Site icon savanaparadise.com

DOB Pantar Jadi Prioritas Pemerintah Pusat

&NewLine;<&excl;-- WP QUADS Content Ad Plugin v&period; 3&period;0&period;5&period;1 -->&NewLine;<div class&equals;"quads-location quads-ad1" id&equals;"quads-ad1" style&equals;"float&colon;none&semi;margin&colon;0px&semi;">&NewLine;&NewLine;<&sol;div>&NewLine;<p>Jakarta&comma; Savanaparadise&period;com&comma;- Harapan warga Pulau Pantar agar wilayah itu menjadi salah satu Daerah Otonom Baru &lpar;DOB&rpar; di Propinsi NTT mendapat sambutan positif dari pemerintah pusat melalui Kementrian Dalam Negeri Republik Indonesia&period; Pasalnya&comma; selain adanya aspirasi masyarakat tentang pembentukan kabupaten&comma; ada kepentingan nasional di Pulau Pantar karena posisinya yang terletak di daerah yang berbatasan langsung dengan negara Republik Demokratic Timor Leste &lpar;RDTL&rpar; dan merupakan pulau terluar dalam gugusan NKRI&period; <&sol;p>&NewLine;<p>&OpenCurlyDoubleQuote;Berdoa saja&comma; agar revisi UU Otonomi Daerah ini selesai sehingga kita ambil langka lebih cepat&period; Pulau Pantar masuk kepentingan nasional karena posisinya yang berbatasan langsung dengan negara lain&period; Pulau Pantar beruntung karena letaknya di daerah perbatasan&period; Apalagi ada aspirasi masyarakat tentang pembentukan daerah otonom baru&comma;” ujar Kasubdit Penataan Daerah Wilayah I Ditjen Otonomi Daerah Kementrian Dalam Negeri Republik Indonesia&comma; Drs&period; B&period;E Hendaryanto&comma; MM&comma; Kamis &lpar;19&sol;12&sol;2013&rpar; seperti yang disampaikan Sekretaris Panitia Pembentukan DOM Kabupaten Pantar Moris Weni&comma; S&period;Sos&period; Hendrayanto mengatakan itu ketika menerima tokoh masyarakat &lpar;Tomas&rpar; Pulau Pantar&comma; Panitia Pembentukan Daerah Otonom Baru Kabupaten Pantar&comma; pemerintah dan DPRD Alor di Ruang Rapat Ditjen Otda Kemendagri RI&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Aspirasi tentang pembentukan DOB Kabupaten Pantar diserahkan tiga tokoh masyarakat yakni&comma; Drs&period; Rasyid P&period; Lewa&comma; Semram Serang dan Dominggus Blegur&period; Mereka didampingi Ketua Panitia&comma; Merianus Kaat&comma; S&period;Pd&comma; MM dan Sekretaris Panitia&comma; Moris Weni&comma; S&period;Sos&period; Hadir dalam penyerahan aspirasi itu Asisten I Setkab Alor&comma; Drs&period; A&period; Malaum&comma; Kepala Bagian Tatapem&comma; Melkson Beri&comma; SH&comma; M&period;Si dan sejumlah anggota DPRD Alor antara lain&comma; Jonathan Mokay&comma; Marthen Maure&comma; Rudison K&period; Lily&comma; Sulaiman Sings dan Marzuki Usman&period;<&sol;p><div class&equals;"ad-middle"><p class&equals;"ad-title">ADVERTISEMENT<&sol;p><div class&equals;"ad-content"><div class&equals;"ad-content-a"><div class&equals;"ad-content-b"><div class&equals;"ad-content-c"><script async src&equals;"https&colon;&sol;&sol;pagead2&period;googlesyndication&period;com&sol;pagead&sol;js&sol;adsbygoogle&period;js&quest;client&equals;ca-pub-8882367248828292"&NewLine; crossorigin&equals;"anonymous"><&sol;script>&NewLine;<&excl;-- header 970 x 250 -->&NewLine;<ins class&equals;"adsbygoogle"&NewLine; style&equals;"display&colon;inline-block&semi;width&colon;970px&semi;height&colon;250px"&NewLine; data-ad-client&equals;"ca-pub-8882367248828292"&NewLine; data-ad-slot&equals;"6008007437"><&sol;ins>&NewLine;<script>&NewLine; &lpar;adsbygoogle &equals; window&period;adsbygoogle &vert;&vert; &lbrack;&rsqb;&rpar;&period;push&lpar;&lbrace;&rcub;&rpar;&semi;&NewLine;<&sol;script><&sol;div><&sol;div><&sol;div><&sol;div><p class&equals;"scroll-to-resume">SCROLL TO RESUME CONTENT<&sol;p><&sol;div>&NewLine;<p>Dalam pertemuan itu salah seorang Tomas Pulau Pantar&comma; Drs&period; Rasyid P&period; Lewa mengenakan selendang Alor kepada&comma; Drs&period; B&period;E Hendaryanto&comma; MM dan memberi gelar sebagai tokoh adat Pulau Pantar&period; Tomas lainnya&comma; Dominggus Blegur memberikan tegang &lpar;tempat makan siri pinang&rpar;&period; Selanjutnya Tomas&comma; Sem Serang menyerahkan dokumen pembentukan DOB Kabupaten Pantar&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Dilihat dari peta yang ada demikian Hendaryanto&comma; posisi Pulau Pantar memang ya&period; Sudah tercium sebelumnya&period; &OpenCurlyDoubleQuote;Mudah-mudahan Pulau Pantar jadi Batamnya NTT&comma;” ungkapnya&period; Hendaryanto mengaku sudah mentehaui posisi Pulau Pantar&period; Percayakan&comma; nanti tetap masuk dalam cek list Direktur Jenderal OTDA Depdagri&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Ia menyebutkan&comma; calon kabupaten yang berbatasan dengan negara lain atau dengan kata lain untuk kepentingan nasional maka pemerintah pusat berkewajiban membentuknya&period; Selain ada aspirasi masyarakat ada juga sambutan dari pemerintah bahwa memang Pulau Pantar ini perlu&period; &OpenCurlyDoubleQuote;Setelah dievaluasi dua tahun kalau clear ya&comma; jalan&comma;” tandas Hendaryanto&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Aspirasi yang telah disampaikan masyarakat ini menurut Hendaryanto&comma; akan ditindaklanjuti di sidang dewan pertimbangan otonomi daerah yang di dalamanya ada dewan pakar dan gubernur&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Yang menarik dalam penyerahan aspirasi itu Hendaryanto berulang kali memberikan keyakinan kepada tokoh masyarakat&comma; panitia&comma; pemerintah dan DPRD Alor tentang rencana pembentukan DOB Kabupaten Pantar&period; &OpenCurlyDoubleQuote;Jadi&comma; bayangannya sudah pasti jadi kabupaten persiapan&period; Karena ini tanggung jawab renteng&comma; dimana ada kabupaten induk&comma; propinsi dan juga tanggung jawab pusat&comma;” katanya&period; <&sol;p>&NewLine;<p>Dikatakannya&comma; kalau masyarakat menyampaikan aspirasi pada tahun 2011 dan ditindaklanjuti pemerintah dan DPRD ke Depdagri maka ini bukti kalau semangatnya konsisten&period; Berdasarkan pengalaman&comma; demikian Hendaryanto ada daerah yang dalam perjalanan tidak lagi konsisten lantaran pergantian bupati&period; &OpenCurlyDoubleQuote;Pak mohon maaf itukan usulan bupati dahulu&comma;” kisahnya menungkapkan pengalaman&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Terhadap pengalaman buruk seperti ini Hendaryanto menegaskan&comma; secara kelembagaan bupati itu tidak diganti&comma; hanya orangnya yang ganti&period; &OpenCurlyDoubleQuote;Kami di Depdagri tidak melihat orang&period; Dari sisi lembaga sudah oke ya kami tetap jalan&period; Jadi&comma; kalau ada bupati baru tidak bisa datang di Depdagri lalu bilang bahwa ini usulan bupati sebelumnya&period; Jangan lihat orangnya&comma; kalau lihat orangnya kan repot&period; Apapun alasannya kami tidak melihat orang&period; Kita tetap jalan&comma; tetap kita proses&comma;” ungkapnya menambahkan&period;&ast;&ast;&ast;REN<&sol;p>&NewLine;<p><strong>Pusat Harus Jaga Pantar<br &sol;>&NewLine;<&sol;strong><br &sol;>&NewLine;Hendaryanto mengaku telah melihat dalam peta bahwa kepulauan Pantar merupakan kepulauan terluar&comma; berbatas dengan RDTL&period; Kalau posisinya demikian maka Pulau Pantar masuk dalam program strategsi nasional&period; <&sol;p>&NewLine;<p>&OpenCurlyDoubleQuote;Posisi letak Pulau Pantar yang ada di pulau terluar dan berbatasan langsung dengan RDTL ini yang harus dijaga pemerintah pusat&period; Kalau butuh pelayanan pemerintah walaupun otonominya terbatas&comma; apalagi di sana ada SDA&comma; kami akan dorong&period; Kami yakin usulan ini dalam persiapan&comma; kalau memenuhi syarat kami usul ke DPR untuk diundangkan”&comma; katanya&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Ia mengaku Pulau Pantar bersama 18 calon kabupaten perbatasan yang harus mendapat perhatian dari pemerintah pusat&period; &OpenCurlyDoubleQuote;Kalau memang harus dipercepat maka minta tim untuk percepat pembentukan Kabupatan Pantar&comma;” katanya&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Asisten I Setkab Alor&comma; Drs&period; A&period; Malaum pada saat penyerahan aspirasi itu menaruh harap agar Depdagri bisa memberikan respon terhadap aspirasi yang telah disampaikan warga Pulau Pantar&period; Malaum menyampaikan terimakasih atas respon Kemendagri yang demikin positif terhadap aspirasi pembentukan DOB Kabupaten Pantar&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Menurut dia&comma; karena terletak di daerah kepualauan sehingga banyak warga Pulau Pantar yang harus menjadi korban bersama kapal-kapal tradisional ketika menyeberang menuju ibukota kabupaten induk untuk mendapatkan pelayanan pada saat musim barat&period; Karena itu aspirasi ini dapat direspon sehingga masyarakat Pulau Pantar bisa mendapatkan pelayanan yang lebih layak&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Ketua Komisi A DPRD Alor&comma; Jonathan Mokay juga menaru harapan yang sama agar Kemendagri segera menindaklanjuti apa yang menjadi harapann masyarakat&period; Malaum dan Mokay minta mengaharapkan agar pihak Kemendagri jika dalam penelitian dokumen ada yang dianggap kurang maka dapat menyempaikan kekurangan itu kepada pemerintah daerah untuk dilengkapinya&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Usai menyerahkan dokumen di Kemendagri&comma; panitia&comma; tomas&comma; pemerintah dan DPRD Alor juga menyerahkan dokumen yang sama kepada Komisi II DPR RI&period; Di DPR RI utusan warga Pulau Pantar diterima oleh Wakil Ketua Komisi II DPR RI&comma; Drs&period; Abdul Hakam Naja&comma; M&period;Si&period; &lpar;Ren Tukan&rpar;&NewLine;<&sol;p>

Exit mobile version