Site icon savanaparadise.com

Gaji Belum Di Bayar, 26 ABK Ancam Sandera KMP Ile Boleng , Sirung dan Pulau Sabu

&NewLine;<&excl;-- WP QUADS Content Ad Plugin v&period; 3&period;0&period;5&period;1 -->&NewLine;<div class&equals;"quads-location quads-ad1" id&equals;"quads-ad1" style&equals;"float&colon;none&semi;margin&colon;0px&semi;">&NewLine;&NewLine;<&sol;div>&NewLine;<p>Kupang&comma; Savanaparadise&period;com&comma;- 26 Anak Buah Kapal &lpar;ABK&rpar; KMP Ile Boleng dan KMP Sirung dan Pulau Sabu mengancam akan menyandera kapal yang rencananya akan di docking oleh pihak PT Flobamor sebagai pengelola&period; Ancaman ini dilakukan lantaran belum dibayarkan gaji selama enam Bulan dengan Gaji 2&period;500&period;000 dan uang makan mereka selama 6 bulan&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&OpenCurlyDoubleQuote;Hak kami harus dibayar dulu&comma; jika tidak&comma; maka kami akan tahan kapal itu sampai gaji kami dibayar&comma;” kata Koordianator ABK KMP Ile Boleng&comma; AGustinus Beny&comma; biasa di sapa Gusti kepada SavanaParadise&period;com&comma; di Kupang&comma; Rabu&comma; &lpar;6&sol;8&sol;2014&rpar; siang&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Gusty&comma; mengatakan bahwa pertemuan yang dilakukan pagi tadi bertujuan untuk menanyakan hak mereka&comma; yakni gaji dan uang makan yang belum dibayar sejak bulan November 2013&comma; dijanjikan bulan Februari hingga bulan Agustus&period; Awalnya direktur menjanjikan akan membayar semua pada akhir Juni lalu&comma; namun sampai saat ini belum terealisasi&period;<&sol;p><div class&equals;"ad-middle"><p class&equals;"ad-title">ADVERTISEMENT<&sol;p><div class&equals;"ad-content"><div class&equals;"ad-content-a"><div class&equals;"ad-content-b"><div class&equals;"ad-content-c"><script async src&equals;"https&colon;&sol;&sol;pagead2&period;googlesyndication&period;com&sol;pagead&sol;js&sol;adsbygoogle&period;js&quest;client&equals;ca-pub-8882367248828292"&NewLine; crossorigin&equals;"anonymous"><&sol;script>&NewLine;<&excl;-- header 970 x 250 -->&NewLine;<ins class&equals;"adsbygoogle"&NewLine; style&equals;"display&colon;inline-block&semi;width&colon;970px&semi;height&colon;250px"&NewLine; data-ad-client&equals;"ca-pub-8882367248828292"&NewLine; data-ad-slot&equals;"6008007437"><&sol;ins>&NewLine;<script>&NewLine; &lpar;adsbygoogle &equals; window&period;adsbygoogle &vert;&vert; &lbrack;&rsqb;&rpar;&period;push&lpar;&lbrace;&rcub;&rpar;&semi;&NewLine;<&sol;script><&sol;div><&sol;div><&sol;div><&sol;div><p class&equals;"scroll-to-resume">SCROLL TO RESUME CONTENT<&sol;p><&sol;div>&NewLine;<p>Gusty mengungkapkan masing-masing ABK baru dibayar uang sebesar Rp 500&period;000&period; &OpenCurlyDoubleQuote;Kami minta Dirut PT Flobamor tegas mengambil kebijakan&comma; jika memang tidak mampu bayar&comma; PHK saja sehingga kami mencari kerja di tempat lain&comma;” kata Gusty&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Hal senada juga dikatakan Nahkoda KMP Sirung&comma; Inyo&period; Dia bersama kru kapal yang dinahkodainya juga ikut menemui direktur PT Flobamor&period; Mereka menuntut uang makan setiap hari per orang Rp 90&period;000&comma; ditambah dengan gaji bulanan yang belum dibayarkan selama 6 bulan&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Dia mengatakan bahwa KMP Sirung dan KMP Ile Boleng&comma; Pulau Sabu adalah kapal milik Pemerintah Daerah NTT dibawah bendera PT Flobamor&comma; sehingga ketiga kapal itu mendapat dana talangan dan subsidi tetap dari pemerintah pusat melalui Departemen Perhubungan&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Sementara itu&comma; Direktur PT Flobamor&comma; Ir&period; Agus Ismail&comma; mengatakan kepada mereka bahwa ketiga kapal itu mendapat kontrak subsidi dari Satker Dinas Perhubungan Provinsi NTT sebesar Rp 1&comma;2 M setiap bulan&period; Namun karena ada keterlambatan subsidi dari satker maka pembayaran gaji dan uang makan ABK ikut terlambat dibayarkan&period; Selain itu keterlambatan karena dipengaruhi pendapatan kapal yang hanya sedikit&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Untuk diketahui bahwa subsidi yang disiapkan pemerintah pusat sudah sesuai ketentuan yang berlaku&period; Seperti biaya gaji&comma; uang makan ABK&comma; BBM dan biaya docking sudah dianggarkan&period; Pihak pengelolah hanya melakukan operasional saja&period; Selain itu keuntungan perusahaan juga sudah dianggarkan&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Untuk tahun anggaran 2014 Pemerintah Pusat mengalokasikan anggaran sebesar Rp 23 Miliar untuk tiga unit kapal antara lain KMP&comma; Ile Boleng&comma; KPM Pulau Sabu dan KMP Cirung&period; Saat ini proses tender sementara berjalan dan pelaksanaan menyelesaikan administrasi agak terlambat karena surat-surat perusahaan habis masa berlaku&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&OpenCurlyDoubleQuote;Untuk pembanyaran pelaksanaan pekerjaan kapal tersebut akan dibayarkan kepada operator 100 persen sesuai volume pekerjaan pihak ketiga&comma; kapal tersebut yang di kelolah PT Flobamor&period; Kami sesalkan hak-hak ABK yang tidak dibayar oleh manajemen perusahaan itu&comma;” kata inyo<&sol;p>&NewLine;<p>Oleh karena itu pihak PT&period; Flobamora menjajikan akan membayar hak mereka pada jam 10 malam supaya jangan di ketahuan para wartawa&comma; kalau di bayar sekarang wartawan akan tau dengan kebohongan direktur PT&period; Flobamora Agus Ismail&comma; &&num;8220&semi;tutur Inyo&period;&lpar;Shemard&rpar;&NewLine;<&sol;p>

Exit mobile version