Site icon savanaparadise.com

Fraksi PDIP : Perda APBD 2016 Tidak Bisa di Revisi

&NewLine;<&excl;-- WP QUADS Content Ad Plugin v&period; 3&period;0&period;5&period;1 -->&NewLine;<div class&equals;"quads-location quads-ad1" id&equals;"quads-ad1" style&equals;"float&colon;none&semi;margin&colon;0px&semi;">&NewLine;&NewLine;<&sol;div>&NewLine;<figure id&equals;"attachment&lowbar;201916" aria-describedby&equals;"caption-attachment-201916" style&equals;"width&colon; 960px" class&equals;"wp-caption aligncenter"><img src&equals;"http&colon;&sol;&sol;www&period;savanaparadise&period;com&sol;wp-content&sol;uploads&sol;2016&sol;04&sol;fraksi-pdip&period;jpg" alt&equals;"Ketua Fraksi PDIP Gusti Beribe sedang menyampaikan keterangan Pers" width&equals;"960" height&equals;"720" class&equals;"size-full wp-image-201916" &sol;><figcaption id&equals;"caption-attachment-201916" class&equals;"wp-caption-text">Ketua Fraksi PDIP Gusti Beribe sedang menyampaikan keterangan Pers<&sol;figcaption><&sol;figure>&NewLine;<p>Kupang&comma; Savanaparadise&period;com&comma;- Fraksi PDIP mendesak pemerintah dan DPRD NTT harus konsisten terhadap keputusan yang telah diambil bersama sebagaimana tertuang dalam APBD 2016&period; Jika ada persoalan yang ditemukan&comma; tentunya disikapi sesuai mekanisme yang berlaku&comma; bukan melalui revisi Perda atas poin yang dikritisi&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Ketua Fraksi PDIP DPRD NTT&comma; Gusti Demon Beribe mengatakan Gusti mengatakan&comma; akhir- akhir ini banyak sorotan yang berkembang terkait pelaksanaan pembangunan di daerah ini&period;<&sol;p>&NewLine;<p> Hal tersebut&comma; tidak saja terjadi di masyarakat tetapi juga di lembaga DPRD NTT&period; Situasi yang dapat mempengaruhi pelaksanaan program pemerintah dimaksud harus diarahkan supaya menjadi lebih stabil&period; Dimana&comma; pemerintah sebagai eksekutor program bisa mengimplementasikan program kerja yang telah dibahas dan disepakati bersama serta dirumuskan secara detail dalam Peraturan Daerah &lpar;Perda&rpar; APBD 2016&period;<&sol;p><div class&equals;"ad-middle"><p class&equals;"ad-title">ADVERTISEMENT<&sol;p><div class&equals;"ad-content"><div class&equals;"ad-content-a"><div class&equals;"ad-content-b"><div class&equals;"ad-content-c"><script async src&equals;"https&colon;&sol;&sol;pagead2&period;googlesyndication&period;com&sol;pagead&sol;js&sol;adsbygoogle&period;js&quest;client&equals;ca-pub-8882367248828292"&NewLine; crossorigin&equals;"anonymous"><&sol;script>&NewLine;<&excl;-- header 970 x 250 -->&NewLine;<ins class&equals;"adsbygoogle"&NewLine; style&equals;"display&colon;inline-block&semi;width&colon;970px&semi;height&colon;250px"&NewLine; data-ad-client&equals;"ca-pub-8882367248828292"&NewLine; data-ad-slot&equals;"6008007437"><&sol;ins>&NewLine;<script>&NewLine; &lpar;adsbygoogle &equals; window&period;adsbygoogle &vert;&vert; &lbrack;&rsqb;&rpar;&period;push&lpar;&lbrace;&rcub;&rpar;&semi;&NewLine;<&sol;script><&sol;div><&sol;div><&sol;div><&sol;div><p class&equals;"scroll-to-resume">SCROLL TO RESUME CONTENT<&sol;p><&sol;div>&NewLine;<p>&OpenCurlyDoubleQuote;Kebijakan publik yang telah dibahas dan disepakati bersama di DPRD&comma; bila dipersoalkan lagi pasti akan berdampak pada ketimpangan pembangunan&period; Kami menghendaki agar DPRD dan pemerintah harus konsisten terhadap keputusan yang telah diambil bersama terutama Perda APBD NTT 2016&period; Konsisten ini kami kuatkan untuk memungkinkan stabilitas pembangunan di daerah ini&comma;” kata Gusti kepada wartawan di Kupang&comma; Senin &lpar;11&sol;4&rpar;&period;<&sol;p>&NewLine;<p>PDIP tidak akan bertoleransi jika sistim perencanaan pengelolaan pembangunan di daerah ini terganggu karena kepentingan seseorang&period; Sebenarnya&comma; perdebatan sesama anggota dewan sudah tuntas ketika pemerintah dan DPRD menetapkan Rancangan Perda menjadi Perda&period; Kalau desakan sejumlah pihak yang mengharuskan Perda dimaksud direvisi&comma; patut disesalkan&period; Kalau memang ada ketimpangan karena dinilai tidak mengedepankan aspek keadilan&comma; ada forum lain yang disikapi&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&OpenCurlyDoubleQuote;Sikap kritis anggota dewan yang menyikapi asas pemerataan dan keadilan program&comma; bisa dibahas dalam forum Perubahan APBD 2016 atau pembahasan APBD murni 2017 yang dinilai lebih akomodatif&period; Dengan demikian&comma; proses dinamika antar- anggota dewan sebagai representasi pubik bisa berjalan menuju perda&comma;” kata Gusti&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Ia menyatakan&comma; sebenarnya apa yang diwacanakan sejumlah anggota dewan akhir- akhir ini sudah melampaui momen penetapan APBD 2016&period; Sangat diharapkan&comma; tidak ada pihak yang mendorong atau berinisiatif untuk mendorong peninjauan kembali terhadap penetapan APBD 2016 diaksud&period; Sebaiknya&comma; wacana yang berkembang dimaksud diarahkan ke Perubahan APBD 2016&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&OpenCurlyDoubleQuote;PDIP mengapresiasi dinamika yang ada&comma; tapi tetap menghargai sistim&period; Kami sebagai fraksi&comma; memantau fenomena yang berkembang dan kami arahkan agar APBD 2016 yang sudah ditetapkan itu berjalan&comma;” ujar Gusti&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Ia mengungkapkan&comma; kecenderungan beberapa tahun ini&comma; muncul fenomena sikap kritis setelah APBD ditetapkan&period; Hal tersebut tentunya berakibat pada instabilitas pemerintah dalam mengimplementasikan program yang sudah direncanakan&period; Kalau dibiarkan&comma; tentunya akan mengganggu pemerintah&period; <&sol;p>&NewLine;<p>Ini catatan kritis yang perlu disikapi agar tidak terjadi lagi ke depan&period; Sasaran program sebagaimana tertuang dalam Perda APBD&comma; tentunya mempertimbangkan sejumlah aspek&period; Daerah yang rawan bencana atau daerah yang terkategori mendesak&comma; tentunya mendapat skala prioritas&period; Misalkan&comma; untuk pembangunan sumur bor yang dibiayai APBD&comma; tentunya mempertimbangkan aspek dimaksud&period; Misalkan&comma; Alor merupakan daerah bencana gempa&period; Kabupaten Timor Tengah Selatan &lpar;TTS&rpar; merupakan daerah rawan bencana kekeringan&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Wakil Ketua DPRD NTT&comma; Nelson Matara mengungkapkan&comma; pembahasan dan penetapan program&comma; tentunya mempertimbangkan banyak aspek&period; Tentunya aspek kemanusiaan menjadi pertimbangan utama&comma; misalkan program pembangunan sumur bor&period; Karena itu&comma; jangan membuat kegaduhan lagi supaya rakyat jangan marah&period; Jika menganulir Perda yang ditetapkan dan membuat kegaduhan&comma; tentunya berdampak pada sikap pemerintah dalam mengeksekusi program&period; Jika anggota dewan menuntut pemerataan pembangunan&comma; ada forum perubahan APBD&period;&lpar;SP&rpar;&NewLine;<&sol;p>

Exit mobile version