Site icon savanaparadise.com

Dinkes NTT dapat Buku Panduan Penanganan Corona Dari Waket Komisi IX DPR RI

&NewLine;<&excl;-- WP QUADS Content Ad Plugin v&period; 3&period;0&period;5&period;1 -->&NewLine;<div class&equals;"quads-location quads-ad1" id&equals;"quads-ad1" style&equals;"float&colon;none&semi;margin&colon;0px&semi;">&NewLine;&NewLine;<&sol;div>&NewLine;<p><img class&equals;"aligncenter size-full wp-image-373321" src&equals;"https&colon;&sol;&sol;www&period;savanaparadise&period;com&sol;wp-content&sol;uploads&sol;2020&sol;03&sol;IMG&lowbar;20200318&lowbar;114156&period;jpg" alt&equals;"" width&equals;"4160" height&equals;"3120" &sol;> &NewLine; &NewLine;<&sol;p>&NewLine;<p>Kupang&comma; Savanaparadise&period;com&comma;- Dinas Kesehatan Provinsi NTT mendapat Buku Panduan Penanganan Corona dari China&period; Buku yang sudah diterjemahkan dalam bahasa indonesia ini dserahkan oleh Wakil Ketua Komisi IX DPR RI&comma; Emanuel Melkiades Lakalena&comma; Rabu&comma; 18&sol;03&sol;2020&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Penyerahan buku ini disaksikan oleh Wakil Ketua Komisi V DPRD NTT&comma; Muhamad Ansor&comma; Anggota Komisi V lainnya dr Cristian Widodo&period; Hadir juga ketua Forum Academia NTT&comma; Dominggus Elcid Li dan akademisi Universitas Nusa Cendana Kupang dan Anggota Forum Academia NTT&comma; Rudi Rohi&period;<&sol;p><div class&equals;"ad-middle"><p class&equals;"ad-title">ADVERTISEMENT<&sol;p><div class&equals;"ad-content"><div class&equals;"ad-content-a"><div class&equals;"ad-content-b"><div class&equals;"ad-content-c"><script async src&equals;"https&colon;&sol;&sol;pagead2&period;googlesyndication&period;com&sol;pagead&sol;js&sol;adsbygoogle&period;js&quest;client&equals;ca-pub-8882367248828292"&NewLine; crossorigin&equals;"anonymous"><&sol;script>&NewLine;<&excl;-- header 970 x 250 -->&NewLine;<ins class&equals;"adsbygoogle"&NewLine; style&equals;"display&colon;inline-block&semi;width&colon;970px&semi;height&colon;250px"&NewLine; data-ad-client&equals;"ca-pub-8882367248828292"&NewLine; data-ad-slot&equals;"6008007437"><&sol;ins>&NewLine;<script>&NewLine; &lpar;adsbygoogle &equals; window&period;adsbygoogle &vert;&vert; &lbrack;&rsqb;&rpar;&period;push&lpar;&lbrace;&rcub;&rpar;&semi;&NewLine;<&sol;script><&sol;div><&sol;div><&sol;div><&sol;div><p class&equals;"scroll-to-resume">SCROLL TO RESUME CONTENT<&sol;p><&sol;div>&NewLine;<p>Melki pada kesempatan itu mengatakan buku panduan penanganan corona sebelumnya sudah diserahkan kepada Kementerian Kesehatan RI pada beberapa waktu yang lalu&period; Ia mengatakan buku yang diserahkan kepada kemenkes belum diterjemahkan dalam bahasa Indonesia&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8221&semi; Yang kami serahkan hari ini sudah di terjemahkan dari bahasa inggris ke bahasa indonesia&period; Terjemahan ini dikerjakan teman-teman dari Forum Academia NTT Oleh pak doktor Elcid Li dan pak calon doktor Rudi Rohi&&num;8221&semi;&comma; kata Melki&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Melki berharap dengan buku panduan tersebut bisa menambah referensi terkait penanganan virus corona yang menjadi pandemi global&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8221&semi; Kita Gerak cepat untuk terjemahkan sehingga pengalaman dari Wuhan China terkait penanganan virus corona ditiru di NTT&period; Buku ini berisi bagaimana cara mendiagnosis dan melakukan upaya pencegahan terhadap virus corona&comma;&&num;8221&semi; kata Ketua DPD I Golkar NTT ini&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Ia mengatakan buku panduan yang diserahkan ke Dinkes NTT dalam terjemahan dalam bahasa indonesia merupakan momen yang pertama di indonesia&period; Buku panduan yang diserahkan sebelumnya ke Kementerian Kesehatan belum diterjemahkan ke bahasa Indonesia&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8221&semi; Ini yang pertama di Indonesia kita serahkan yang memakai terjemahan indonesia&period; sebelumnya yang kita serahkan ke Menteri Kesehatan belum diterjemahkan ke bahasa indonesia&period; NTT merupakan provinsi yang paling pertama mendapat terjemahan bahasa indonesia&period;ini berkat bantuan dari teman-teman dari Forum Academia NTT&comma;&&num;8221&semi; jelasnya&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Ketua Forum Academia NTT&comma; Dominggus Elcid Li mengatakan ia bersama-sama dengan rekan-rekannya di Forum Academia NTT membutuhkan waktu hampir dua hari untuk menterjemahkan Buku Panduan Penanganan Corona dari China&period; Terjemahan tersebut dikerjakan secara gotong royong bersama rekan-rekannya yang berada di indoensia maupun yang berada di luar negeri&period;&lpar;SP&rpar;&NewLine;<&sol;p>

Exit mobile version