Site icon savanaparadise.com

Fraksi Golkar DPRD NTT Minta Kepastian Penyaluran DAU  

&NewLine;<&excl;-- WP QUADS Content Ad Plugin v&period; 3&period;0&period;5&period;1 -->&NewLine;<div class&equals;"quads-location quads-ad1" id&equals;"quads-ad1" style&equals;"float&colon;none&semi;margin&colon;0px&semi;">&NewLine;&NewLine;<&sol;div>&NewLine;<p>&nbsp&semi;<&sol;p>&NewLine;<figure id&equals;"attachment&lowbar;252205" aria-describedby&equals;"caption-attachment-252205" style&equals;"width&colon; 700px" class&equals;"wp-caption aligncenter"><img class&equals;"size-full wp-image-252205" src&equals;"http&colon;&sol;&sol;www&period;savanaparadise&period;com&sol;wp-content&sol;uploads&sol;2016&sol;09&sol;medah-lagi&period;jpg" alt&equals;"Golkar" width&equals;"700" height&equals;"466" &sol;><figcaption id&equals;"caption-attachment-252205" class&equals;"wp-caption-text">Golkar<&sol;figcaption><&sol;figure>&NewLine;<p>Kupang&comma; Savanaparadise&period;com&comma;-  Pernyataan Menteri Keuangan RI&comma; Sri Mulyani pada tanggal 27 September 2016 yang menegaskan Dana Alokasi Umum &lpar;DAU&rpar; yang ditunda penyalurannya selama empat bulan terhitung September sampai dengan Desember akan disalurkan kembali pada 2017&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Terhadap pernyataan menteri keuangan&comma; Fraksi Partai Golkar DPRD NTT menegaskan perlu diantisipasi dalam pembahasan APBD tahun 2017&comma;&&num;8221&semi; kata Juru Bicara Fraksi Partai Golkar DPRD NTT&comma; Ansgerius Takalapeta dalam sidang paripurna di Kantor DPRD NTT&comma; Jumat &lpar;30&sol;9&rpar;&period;<&sol;p><div class&equals;"ad-middle"><p class&equals;"ad-title">ADVERTISEMENT<&sol;p><div class&equals;"ad-content"><div class&equals;"ad-content-a"><div class&equals;"ad-content-b"><div class&equals;"ad-content-c"><script async src&equals;"https&colon;&sol;&sol;pagead2&period;googlesyndication&period;com&sol;pagead&sol;js&sol;adsbygoogle&period;js&quest;client&equals;ca-pub-8882367248828292"&NewLine; crossorigin&equals;"anonymous"><&sol;script>&NewLine;<&excl;-- header 970 x 250 -->&NewLine;<ins class&equals;"adsbygoogle"&NewLine; style&equals;"display&colon;inline-block&semi;width&colon;970px&semi;height&colon;250px"&NewLine; data-ad-client&equals;"ca-pub-8882367248828292"&NewLine; data-ad-slot&equals;"6008007437"><&sol;ins>&NewLine;<script>&NewLine; &lpar;adsbygoogle &equals; window&period;adsbygoogle &vert;&vert; &lbrack;&rsqb;&rpar;&period;push&lpar;&lbrace;&rcub;&rpar;&semi;&NewLine;<&sol;script><&sol;div><&sol;div><&sol;div><&sol;div><p class&equals;"scroll-to-resume">SCROLL TO RESUME CONTENT<&sol;p><&sol;div>&NewLine;<p>Fraksi Partai Golkar mengusulkan agar pemerintah daerah Provinsi NTT perlu segera menyurati menteri keuangan RI untuk mendapat penegasan tertulis mengenai kepastian penyaluran kembali DAU yang tertunda sebesar Rp 240 miliar&period; Hal itu harus dilakukan sebelum pembahasan dan penetapan APBD tahun anggaran 2017&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Ansgerius mengatakan&comma; Fraksi Partai Golkar juga meminta pemerintah daerah Provinsi NTT agar segera melakukan revisi Kebijakan Umum Anggaran–Prioritas dan Plafon Anggaran &lpar;KUA-PPAS&rpar; tahun anggaran 2017&comma; selain untuk mengakomodir DAU yang tertunda penyalurannya juga untuk menyesuaikan dengan susunan perangkat daerah yang perdanya baru ditetapkan&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Dia mengemukakan&comma; sambil mengharapkan agar program-program yang tidak terakomodir dalam perubahan APBD agar menjadi prioritas penganggaran pada tahun 2017&comma; Fraksi Partai Golkar menekankan pentingnya capaian daya serap dalam masa tiga bulan terakhir ini dan tekad peningkatan daya serap dalam tahun anggaran 2017 yang akan datang&period; Sebab&comma; jika tidak maka bisa terjadi lagi penundaan penyaluran DAU tahun anggaran 2017&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Untuk menjamin keteraturan pelaksanaan kegiatan&comma; diharapkan agar setiap kegiatan fisik yang akan dilakukan agar anggaran perencanaannya harus disediakan dalam tahun anggaran berjalan&comma;&&num;8221&semi; jelasnya&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Pemerintah pusat melalui Kementerian Keuangan memberi sanksi berupa penundaan penyaluran DAU kepada pemerintah Provinsi NTT Tahun 2016 selama empat bulan terhitung mulai September hingga Desember dengan total Rp 240 miliar&period;&lpar;SP&rpar;&NewLine;<&sol;p>

Exit mobile version