Site icon savanaparadise.com

DMO Flores, Sosialisasi Potensi Wisata dari Labuan Bajo Hingga Larantuka

Kupang. Savanaparadise.com,- Destinasi Management Organzation (DMO) Flores memiliki tugas dan fungsi untuk menyiapkan dan mempromosikan seluruh obyek wisata di Flores. Saat ini DMO Flores sedang gencar melakukan sosialisasi semua potensi wisata di seluruh Flores mulai dari Labuan Bajo, kabupaten Manggarai Barat hingga Larantuka, Kabupaten Flores Timur.

“DMO Flores mempunyai dua tugas utama yakni menyiapkan dan mempromosikan seluruh obyek wisata yang ada di Flores mulai dari Labuan Bajo hingga Larantuka. Semua obyek wisata itu harus dipromosikan dengan baik dan terus menerus untuk semakin dikenal,” kata Ketua DMO Flores, Yacobus Mbira kepada pers di Hotel Silvya, Kupang, Kamis (11/4).

Tugas dan peran DMO Flores ini kata Mbira, mendapat dukungan dari pemerintah kabupaten di delapan kabupaten se Flores. Bukti keseriusan Pemerintah kabupaten itu antara lain bersama Dinas Pariwisata Kabupaten membentuk Tourist Management Organization (TMO).

“Kalau DMO Flores dikukuhkan melalui Surat Keputusan Gubernur NTT yang baru kami terima dari Gubernur NTT, Frans Lebu Raya di Kupang hari ini (kamis, 11/4) sedangkan TMO itu dikukuhkan dengan surat keputusan Bupati di masing-masing kabupaten,” katanya.

Dalam melaksanakan tugas lanjut Mbira, DMO menggandeng seluruh stakeholders yang ada di Flores seperti Asita dan PHRI baik yang ada di Flores maupun yang ada di seluruh NTT, serta stakeholders yang ada di provinsi lain terutama di NTB dan Bali.

Terkait peran Sail Komodo 2013 ini, Mbira mengatakan, walaupun DMO Flores baru terbentuk bersama 14 DMO lainnya di Indonesia tanggal 5 Agustus 2012, tapi proses pembentukannya sudah dilakukan sejak tahun 2011. DMO Flores juga sudah bekerja maksimal dengan caranya sendiri untuk mendukung Sail Komodo yang segera digelar dan akan berpuncak di Labuan Bajo.

Mbira menjelaskan, DMO Flores dalam melaksanakan tugasnya bertanggungjawab pada pemerintah provinsi NTT dalam halo ini Bappeda dan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi NTT. Namun dalam pelaksanaan tugas selanjutnya, DMO tetap berada di bawah Swisscontact yang menaungin seluruh DMO di Indonesia.

Mbira berkeyakinan, tugas dan tanggungjawab mereka dalam mengembangkan pariwisata di Flores akan berjalan dengan baik, karena Flores sudah terkenal ke seantero jagat dengan dua obyek wisatanya Komodo dan Kelimutu.

“Prinsip kita, kita akan bekerja maksimal untuk menyiapkan dan mempromosikan seluruh potensi wisata yang ada di Flores. Baik potensi wisata alam, budaya dan laut,” katanya. (Oni-floresbangkit.com/sp)

Exit mobile version