Site icon savanaparadise.com

DPRD NTT Bantah Intervensi Kenaikan Tarif, Komisi II “Sidang” Kadis DKP Soal Polemik Pergub

&NewLine;<&excl;-- WP QUADS Content Ad Plugin v&period; 3&period;0&period;5&period;1 -->&NewLine;<div class&equals;"quads-location quads-ad1" id&equals;"quads-ad1" style&equals;"float&colon;none&semi;margin&colon;0px&semi;">&NewLine;&NewLine;<&sol;div>&NewLine;<p>Kupang&comma; Savanaparadise&period;com&comma;— Komisi II DPRD NTT memanggil Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan &lpar;DKP&rpar; NTT&comma; Sulastri Rasyid untuk memberikan klarifikasi terkait pernyataannya di media yang menyeret nama DPRD dalam polemik Pergub Nomor 33 Tahun 2025&period; Pergub tersebut sebelumnya menuai protes dari pelapak dan nelayan PPI Oeba lantaran dianggap memberatkan&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&nbsp&semi;<&sol;p>&NewLine;<p>&OpenCurlyDoubleQuote; Agendanya tunggal yaitu meminta Kadis mengklarifikasi pernyataannya terkait berita yang penolakan pelapak dan nelayan PPI Oeba&comma; tadi beliau sudah menyampaikan klarifikasinya ke komisi dua&comma;&&num;8221&semi; kata Junaidin yang merupakan Sekretaris DPW PSI NTT ini&period;<&sol;p><div class&equals;"ad-middle"><p class&equals;"ad-title">ADVERTISEMENT<&sol;p><div class&equals;"ad-content"><div class&equals;"ad-content-a"><div class&equals;"ad-content-b"><div class&equals;"ad-content-c"><script async src&equals;"https&colon;&sol;&sol;pagead2&period;googlesyndication&period;com&sol;pagead&sol;js&sol;adsbygoogle&period;js&quest;client&equals;ca-pub-8882367248828292"&NewLine; crossorigin&equals;"anonymous"><&sol;script>&NewLine;<&excl;-- header 970 x 250 -->&NewLine;<ins class&equals;"adsbygoogle"&NewLine; style&equals;"display&colon;inline-block&semi;width&colon;970px&semi;height&colon;250px"&NewLine; data-ad-client&equals;"ca-pub-8882367248828292"&NewLine; data-ad-slot&equals;"6008007437"><&sol;ins>&NewLine;<script>&NewLine; &lpar;adsbygoogle &equals; window&period;adsbygoogle &vert;&vert; &lbrack;&rsqb;&rpar;&period;push&lpar;&lbrace;&rcub;&rpar;&semi;&NewLine;<&sol;script><&sol;div><&sol;div><&sol;div><&sol;div><p class&equals;"scroll-to-resume">SCROLL TO RESUME CONTENT<&sol;p><&sol;div>&NewLine;<p>Junaidin Mahasan menegaskan bahwa DPRD sama sekali tidak pernah mengintervensi pemerintah dalam penentuan tarif retribusi sebagaimana yang sempat diberitakan&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&OpenCurlyDoubleQuote;DPR itu tidak pernah mengintervensi terkait masalah kenaikan tarif&period; Yang benar adalah kami hanya mendorong pemerintah untuk berupaya menaikkan PAD dari sektor-sektor yang ada&comma;” tegas Junaidin usai rapat dengan Kadis DKP&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Ia menambahkan&comma; dorongan DPRD dimaksudkan agar pemerintah berinovasi dalam menggali sumber-sumber pendapatan baru&comma; bukan mengatur besaran tarif secara spesifik&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&OpenCurlyDoubleQuote;Kami minta pemerintah berinovasi dan berkreasi&comma; jangan sampai ada anggapan DPR mengintervensi menaikkan tarif ABCD atau apa saja&period; Itu keliru&comma;” tandasnya&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Menurut Junaidin&comma; rapat ini penting untuk meluruskan persepsi publik sekaligus menjaga kepercayaan masyarakat&comma; khususnya nelayan dan pelapak&comma; agar tidak semakin resah dengan polemik Pergub tersebut&period;&lpar;SP&rpar;<&sol;p>&NewLine;<p>&nbsp&semi;<&sol;p>&NewLine;<p>&nbsp&semi;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;<&sol;p>

Exit mobile version