Site icon savanaparadise.com

Dibawah Guyuran Hujan, Paket Victory-Joss Jalan Kaki Menuju KPU

&NewLine;<&excl;-- WP QUADS Content Ad Plugin v&period; 3&period;0&period;5&period;1 -->&NewLine;<div class&equals;"quads-location quads-ad1" id&equals;"quads-ad1" style&equals;"float&colon;none&semi;margin&colon;0px&semi;">&NewLine;&NewLine;<&sol;div>&NewLine;<p dir&equals;"ltr"><a href&equals;"http&colon;&sol;&sol;www&period;savanaparadise&period;com&sol;wp-content&sol;uploads&sol;2018&sol;01&sol;FB&lowbar;IMG&lowbar;1515550126714&period;jpg"><img class&equals;"aligncenter size-full wp-image-293935" src&equals;"http&colon;&sol;&sol;www&period;savanaparadise&period;com&sol;wp-content&sol;uploads&sol;2018&sol;01&sol;FB&lowbar;IMG&lowbar;1515550126714&period;jpg" alt&equals;"" width&equals;"960" height&equals;"540" &sol;><&sol;a> &NewLine; &NewLine;<&sol;p>&NewLine;<p dir&equals;"ltr">Kupang&comma; <a href&equals;"http&colon;&sol;&sol;Savanaparadise&period;com">Savanaparadise&period;com<&sol;a> &&num;8211&semi; Ada yang menarik saat pendaftaran Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur NTT&comma; Viktor Bungtilu Laiskodat dan Josef Nae Soi&period; Pasalnya pasangan ini berjalan kaki dibawah derasnya hujan dari kantor DPW Nasdem NTT menuju Kantor KPUD NTT pada Rabu&comma; &lpar;10&sol;1&sol;2018&rpar;&period;<&sol;p>&NewLine;<p dir&equals;"ltr">Pantauan media ini&comma; Paket Viktory&&num;8211&semi;Joss bergerak dari kantor Nasdem tepat Pukul 9&colon;15 WITA&period; Pasalnya paket ini sudah berjanji akan mendaftar tepat pada tanggal 10&sol;1&sol;2018 pukul 10&colon;10 tepat&period; Mereka berjalan kaki bersama pimpinan partai pengusung serta kader dan simpatisan kondisi hujan lebat&period;<&sol;p><div class&equals;"ad-middle"><p class&equals;"ad-title">ADVERTISEMENT<&sol;p><div class&equals;"ad-content"><div class&equals;"ad-content-a"><div class&equals;"ad-content-b"><div class&equals;"ad-content-c"><script async src&equals;"https&colon;&sol;&sol;pagead2&period;googlesyndication&period;com&sol;pagead&sol;js&sol;adsbygoogle&period;js&quest;client&equals;ca-pub-8882367248828292"&NewLine; crossorigin&equals;"anonymous"><&sol;script>&NewLine;<&excl;-- header 970 x 250 -->&NewLine;<ins class&equals;"adsbygoogle"&NewLine; style&equals;"display&colon;inline-block&semi;width&colon;970px&semi;height&colon;250px"&NewLine; data-ad-client&equals;"ca-pub-8882367248828292"&NewLine; data-ad-slot&equals;"6008007437"><&sol;ins>&NewLine;<script>&NewLine; &lpar;adsbygoogle &equals; window&period;adsbygoogle &vert;&vert; &lbrack;&rsqb;&rpar;&period;push&lpar;&lbrace;&rcub;&rpar;&semi;&NewLine;<&sol;script><&sol;div><&sol;div><&sol;div><&sol;div><p class&equals;"scroll-to-resume">SCROLL TO RESUME CONTENT<&sol;p><&sol;div>&NewLine;<p dir&equals;"ltr">Sebelumnya&comma; Josef A Nae Soi menggelar ritual adat di kediamannya&comma; di Kelurahan Liliba&comma; Kecamatan Oebobo&comma; Kota Kupang&period;<&sol;p>&NewLine;<p dir&equals;"ltr">Ritual yang digelar Rabu &lpar;10&sol;1&rpar; dilangsungkan sejak pukul 06&period;00 Wita&period;  Ritual adat &&num;8220&semi;Riaurangana&&num;8221&semi; dipimpin tokoh adat masyarakat Ngada Felix Seka dan dihadiri kerabat dan keluarga Josef Nae Soi&period;<&sol;p>&NewLine;<p dir&equals;"ltr">Pantaun wartawan sekitar pukul 06&period;00 Wita kerabat dan handai taulan Josef Nai Soi mulai mendatangi tempat prosesi adat tersebut&period; Setelah sejak menikmati pisang dan ubi rebus yang sudah disediakan dengan kopi Bajawa&comma; ritual ada dimulai sekitar pukul 06&period;45 Wita&period;<&sol;p>&NewLine;<p dir&equals;"ltr">Ritual diawali dengan pembacaan mantra-mantra yang diucapkan Felix Seka&period; Sebelumnya sudah disediakan seekor babi dan sebilah parang Bajawa&period; Sambil membacakan mantra&comma; tua adat yang didampingi Josef A Nae Soi melempar butir-butir beras ke arah babi tersebut&period;<&sol;p>&NewLine;<p dir&equals;"ltr">Selang beberaoa setik kemudian&comma; Josef A Nae Soi mengayunkan parang ke arah kepala babi&period;<&sol;p>&NewLine;<p dir&equals;"ltr">Lalu parang tersebut diserahkan kepada salah seorang kerabat lalu parang Bajawa tersebut diayunkan ke kepala babi tersebut&period; Hanya sekali ayunkan parang yang disasar di kepala&comma; babi tersebut langsung tidak bersuara&period; Padahal sebelumnya babi tersebut berontak dan mengeluarkan suara yang cukup kencang&period; Tapi sekali ditebas babi itu diam dan tak bersuara&period;<&sol;p>&NewLine;<p dir&equals;"ltr">Usai ritual adat&comma;  Felix Seka mengatakan&comma;  Ritual Riaurangana merupakan prosesi adat untuk meminta restu leluhur sebelum memasuki momentum penting dalam kehidupan seorang anak manusia&period;<&sol;p>&NewLine;<p dir&equals;"ltr">Bakal calon Wakil Gubernur NTT Josef Nae Soi&comma; usai prosesi adat tersebut mengatakan&comma; maju dalam kontestasi politik Pilgub NTT karena didorong oleh panggilan Allah&comma;  Alam dan Arwah atau 3-A&period;<&sol;p>&NewLine;<p dir&equals;"ltr">Dalam konteks itu&comma; ritual adat sebelum mendaftarkan diri bersama Pak Viktor ke KPU NTT merupakan manifestasi dari permohonan kepada para leluhur yang telah memanggil kembali untuk mengabdi di NTT&period;<&sol;p>&NewLine;<p dir&equals;"ltr">Usai ritual di kediamannya&comma; Josef A Nae Soi bersama kerabatnya menuju kediaman Viktor Bungtilu Laiskodat&period; Sekitar pukul 08&period;18 Wita rombongan Josef A Nae Soi diterima secara adat di kediaman Viktor Bungtilu Laiskodat&comma; lalu bersiap menuju KPU NTT untuk mendaftarkan diri&period;&NewLine;<&sol;p>

Exit mobile version