Site icon savanaparadise.com

Fondasi Ekonomi Kerakyatan, Holding Ultra Mikro Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat

&NewLine;<&excl;-- WP QUADS Content Ad Plugin v&period; 3&period;0&period;5&period;1 -->&NewLine;<div class&equals;"quads-location quads-ad1" id&equals;"quads-ad1" style&equals;"float&colon;none&semi;margin&colon;0px&semi;">&NewLine;&NewLine;<&sol;div>&NewLine;<p>Jakarta&comma; Savanaparadise&period;com&comma; &&num;8211&semi; Holding Ultra Mikro &lpar;UMi&rpar; yang diinisiasi Kementerian BUMN dengan PT Bank Rakyat Indonesia &lpar;Persero&rpar; Tbk&period; sebagai induk dan melibatkan PT Pegadaian dan PT Permodalan Nasional Madani &lpar;PNM&rpar; dinilai menjadi fondasi ekonomi kerakyatan&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&nbsp&semi;<&sol;p>&NewLine;<p>Sebab melalui Holding UMi&comma; negara hadir memperkuat ekonomi mulai dari pemberdayaan pelaku usaha di segmen terkecil&period; Sebagai upaya penguatan landasan ekonomi nasional&period; Terkait itu Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan konsep pemberdayaan ekonomi kerakyatan yang diadopsi pihaknya ada dua&period;<&sol;p><div class&equals;"ad-middle"><p class&equals;"ad-title">ADVERTISEMENT<&sol;p><div class&equals;"ad-content"><div class&equals;"ad-content-a"><div class&equals;"ad-content-b"><div class&equals;"ad-content-c"><script async src&equals;"https&colon;&sol;&sol;pagead2&period;googlesyndication&period;com&sol;pagead&sol;js&sol;adsbygoogle&period;js&quest;client&equals;ca-pub-8882367248828292"&NewLine; crossorigin&equals;"anonymous"><&sol;script>&NewLine;<&excl;-- header 970 x 250 -->&NewLine;<ins class&equals;"adsbygoogle"&NewLine; style&equals;"display&colon;inline-block&semi;width&colon;970px&semi;height&colon;250px"&NewLine; data-ad-client&equals;"ca-pub-8882367248828292"&NewLine; data-ad-slot&equals;"6008007437"><&sol;ins>&NewLine;<script>&NewLine; &lpar;adsbygoogle &equals; window&period;adsbygoogle &vert;&vert; &lbrack;&rsqb;&rpar;&period;push&lpar;&lbrace;&rcub;&rpar;&semi;&NewLine;<&sol;script><&sol;div><&sol;div><&sol;div><&sol;div><p class&equals;"scroll-to-resume">SCROLL TO RESUME CONTENT<&sol;p><&sol;div>&NewLine;<p>&nbsp&semi;<&sol;p>&NewLine;<p>Pertama bagaimana Kementerian BUMN memastikan usaha pelaku UMKM dan UMi mendapatkan pembiayaan yang sesuai dilengkapi dengan pendampingan yang tidak kalah penting&period; Kedua&comma; menjaga rantai pasok&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&nbsp&semi;<&sol;p>&NewLine;<p>&OpenCurlyDoubleQuote;Contoh bagaimana kita konsolidasi BRI&comma; dengan PNM&comma; dan Pegadaian&period; BRI itu kan memastikan UMKM naik kelas yang tadinya ultra mikro&comma; melalui PNM pinjaman Rp1 juta – Rp4 juta&comma; lalu naik ke Pegadaian yang pinjamannnya mungkin Rp20 juta – Rp50 juta&comma; nanti naik lagi ke BRI&period; Ini yang positif bagaimana mereka punya kesempatan buat naik kelas tetapi tidak hanya tadi hanya membiayai&comma; tapi juga dengan pendampingan-pendampingan&period; Ini yang penting&comma;” ujarnya menegaskan&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&nbsp&semi;<&sol;p>&NewLine;<p>Terbukti&comma; lanjut Erick&comma; PNM yang memberdayakan ekonomi kaum ibu melalui mekanisme group lending mengalami pertumbuhan hingga 7&comma;1 juta nasabah&period; Pertumbuhan tersebut dicatatkan ketika kondisi ekonomi masih dibayang-bayangi pandemi&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&nbsp&semi;<&sol;p>&NewLine;<p>Menurut Erick hal itu mengindikasikan terjadi pembukaan lapangan kerja sebanyak 7&comma;1 juta melalui program PNM setelah tergabung dalam Holding UMi&period; Karena PNM memperoleh sokongan likuiditas yang kuat dari BRI&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&nbsp&semi;<&sol;p>&NewLine;<p>&OpenCurlyDoubleQuote;Belum program-program yang lain &lpar;dari BRI dan Pegadaian&rpar;&period; Jadi&comma; fundamental yang kami terus bangun memang di ekonomi kerakyatan&period; Tidak anti yang besar&comma; yang besar harus kami dorong juga&comma; tetapi kalau sebagai fondasi tidak bisa hanya yang besar&comma; kapitalis dibilang&comma; oligarki nggak bisa&period; Kita harus yang ekonomi kerakyatan karena mayoritas di situ&comma;” tutur Erick menekankan&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&nbsp&semi;<&sol;p>&NewLine;<p>Oleh karena itu&comma; Holding UMi yang lahir sejak September 2021 semakin membuktikan kehadiran negara secara langsung untuk mengangkat ekonomi kerakyatan&period; Di mana perusahaan besar atau korporasi harus bersinergi dengan pelaku usaha yang paling kecil sekalipun&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&nbsp&semi;<&sol;p>&NewLine;<p>&OpenCurlyDoubleQuote;Ini yang kami jaga dan saya yakini&comma; pemerintahan Presiden Jokowi fokus bagaimana pembedahan ekonomi kerakyatan ini&comma; menjadi platform yang tepat&period; Kita tidak mungkin ke arah yang menjadi kapitalis oligarki tetapi bagaimana ekonomi kerakyatan sebagai fondasi&comma;” imbuhnya&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&nbsp&semi;<&sol;p>&NewLine;<p>Holding UMi pun semakin menegaskan bahwa BUMN hadir bukan sebagai &OpenCurlyQuote;Menara Gading’&comma; namun harus mendorong ekonomi kerakyatan menjaga rantai pasok&period; Oleh karena itu&comma; BUMN pun terbuka bekerjasama dengan private sector&comma; swasta&comma; bahkan strategic partner dari luar negeri&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&nbsp&semi;<&sol;p>&NewLine;<p>&OpenCurlyDoubleQuote;Tetapi harus komitmen dengan ekosistem yang kami bangun atau blue print kita&period; Bukan blue print China&comma; blue print Amerika&comma; tetapi blue print Indonesia&comma;” pungkasnya&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&nbsp&semi;<&sol;p>&NewLine;<p><strong>Kinerja Holding UMi<&sol;strong><&sol;p>&NewLine;<p>&nbsp&semi;<&sol;p>&NewLine;<p>Sementara itu&comma; Direktur Utama BRI Sunarso menyampaikan Holding Ultra Mikro telah menargetkan bisa melayani 55 juta nasabah untuk diberdayakan hingga 2024&period; Upaya BRI untuk go smaller pada sektor ultra mikro tidak lepas dari temuan bahwa sektor UMKM memiliki multiplier effect yang kuat bagi masyarakat Indonesia&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&nbsp&semi;<&sol;p>&NewLine;<p>&OpenCurlyDoubleQuote;Sebanyak 99&percnt; entitas bisnis di Indonesia itu merupakan UMKM dan kontribusinya terhadap Produk Domestik Bruto &lpar;PDB&rpar; mencapai 62&percnt;&period; Dan yang terpenting adalah sektor UMKM bisa menyerap 97&comma;22&percnt; tenaga kerja di Indonesia&period; Saya kira peran kita dalam mendorong ekonomi kerakyatan melalui pemberdayaan UMKM dan menaikelaskan mereka&comma;” ungkap Sunarso&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&nbsp&semi;<&sol;p>&NewLine;<p>Sebagai pendukung utama sektor UMKM&comma; BRI telah berkontribusi 67&percnt; terhadap kredit UMKM nasional&period; BRI pun terus mempertajam fokus penyaluran kredit UMKM&comma; tercermin dari komposisi kredit UMKM di BRI yang telah mencapai 84&percnt; dari total kredit&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&nbsp&semi;<&sol;p>&NewLine;<p>Hingga kuartal II-2022&comma; BRI secara konsolidasi berhasil menyalurkan kredit sebesar Rp&period;1&period;104&comma;79 triliun atau tumbuh 8&comma;75&percnt; year on year &lpar;YoY&rpar;&period; Secara khusus&comma; portofolio kredit UMKM BRI secara konsolidasi tercatat tumbuh sebesar 9&comma;81&percnt; year on year &lpar;YoY&rpar; dari Rp&period;837&comma;82 triliun di akhir Juni 2021 menjadi Rp&period;920 triliun di akhir Juni 2022&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&nbsp&semi;<&sol;p>&NewLine;<p>Ke depan&comma; Sunarso menyebut Holding Ultra Mikro akan terus difokuskan untuk dapat melayani pelaku usaha ultra mikro yang unbankable&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&nbsp&semi;<&sol;p>&NewLine;<p>&OpenCurlyDoubleQuote;Strategi yang kami lakukan adalah pemberdayaan usaha melalui group lending di PNM&period; Kemudian kami mengintegrasikan layanan sehingga pelaku usaha ultra mikro yang sudah naik kelas dapat memilih berbagai layanan yang sesuai kebutuhannya&comma; baik pinjaman berbasis gadai di Pegadaian atau kredit di BRI&comma;” terangnya&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&nbsp&semi;<&sol;p>&NewLine;<p>Di samping itu&comma; Sunarso membeberkan BRI juga senantiasa menerapkan strategi business following stimulus untuk mengeskalasi pemulihan ekonomi&period; Hal ini tampak dari penyaluran Kredit Usaha Rakyat &lpar;KUR&rpar; yang memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&nbsp&semi;<&sol;p>&NewLine;<p>Sebagai gambaran&comma; BRI diberikan kuota penyaluran KUR oleh pemerintah sebesar Rp260 triliun atau 70&percnt; dari proporsi KUR nasional&period; Alokasi KUR BRI tersebut meningkat dibandingkan tahun 2021 yang sebesar Rp195&comma;59 triliun&comma; dengan realisasi penyaluran Rp194&comma;9 triliun&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&nbsp&semi;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Dari riset Badan Riset dan Inovasi Nasional &lpar;BRIN&rpar;&comma; setiap nasabah penerima KUR rata-rata mempekerjakan 3 orang&period; Kemudian masing-masing dari masing-masing 3 orang saja&comma; maka KUR BRI diperkirakan akan menyerap 32&comma;1 juta total lapangan kerja di Indonesia&comma;&&num;8221&semi; pungkasnya&period;&lpar;SP&rpar;&NewLine;<&sol;p>

Exit mobile version