Site icon savanaparadise.com

“Digantung” Ansy Lema, Refafi Gah Dirangkul Frans Aba

&NewLine;<&excl;-- WP QUADS Content Ad Plugin v&period; 3&period;0&period;5&period;1 -->&NewLine;<div class&equals;"quads-location quads-ad1" id&equals;"quads-ad1" style&equals;"float&colon;none&semi;margin&colon;0px&semi;">&NewLine;&NewLine;<&sol;div>&NewLine;<p><strong>Savanaparadise&comma; Kupang &&num;8211&semi; <&sol;strong>Peta pilkada Gubernur NTT beberapa pekan terakhir menjadi buah bibir yang tak bisa dielak&period; Situasi makin menarik ketika DPP PDI-P mengumumkan nama calon kepala daerah yang diusung partai wong cilik tersebut&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Namun daftar tersebut tidak ada satu pun nama yang mewakili daerah pemilihan NTT&period; Artinya bakal calon Gubernur NTT yang akan diusung PDI-P belum diputuskan&comma; sekalipun PDI-P adalah partai pemenang pemilu NTT 2024&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Meskipun nama Ansi Lema sempat mencuat&comma; isu yang beredar adalah Ansi Lema tak kunjung memberi kepastian dalam upaya konsolidasi koalisi PDI-P dan Hanura&period; Ansi Lema disinyalir menggantung nasib calon Wakilnya yaitu Refafi Gah&comma; yang di lain sisih mengabaikan variabel pemilih Sumba dalam diri Refafi Gah&period; Padahal pemilih Sumba-lah yang turut mengantar Ansi Lema ke Senayan&period; Asumsi lain adalah bisa saja Refafi Gah menolak mendampingi Ansi Lema di Pilkada NTT&period;<&sol;p><div class&equals;"ad-middle"><p class&equals;"ad-title">ADVERTISEMENT<&sol;p><div class&equals;"ad-content"><div class&equals;"ad-content-a"><div class&equals;"ad-content-b"><div class&equals;"ad-content-c"><script async src&equals;"https&colon;&sol;&sol;pagead2&period;googlesyndication&period;com&sol;pagead&sol;js&sol;adsbygoogle&period;js&quest;client&equals;ca-pub-8882367248828292"&NewLine; crossorigin&equals;"anonymous"><&sol;script>&NewLine;<&excl;-- header 970 x 250 -->&NewLine;<ins class&equals;"adsbygoogle"&NewLine; style&equals;"display&colon;inline-block&semi;width&colon;970px&semi;height&colon;250px"&NewLine; data-ad-client&equals;"ca-pub-8882367248828292"&NewLine; data-ad-slot&equals;"6008007437"><&sol;ins>&NewLine;<script>&NewLine; &lpar;adsbygoogle &equals; window&period;adsbygoogle &vert;&vert; &lbrack;&rsqb;&rpar;&period;push&lpar;&lbrace;&rcub;&rpar;&semi;&NewLine;<&sol;script><&sol;div><&sol;div><&sol;div><&sol;div><p class&equals;"scroll-to-resume">SCROLL TO RESUME CONTENT<&sol;p><&sol;div>&NewLine;<p>Di tengah situasi demikian&comma; rupanya muncul angin segar baru&comma; ketika dikabarkan bahwa Frans Aba akan berpasangan dengan Refafi Gah dan Refafi bersedia untuk itu&period; Apalagi Refafi Gah sendiri memang telah lama mengafirmasi potensi Frans Aba untuk menjadi Gubernur NTT&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&OpenCurlyDoubleQuote;Saya melihat figur adik saya &lpar;Frans Aba-red&rpar; ini betul-betul layak memimpin NTT ke depan&period; Karena beliau mampu menganalisa seluruh persoalan masyarakat NTT&comma;&&num;8221&semi; tutur Refafi kepada wartawan bebrapa waktu lalu&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Seorang pemimpin sambung Refafi&comma; harus mampu menggerakkan ekonomi kerakyatan&comma; serta mengangkat pendapatan ekonomi per kapita masyarakat&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Pemimpin harus pula memiliki karakter yang membangun&comma; punya visi yang melihat semua penderitaan masyarakat&period; Kemampuan inilah yang ada di adik saya &lpar;Frans Aba-red&rpar;&period; Sebagai ekonom adik saya memiliki kemampuan dan saya mengakui itu&comma;” ungkap Refafi Gah dalam salah satu kesempatan di kantor DPW Hanura&period; <strong>&lpar;SP&rpar;<&sol;strong>&NewLine;<&sol;p>

Exit mobile version