Site icon savanaparadise.com

Edan, Bayi Diterlantarkan Di RSU Yohanes

&NewLine;<&excl;-- WP QUADS Content Ad Plugin v&period; 3&period;0&period;5&period;1 -->&NewLine;<div class&equals;"quads-location quads-ad1" id&equals;"quads-ad1" style&equals;"float&colon;none&semi;margin&colon;0px&semi;">&NewLine;&NewLine;<&sol;div>&NewLine;<p>Kupang&comma; Savanaparadise&period;com&comma;– Dua bayi asal Kota Kupang dan Kabupaten Kupang&comma; di Nusa Tenggara Timur &lpar;NTT&rpar; diterlantarkan orang tuanya sejak dilahirkan di Rumah Sakit Umum Daerah &lpar;RSUD&rpar; Johanis Kupang sejak beberapa bulan lalu&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Kedua balita itu yakni Elisa Sae&comma; usia 3 bulan&period; Jean taruna&comma; usia 2 bulan&period; Keduanya masih menjalani perawatan di RSUD Johanis Kupang&period; Diduga kedua orang tua dari bayi itu kabur dari rumah sakit setelah melahirkan karena desakan ekonomi&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&OpenCurlyDoubleQuote;Mereka ini bukan terlantar&comma; tapi diterlantarkan oleh orang tua mereka&comma; mungkin orang tua bayi ini kabur dari rumah sakit saat sepi&comma; dan tak pernah kembali melihat atau mengambil anaknya&comma;” kata Jean Mabado&comma; humas RSUD Johanis Kupang&comma; Rabu&comma; 1 Juli 2015 kepada wartawan&period;<&sol;p><div class&equals;"ad-middle"><p class&equals;"ad-title">ADVERTISEMENT<&sol;p><div class&equals;"ad-content"><div class&equals;"ad-content-a"><div class&equals;"ad-content-b"><div class&equals;"ad-content-c"><script async src&equals;"https&colon;&sol;&sol;pagead2&period;googlesyndication&period;com&sol;pagead&sol;js&sol;adsbygoogle&period;js&quest;client&equals;ca-pub-8882367248828292"&NewLine; crossorigin&equals;"anonymous"><&sol;script>&NewLine;<&excl;-- header 970 x 250 -->&NewLine;<ins class&equals;"adsbygoogle"&NewLine; style&equals;"display&colon;inline-block&semi;width&colon;970px&semi;height&colon;250px"&NewLine; data-ad-client&equals;"ca-pub-8882367248828292"&NewLine; data-ad-slot&equals;"6008007437"><&sol;ins>&NewLine;<script>&NewLine; &lpar;adsbygoogle &equals; window&period;adsbygoogle &vert;&vert; &lbrack;&rsqb;&rpar;&period;push&lpar;&lbrace;&rcub;&rpar;&semi;&NewLine;<&sol;script><&sol;div><&sol;div><&sol;div><&sol;div><p class&equals;"scroll-to-resume">SCROLL TO RESUME CONTENT<&sol;p><&sol;div>&NewLine;<p>Menurut Jean&comma; pihak rumah sakit akan mencari orang tua dari kedua balita yang diterlantarkan&comma; dan jika ditemukan&comma; maka akan diarahkan ke rumah sakit untuk mengambil bayi yang diterlantarkan&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&OpenCurlyDoubleQuote;Jika tidak ditemukan&comma; atau orang tuanya enggan mengambil anak tersebut&comma; maka akan dilaporkan ke Komisi Perlindungan Anak &lpar;KPA&rpar; untuk ditindaklanjuti&period; Kami hanya beri waktu selama 3-4 hari untuk ambil bayi ini&comma;” katanya&period;&lpar;RM&rpar;&NewLine;<&sol;p>

Exit mobile version