Site icon savanaparadise.com

Diguyur Hujan Deras, Jalan Menuju Kawasan Taman Nasional Manupeu Tana Daru Di Waibakul Longsor

&NewLine;<&excl;-- WP QUADS Content Ad Plugin v&period; 3&period;0&period;5&period;1 -->&NewLine;<div class&equals;"quads-location quads-ad1" id&equals;"quads-ad1" style&equals;"float&colon;none&semi;margin&colon;0px&semi;">&NewLine;&NewLine;<&sol;div>&NewLine;<p>Waibakul&comma; Savanaparadise&period;com&comma;- Hujan deras mengguyur wilayah Taman Nasional Manupeu Tana Daru&comma; Kecamatan Umbu Ratu Nggay&comma; Kabupaten Sumba Tengah&comma; Provinsi Nusa Tenggara Timur &lpar;NTT&rpar;&period; Akibat intensitas hujan yang cukup tinggi diwilayah tersebut menyebabkan terjadi longsoran&comma; pada Minggu&comma; &lpar;7&sol;2&sol;21&rpar;&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Berdasarkan pantuan media ini&comma; material longsor berupa tanah&comma; batu&comma; dan kayu menutup seluruh badan jalan sekitar 10 Meter sehingga untuk sementara waktu arus transportasi dari dan menuju wilayah tersebut terhenti&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Beberapa warga dan pelintas jalan berinisiatif membersihkan material longsor agar arus transportasi tetap lancar&period;  Akhirnya&comma; gotong royong yang dilakukan oleh beberapa warga dan pelintas jalan membuahkan hasil&period;<&sol;p><div class&equals;"ad-middle"><p class&equals;"ad-title">ADVERTISEMENT<&sol;p><div class&equals;"ad-content"><div class&equals;"ad-content-a"><div class&equals;"ad-content-b"><div class&equals;"ad-content-c"><script async src&equals;"https&colon;&sol;&sol;pagead2&period;googlesyndication&period;com&sol;pagead&sol;js&sol;adsbygoogle&period;js&quest;client&equals;ca-pub-8882367248828292"&NewLine; crossorigin&equals;"anonymous"><&sol;script>&NewLine;<&excl;-- header 970 x 250 -->&NewLine;<ins class&equals;"adsbygoogle"&NewLine; style&equals;"display&colon;inline-block&semi;width&colon;970px&semi;height&colon;250px"&NewLine; data-ad-client&equals;"ca-pub-8882367248828292"&NewLine; data-ad-slot&equals;"6008007437"><&sol;ins>&NewLine;<script>&NewLine; &lpar;adsbygoogle &equals; window&period;adsbygoogle &vert;&vert; &lbrack;&rsqb;&rpar;&period;push&lpar;&lbrace;&rcub;&rpar;&semi;&NewLine;<&sol;script><&sol;div><&sol;div><&sol;div><&sol;div><p class&equals;"scroll-to-resume">SCROLL TO RESUME CONTENT<&sol;p><&sol;div>&NewLine;<p>Meski tidak sepenuhnya material longsor bisa dibersihkan secara keseluruhan&comma; minimalnya kendaraan roda dua dan roda empat yang nekat&comma; bisa melewati tumpukan material longsor&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Salah seorang warga yang berada disekitar lokasi&comma; Ferry Umbu Tonga saat diwawancara mengatakan&comma; Wilayah ini menjadi jalur rawan longsor dan menjadi langganan untuk setiap tahun dikala musim hujan&period; Karena kondisi dan struktur tanahnya begitu labil&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Tadi pelintas jalan dan beberapa warga sempat bergotong royong membersihkan material longsor&comma; tapi khusus untuk kendaraan roda dua&comma; sedangkan roda empat belum bisa karena material longsor belum dibersihkan secara keseluruhan&&num;8221&semi;&comma; Kata Ferry&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Disamping itu&comma; Ferry juga mengingatkan kepada pelintas jalan&comma; baik kendaraan roda dua dan empat agar lebih berhati-hati melintasi areal longsor karena badan jalannya sangat licin&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Minimalnya kurangi kecapatan kendaraannya&comma; sebab badan jalan disekitar longsoran sangat licin&&num;8221&semi;&comma; ingatnya&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Karena itu&comma; Ferry meminta instansi terkait segera membersihkan material longsor sehingga arus lalulintas dari dan menuju Wilayah tersebut kembali normal&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Kita minta instansi terkait segera tinjau lokasi dan membersihkan material longsor&&num;8221&semi;&comma; pintanya&period;<&sol;p>&NewLine;<p><strong>Penulis&colon; Umbu Sorung<&sol;strong>&NewLine;<&sol;p>

Exit mobile version