Site icon savanaparadise.com

Ditopang Kebangkitan UMKM, BRI Optimistis Hadapi Tantangan Ekonomi 2022

&NewLine;<&excl;-- WP QUADS Content Ad Plugin v&period; 3&period;0&period;5&period;1 -->&NewLine;<div class&equals;"quads-location quads-ad1" id&equals;"quads-ad1" style&equals;"float&colon;none&semi;margin&colon;0px&semi;">&NewLine;&NewLine;<&sol;div>&NewLine;<p>Jakarta&comma; NTTPedia&period;id&comma; – Pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah &lpar;UMKM&rpar; semakin menunjukan perbaikan kondisi bisnis&period; Kebangkitan UMKM di dalam negeri ini sekaligus merefleksikan kuatnya pemulihan ekonomi Indonesia yang dipercaya menjadi Presidensi G20 dengan tema Recover Together&comma; Recover Stronger pada tahun ini&period; Melalui tema Presidensi G20 tersebut&comma; Indonesia mengajak seluruh dunia untuk bahu-membahu&comma; saling mendukung untuk pulih bersama serta tumbuh lebih kuat dan berkelanjutan&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Sektor UMKM yang menjadi tulang punggung ekonomi Indonesia dilihat telah mampu beradaptasi dan mulai pulih dengan baik di kondisi pandemi COVID-19&period; Kebangkitan UMKM ini menjadi angin segar bagi pertumbuhan bisnis PT Bank Rakyat Indonesia &lpar;Persero&rpar; Tbk&period; Kondisi pemulihan ini ditangkap perseroan melalui riset Indeks Bisnis UMKM BRI&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Hasil dari tiga Indeks UMKM BRI tersebut telah mencapai level optimistis dengan skor melebihi 100 pada kuartal IV-2021&period; Pertama&comma; indeks bisnis UMKM secara mikro yang mengukur volume produksi&comma; total nilai penjualan&comma; rata-rata harga jual&comma; volume pesanan&comma; volume pemesanan barang input&comma; volume persediaan barang jadi&comma; rata-rata jumlah karyawan&comma; hingga realisasi investasi mendapat hasil yang memuaskan&period;<&sol;p><div class&equals;"ad-middle"><p class&equals;"ad-title">ADVERTISEMENT<&sol;p><div class&equals;"ad-content"><div class&equals;"ad-content-a"><div class&equals;"ad-content-b"><div class&equals;"ad-content-c"><script async src&equals;"https&colon;&sol;&sol;pagead2&period;googlesyndication&period;com&sol;pagead&sol;js&sol;adsbygoogle&period;js&quest;client&equals;ca-pub-8882367248828292"&NewLine; crossorigin&equals;"anonymous"><&sol;script>&NewLine;<&excl;-- header 970 x 250 -->&NewLine;<ins class&equals;"adsbygoogle"&NewLine; style&equals;"display&colon;inline-block&semi;width&colon;970px&semi;height&colon;250px"&NewLine; data-ad-client&equals;"ca-pub-8882367248828292"&NewLine; data-ad-slot&equals;"6008007437"><&sol;ins>&NewLine;<script>&NewLine; &lpar;adsbygoogle &equals; window&period;adsbygoogle &vert;&vert; &lbrack;&rsqb;&rpar;&period;push&lpar;&lbrace;&rcub;&rpar;&semi;&NewLine;<&sol;script><&sol;div><&sol;div><&sol;div><&sol;div><p class&equals;"scroll-to-resume">SCROLL TO RESUME CONTENT<&sol;p><&sol;div>&NewLine;<p>Kedua&comma; Indeks sentimen bisnis UMKM yang menggali skor terhadap kondisi ekonomi makro&period; Dari hasil indeks tersebut&comma; pelaku UMKM menyatakan kondisi perekonomian nasional hingga kondisi usaha telah mengalami perbaikan&period; Ketiga&comma; penilaian pelaku UMKM terhadap kinerja pemerintah dalam penanganan pandemi dan pemulihan ekonomi&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Direktur Utama BRI Sunarso membeberkan bahwa pelaku UMKM merasa optimistis terhadap langkah-langkah yang ditempuh Pemerintah dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi&comma; menciptakan lapangan kerja&comma; menstabilkan harga barang dan jasa&comma; menyediakan dan merawat infrastruktur&comma; memberikan rasa aman dan tentram&comma; serta menegakkan hukum dan rasa keadilan&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&OpenCurlyDoubleQuote;Ternyata data ketiga indeks tersebut menunjukkan optimisme&period; Indeks kepercayaan pelaku UMKM terhadap pemerintah masih sangat baik&period; Artinya sangat percaya terhadap kemampuan pemerintah mengelola berbagai tantangan perekonomian nasional&period; Maka itulah yang menjadikan bahwa BRI untuk menghadapi 2022 itu optimis&comma;” kata Sunarso dalam acara BRI Microfinance Outlook 2022 belum lama ini&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Dengan kokohnya sektor UMKM&comma; Sunarso yakin BRI dapat melalui tantangan ekonomi pada tahun ini dengan kinerja mengesankan&period; Dirinya menceritakan&comma; Indonesia digempur tantangan ekonomi yang datang dari luar dan dalam negeri&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Di luar negeri&comma; Sunarso menyebut arah kebijakan moneter Amerika Serikat &lpar;AS&rpar; dapat memiliki implikasi bagi perekonomian di Indonesia&period; Pasalnya&comma; keputusan Bank Sentral AS&comma; The Fed&comma; dalam melakukan tapering off serta potensi kenaikan suku bunga acuannya bisa menjadi sentimen negatif bagi pasar keuangan dan arus investasi&period; Hal itu bisa terjadi sebagai efek dari gejolak pergerakan kurs dollar AS&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Arah kebijakan moneter AS itu juga dapat memantik Bank Indonesia &lpar;BI&rpar; sebagai otoritas moneter tertinggi di dalam negeri untuk meningkatkan BI-rate&period; Langkah BI dalam mengerek suku bunga acuannya bisa memberikan tekanan bagi bisnis perbankan&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Dua tantangan ini&comma; lanjut Sunarso&comma; telah dipetakan dengan penuh pertimbangan oleh perseroan&period; Membaiknya demand side menjadikan BRI optimistis tetap optimal melakukan ekspansi kredit&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&OpenCurlyDoubleQuote;Situasi yang sebenarnya bisa saya katakan masih optimistis bahwa kami akan bisa tumbuh secara sustain&comma;” tambah Sunarso&period;<&sol;p>&NewLine;<p>BRI menargetkan pertumbuhan kredit di kisaran 9&percnt;-11&percnt; year on year &lpar;yoy&rpar; di tahun ini&period; Dari segi manajemen risiko&comma; Sunarso yakin BRI bisa menjaga rasio kredit bermasalah &lpar;Non Performing Loan&sol;NPL&rpar; di level 2&comma;8&percnt;-3&percnt;&period; Profitabilitas coba didongkrak dengan mematok target Net Interest Margin &lpar;NIM&rpar; 7&comma;6&percnt;-7&comma;8&percnt;&comma; dibarengi dengan efisiensi cost of credit di kisaran 2&comma;8&percnt;-3&percnt;&period; &lpar;SP&rpar;&NewLine;<&sol;p>

Exit mobile version