excl;-- WP QUADS Content Ad Plugin v&period; 3&period;0&period;5&period;1 -->&NewLine;<div class&equals;"quads-location quads-ad1" id&equals;"quads-ad1" style&equals;"float&colon;none&semi;margin&colon;0px&semi;">&NewLine;&NewLine;<&sol;div>&NewLine;<p>Jakarta&comma; Savanaparadise&period;com&comma;– Tantangan kondisi perekonomian saat ini terbesar datang dari eksternal&comma; terutama inflasi yang sangat tinggi dan direspons oleh berbagai bank sentral dengan cara meningkatkan suku bunga&period; Selain itu&comma; tantangan juga datang dari konflik Ukraina dan Rusia yang memicu dan mengakibatkan adanya krisis pangan dan energi&period; Hal tersebut diungkapkan oleh Direktur Utama BRI Sunarso dalam diskusi daring Capital Market Summit &amp&semi; Expo 2022&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&nbsp&semi;<&sol;p>&NewLine;<p>Sunarso menjelaskan bahwa untuk menghadapi situasi ekonomi saat ini karena tantangan-tantangan kedepan&comma; pihaknya telah memetakan kondisi melalui empat matriks yang menjadi dasar antisipasi atau mitigasi risiko&period;<&sol;p><div class&equals;"ad-middle"><p class&equals;"ad-title">ADVERTISEMENT<&sol;p><div class&equals;"ad-content"><div class&equals;"ad-content-a"><div class&equals;"ad-content-b"><div class&equals;"ad-content-c"><script async src&equals;"https&colon;&sol;&sol;pagead2&period;googlesyndication&period;com&sol;pagead&sol;js&sol;adsbygoogle&period;js&quest;client&equals;ca-pub-8882367248828292"&NewLine; crossorigin&equals;"anonymous"><&sol;script>&NewLine;<&excl;-- header 970 x 250 -->&NewLine;<ins class&equals;"adsbygoogle"&NewLine; style&equals;"display&colon;inline-block&semi;width&colon;970px&semi;height&colon;250px"&NewLine; data-ad-client&equals;"ca-pub-8882367248828292"&NewLine; data-ad-slot&equals;"6008007437"><&sol;ins>&NewLine;<script>&NewLine; &lpar;adsbygoogle &equals; window&period;adsbygoogle &vert;&vert; &lbrack;&rsqb;&rpar;&period;push&lpar;&lbrace;&rcub;&rpar;&semi;&NewLine;<&sol;script><&sol;div><&sol;div><&sol;div><&sol;div><p class&equals;"scroll-to-resume">SCROLL TO RESUME CONTENT<&sol;p><&sol;div>&NewLine;<p>&nbsp&semi;<&sol;p>&NewLine;<p>Kondisi Pertama&comma; adalah ekonomi pulih&comma; inflasi naik dan kualitas kredit memburuk&period; Pada kondisi tersebut mitigasi yang BRI lakukan diantaranya mempercepat proses write-offs agar recovery rate yang lebih tinggi&comma; serta mempertahankan coverage ratio yang besar&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&nbsp&semi;<&sol;p>&NewLine;<p>&OpenCurlyDoubleQuote;Oleh karenanya BRI menyediakan coverage ratio terhadap NPL yang mencapai 266&percnt;&comma; angka tersebut lebih dari cukup&period; Maka jika terjadi pemburukan situasi&comma; maka BRI aman&comma; dan nasabah juga aman&period; Kemudian tumbuh secara selektif&comma; dengan pemantuan kualitas pinjaman yang intensif&comma;” katanya&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&nbsp&semi;<&sol;p>&NewLine;<p>Kedua&comma; kondisi ekonomi membaik dengan inflasi terkendali dibarengi kualitas kredit membaik&period; Maka&comma; langkah yang diambil adalah mempercepat proses write-offs supaya mendapat recovery rate yang lebih tinggi&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&nbsp&semi;<&sol;p>&NewLine;<p>Namun menurunkan coverage ratio&comma; mengurangi bantalan untuk tumbuh&period; Kemudian melakukan enhance risk-based pricing model untuk meningkatkan daya saing produk dan kemudian Loan Portofolio Guideline &lpar;LPG&rpar; yang dikendorkan sehingga kredit dapat dipacu untuk lebihi cepat tumbuh&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&nbsp&semi;<&sol;p>&NewLine;<p>Ketiga&comma; kondisi ekonomi tetap stagnan namun inflasi tetap terkendali dengan kualitas kredit membaik&period; Strategi yang diambil adalah tumbuh secara selektif dengan melonggarkan sedikit Loan Portofolio Guideline &lpar;LPG&rpar; menjadi moderat&period; Hal ini mempertahankan coverage ratio yang tinggi untuk bantalan dan melakukan simulasi stress-test untuk memastikan bisnis BRI aman&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&nbsp&semi;<&sol;p>&NewLine;<p>Keempat&comma; apabila yang paling buruk adalah ekonomi tetap stagnan dengan inflasi yang naik serta kualitas pinjaman memburuk&period; &OpenCurlyDoubleQuote;Maka strategi kami tumbuh secara terbatas&comma; pengaturan Loan Portofolio Guideline &lpar;LPG&rpar; yang lebih ketat&comma; mempertahankan coverage ratio yang tinggi&period; Itulah kira-kira 4 matriks kemungkinan kondisi ekonomi yang mungkin terjadi kedepan&comma;” jelasnya&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&nbsp&semi;<&sol;p>&NewLine;<p><strong>3 Kunci Pertumbuhan BRI<&sol;strong><&sol;p>&NewLine;<p>&nbsp&semi;<&sol;p>&NewLine;<p>Ditengah tantangan ekonomi global saat ini BRI optimistis dapat mendorong pertumbuhan ekonomi dengan fokus kepada UMKM yang sekaligus dapat menciptakan lapangan kerja&period; Seperti diketahui&comma; kondisi perekonomian global dan nasional masih dibayangi tantangan&comma; bahkan dihadapkan dengan ancaman resesi&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&nbsp&semi;<&sol;p>&NewLine;<p>Oleh karenanya&comma; BRI terus berperan aktif menciptakan kinerja positif melalui tiga strategi yang menjadi syarat utama pertumbuhan&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&nbsp&semi;<&sol;p>&NewLine;<p>&OpenCurlyDoubleQuote;Maka&comma; untuk tumbuh syaratnya ada tiga&period; Pertama&comma; sumber pertumbuhannya jelas dan dipersiapkan untuk saat ini dan jangka panjang&comma;” ujar Sunarso&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&nbsp&semi;<&sol;p>&NewLine;<p>Sebagai sumber pertumbuhan baru&comma; BRI sendiri sudah masuk ke segmen ultra mikro melalui Holding Ultra Mikro yang resmi terbentuk sejak September 2021 bersama PT Pegadaian dan PT Permodalan Nasional Madani &lpar;PNM&rpar; atas inisiasi Kementerian BUMN&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&nbsp&semi;<&sol;p>&NewLine;<p>Kedua&comma; adanya kecukupan modal&period; Sunarso menyebut Capital Adequacy Ratio &lpar;CAR&rpar; atau rasio kecukupan modal yang dimiliki BRI mencapai 25&percnt;&period; &OpenCurlyDoubleQuote;Cukup untuk tumbuh selama 4 tahun ke depan&comma; maka labanya berapapun&comma; tidak ada alasan untuk menahan laba menjadi modal&period; Jadi layak dibagikan&comma; karena itu cukup&comma;” kata Sunarso menegaskan&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&nbsp&semi;<&sol;p>&NewLine;<p>&OpenCurlyDoubleQuote;Ketiga&comma; likuiditas yang melimpah&comma; dimana saat ini rasio LDR nasional masih berada dilevel 82&percnt;”&comma; jelasnya&period; &lpar;SP&rpar;&NewLine;<&sol;p>

Exit mobile version