Site icon savanaparadise.com

DPRD NTT Minta Pemprov Biayai Pemulangan TKW Korban Penyekapan Di Medan

&NewLine;<&excl;-- WP QUADS Content Ad Plugin v&period; 3&period;0&period;5&period;1 -->&NewLine;<div class&equals;"quads-location quads-ad1" id&equals;"quads-ad1" style&equals;"float&colon;none&semi;margin&colon;0px&semi;">&NewLine;&NewLine;<&sol;div>&NewLine;<p>Kupang&comma; Savanaparadise&period;com&comma;- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah &lpar;DPRD&rpar; NTT&comma; Melalui komisi D meminta Pemerinta provinsi NTT untuk menanggung Biaya pemulangan Tenaga Kerja Wanita asal NTT yang menjadi korban penyekapan di Medan&period; para korban penyekapan berjumlah 17 orang dan saat ini masih berada di medan &period;<&sol;p>&NewLine;<p>&OpenCurlyDoubleQuote; Urusan pemulangan jenasah serta TKW yang masih selamat adalah tanggung jawab pemerintah Provinsi NTT dan Medan&period; kami meminta Kadis Sosial harus bisa menangani&period; Ini betul betul harus di perhatikan&comma;” kata ketua Komisi D&comma; Servas Lawang dalam rapat kerja bersama mitra kerja di gedung DPRD NTT&comma; Senin&comma; 03 Maret 2014&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Dikatakannya&comma; DPRD bersama pemerintah akan segera membentuk tim akan segera melakukan rapat koordinasi hari ini &lpar;senin&comma; 03&sol;0314&comma;-red&rpar; dan segera menetapkan waktu untuk memulangkan TKW dari medan&period; <&sol;p><div class&equals;"ad-middle"><p class&equals;"ad-title">ADVERTISEMENT<&sol;p><div class&equals;"ad-content"><div class&equals;"ad-content-a"><div class&equals;"ad-content-b"><div class&equals;"ad-content-c"><script async src&equals;"https&colon;&sol;&sol;pagead2&period;googlesyndication&period;com&sol;pagead&sol;js&sol;adsbygoogle&period;js&quest;client&equals;ca-pub-8882367248828292"&NewLine; crossorigin&equals;"anonymous"><&sol;script>&NewLine;<&excl;-- header 970 x 250 -->&NewLine;<ins class&equals;"adsbygoogle"&NewLine; style&equals;"display&colon;inline-block&semi;width&colon;970px&semi;height&colon;250px"&NewLine; data-ad-client&equals;"ca-pub-8882367248828292"&NewLine; data-ad-slot&equals;"6008007437"><&sol;ins>&NewLine;<script>&NewLine; &lpar;adsbygoogle &equals; window&period;adsbygoogle &vert;&vert; &lbrack;&rsqb;&rpar;&period;push&lpar;&lbrace;&rcub;&rpar;&semi;&NewLine;<&sol;script><&sol;div><&sol;div><&sol;div><&sol;div><p class&equals;"scroll-to-resume">SCROLL TO RESUME CONTENT<&sol;p><&sol;div>&NewLine;<p>&OpenCurlyDoubleQuote; Tim ini nanti juga akan bertugas untuk mengusut tuntas kasus penyekapan para TKW asal NTT&period; Kita minta Dinsos NTT untuk segera berkoordinasi dengan Dinas Sosial Medan untuk segera memulangkan&period; Untuk pelaku penyekapan&comma; harus di proses hukum agar menimbulkan efek jera”&comma; ujar Servas&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Senada dengan Servas Lawang&comma; Wakil Ketua Komisi D&comma; Jimmy Sianto mengatan Korban penyekapan tenaga kerja dimedan berjumlah 17 orang&period; Komisi D mengutuk pelaku penyekapan yang sudah memakan korban&period; <&sol;p>&NewLine;<p>&OpenCurlyDoubleQuote; Langkah yang ditempuh yakni membentuk tim untuk mengusut kasus itu sampai tuntas&period; Tim ini juga akan mengurus kepulangan korban penyekapan&comma; serta korban yang meninggal&period; Untuk proses dari pelaku pengerah TKI yakni Rebeka sudah di tahan di polda NTT&period; Kita harus selesaikan kasus ini supaya jangan terjadi dimasa mendatang”&comma; Kata<br &sol;>&NewLine;Sianto&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Anggota Komisi D&comma; Toni Bengu dalam kesempatan itu juga mengatakan soal penanganan TKW itu bukan lagi soal legal atau ilegal&comma; tapi karena mereka adalah manusia&period; Jadi Pemerintah harus menangani secepat mungkin&period; Bengu juga meminta Pihak Nakertrasn tidak boleh main main lagi&comma; harus menindak perusahaan pengerah tenaga kerja supaya ada efek jerah&period; <&sol;p>&NewLine;<p>Sementara itu Asisten I Setda provinsi NTT&comma; Yohana Lisapaly mengatakan pemerintah akan sejalan dengan tindakan dari Dewan&period; Untuk itu Kami sudah mengutus Dinas Terkait untuk berangkat ke Medan&period; saat ini kata Yohana&comma; Tim dari pemprov sudah berangkat ke Medan&period;&lpar;SP&rpar;&NewLine;<&sol;p>

Exit mobile version