Site icon savanaparadise.com

Fraksi PDIP Desak Pemerintah Tindak Tegas Para Mafia Minyak Tanah di Ende

Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Ende, Vinsensius Sangu, S.H, M.H (Foto: Chen Rasi/Savanaparadise.com)

&NewLine;<&excl;-- WP QUADS Content Ad Plugin v&period; 3&period;0&period;5&period;1 -->&NewLine;<div class&equals;"quads-location quads-ad1" id&equals;"quads-ad1" style&equals;"float&colon;none&semi;margin&colon;0px&semi;">&NewLine;&NewLine;<&sol;div>&NewLine;<p><strong>Ende&comma; Savanaparadise&period;com&comma;<&sol;strong>&&num;8211&semi; Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Ende&comma; Vinsen Sangu mendesak pemerintah menindak tegas para mafia minyak tanah di Ende&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Desakan ini disampaikan Vinsen Sangu demi merespon fakta kelangkaan minyak tanah di Kabupaten Ende setelah Komisi II DPRD Ende melakukan Inspeksi Mendadak &lpar;Sidak&rpar; ke pertamina&comma; Kamis &lpar;08&sol;09&sol;22&rpar;&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Menurut Vinsen Sangu&comma; berdasarkan hasil audiens Komisi II dengan pertamina saat Sidak menunjukan bahwa sampai dengan periode September 2022&comma; tidak terjadi pembelian BBM non subsidi di pertamina&period;<&sol;p><div class&equals;"ad-middle"><p class&equals;"ad-title">ADVERTISEMENT<&sol;p><div class&equals;"ad-content"><div class&equals;"ad-content-a"><div class&equals;"ad-content-b"><div class&equals;"ad-content-c"><script async src&equals;"https&colon;&sol;&sol;pagead2&period;googlesyndication&period;com&sol;pagead&sol;js&sol;adsbygoogle&period;js&quest;client&equals;ca-pub-8882367248828292"&NewLine; crossorigin&equals;"anonymous"><&sol;script>&NewLine;<&excl;-- header 970 x 250 -->&NewLine;<ins class&equals;"adsbygoogle"&NewLine; style&equals;"display&colon;inline-block&semi;width&colon;970px&semi;height&colon;250px"&NewLine; data-ad-client&equals;"ca-pub-8882367248828292"&NewLine; data-ad-slot&equals;"6008007437"><&sol;ins>&NewLine;<script>&NewLine; &lpar;adsbygoogle &equals; window&period;adsbygoogle &vert;&vert; &lbrack;&rsqb;&rpar;&period;push&lpar;&lbrace;&rcub;&rpar;&semi;&NewLine;<&sol;script><&sol;div><&sol;div><&sol;div><&sol;div><p class&equals;"scroll-to-resume">SCROLL TO RESUME CONTENT<&sol;p><&sol;div>&NewLine;<p>Itu artinya&comma; jelas Vinsen&comma; seperti yang diamanatkan dalam Perpres Nomor 69 tahun 2021 menjadi landasan yang menunjukan terjadinya penyalagunaan&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Vinsen juga mengatakan sesuai penjelasan dari pertamina kepada Komisi II&comma; di agen tidak terjadi problem&comma; bahkan pihak pertamina menjamin selama 15 hari kedepan ketersedian BBM jenis minyak tanah sangat tersedia&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Ini artinya di depot pertamina tidak ada problem&comma; tidak ada masalah&period; Tapi yang bermasalah ini pada tingkat di bawah yaitu agen dan pangkalan&&num;8221&semi;&comma; kata Vinsen kepada awak media diruang Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Ende&comma; Jumat&comma; &lpar;09&sol;09&sol;22&rpar;&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Selanjutnya Vinsen menuturkan&comma; berdasarkan data yang disajikan dari 5 pangkalan yang ada&comma; pemerintah mestinya harus melakukan proteksi terhadap ke 5 pangkalan itu&period; Karena mata rantainya sangat jelas&comma; di agen aman dan lanjutannya ada di pangkalan dan pengecer&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Maka dari itu&comma; tegas Vinsen&comma; Fraksi PDI Perjuangan mendesak kepada pemerintah tidak perlu takut dalam mengambil kebijakan&comma; pemerintah harus tegas terhadap mafia minyak tanah&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Apalagi mengingat&comma; pangkalan dan pengecer kewenangannya ada di pemerintah&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Karena itu&comma; tambah dia&comma; pemerintah harus mampu mengendalikan dan melakukan tindakan seperlunya&comma; termasuk memberikan sanksi tegas dengan memcabut perijinan atas operasi pembelian BBM jenis minyak tanah&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Agar pemerintah tidak mendapat tuduhan oleh publik bahwa pemerintah bagian dari mafia&comma; pemerintah bagian dari masalah kelangkaan minyak tanah&comma; Vinsen menegaskan&comma; pemerintah juga harus tegas terhadap pengusaha dan vendor yang menggunakan bahan dasar kegiatan produksi industri yang menggunakan BBM jenis minyak tanah&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Pemerintah harus tegas kepada mereka ini untuk memberikan sanksi tegas atas pelanggaran sebagaimana yang telah di amanatkan dalam Perpres Nomor 96 tahun 2021&&num;8221&semi;&comma; tutupnya&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Sebelumnya diberitakan media ini&comma; ada yang menduga bahwa ada mafia yang merampok minyak tanah bersubsidi milik rakyat untuk kepentingan pribadi&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Dugan itu diperkuat lewat pernyataan yang dilontarkan oleh para agen dan juga Kadis Perindag Kabupaten Ende&comma; Mohamad Syahrir beberapa hari lalu bahwa distribusi minyak tanah dari pertamina ke agen dan dari agen ke pangkalan berjalan lancar&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Namun fakta yang terjadi di lapangan&comma; masyarakat masih mengelukan soal kelangkaan minyak tanah&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Hal inilah yang memicu DPRD Kabupaten Ende memanggil Disperindag melalui Rapat Dengar Pendapat &lpar;RDP&rpar; untuk menanyakan akar persoalan sehingga terjadi kelangkaan minyak tanah di Ende&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Dihadapan Kadis Perindag&comma; anggota dewan menduga adanya monopoli&comma; penimbunan atau mafia yang menyebabkan minyak tanah menjadi langka&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Kalau memang hotmix membutuhkan minyak tanah&comma; ada beberapa pekerjaan di Ende yang butuh minyak tanah&period; Lalu berapa yang dibutuhkan dan ini perlu diselidiki&&num;8221&semi;&comma; ungkap Maksi Deki saat RDP&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Dikesempatan berbeda&comma; Sales Brand Manajer &lpar;SBM&rpar; Ritil III NTT&comma; Nuriva Joko Wibowo&comma; seperti yang diberitakan beberapa media membeberkan bahwa stok minyak tanah non subsidi masih menumpuk di Depot Pertamina&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Padahal&comma; kata Joko Wibowo&comma; kontraktor atau vendor proyek yang bekerja menggunakan minyak tanah untuk campuran aspal seharusnya membeli minyak tanah non subsidi&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Namun&comma; terang Joko Wibowo&comma; tiga bulan terakhir tidak ada pembelian minyak tanah non subsidi&period; Sehingga dirinya meminta kepada pemerintah untuk mengarahkan para vendor agar membeli minyak tanah non subsidi&period;<&sol;p>&NewLine;<p><strong>Penulis&colon; Chen Rasi<&sol;strong>&NewLine;<&sol;p>

Exit mobile version