Site icon savanaparadise.com

DI NTT, Hanya SMK Negeri I Kupang Bisa Selenggarakan UN Online

&NewLine;<&excl;-- WP QUADS Content Ad Plugin v&period; 3&period;0&period;5&period;1 -->&NewLine;<div class&equals;"quads-location quads-ad1" id&equals;"quads-ad1" style&equals;"float&colon;none&semi;margin&colon;0px&semi;">&NewLine;&NewLine;<&sol;div>&NewLine;<p>Kupang&comma; Savanaparadise&period;com&comma;- Penyelenggaraan Ujian Nasional &lpar;UN&rpar; tingkat Sekolah Menengah Atas &lpar;SMA&rpar; dan Sekolah Menengah Kejuruan &lpar;SMK&rpar; tahun ini dengan sistem UN online hanya bisa diselenggarakan di satu sekolah saja&comma; yakni SMK Negeri I Kupang&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT&comma; Sinu Manuk Petrus mengatakan persyaratan untuk bisa menyelenggarakan UN online di tingkat SMA dan SMK adalah&comma; sekolah itu harus berstatus terakreditasi A dengan peresdiaan computer l berbanding 3 &lpar;l&colon;3&rpar; dengan cadangan minimal 3 unit dilengkapi dengan UPS yang memadai dan genzet sendiri sebagai persiapan jika sesewaktu litrik PLN padam&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&OpenCurlyDoubleQuote;Untuk seluruh NTT hanya SMK Negeri I Kupang yang bisa menyelenggarakan UN dengan sistem online karena persediaan komputernya memadai&period; Sekolah ini memiliki persediaan computer sebanyak l68 unit dan peserta UN sebanyak 407 orang sehingga memenuhi persyaratan untuk bisa menggelar UN online&comma;” kata Manuk dihubungi di kantornya&comma; Selasa &lpar;l0&sol;3&sol;20l5&rpar;&period;<&sol;p><div class&equals;"ad-middle"><p class&equals;"ad-title">ADVERTISEMENT<&sol;p><div class&equals;"ad-content"><div class&equals;"ad-content-a"><div class&equals;"ad-content-b"><div class&equals;"ad-content-c"><script async src&equals;"https&colon;&sol;&sol;pagead2&period;googlesyndication&period;com&sol;pagead&sol;js&sol;adsbygoogle&period;js&quest;client&equals;ca-pub-8882367248828292"&NewLine; crossorigin&equals;"anonymous"><&sol;script>&NewLine;<&excl;-- header 970 x 250 -->&NewLine;<ins class&equals;"adsbygoogle"&NewLine; style&equals;"display&colon;inline-block&semi;width&colon;970px&semi;height&colon;250px"&NewLine; data-ad-client&equals;"ca-pub-8882367248828292"&NewLine; data-ad-slot&equals;"6008007437"><&sol;ins>&NewLine;<script>&NewLine; &lpar;adsbygoogle &equals; window&period;adsbygoogle &vert;&vert; &lbrack;&rsqb;&rpar;&period;push&lpar;&lbrace;&rcub;&rpar;&semi;&NewLine;<&sol;script><&sol;div><&sol;div><&sol;div><&sol;div><p class&equals;"scroll-to-resume">SCROLL TO RESUME CONTENT<&sol;p><&sol;div>&NewLine;<p>Dijelaskan&comma; tahun ini jatah NTT mendapat jatah 2 sekolah untuk penyelengaraan UN sistem online&comma; namun hanya satu sekolah saja yang bisa&period; Beberapa sekolah yang diharapkan bisa menyelenggarakannya seperti SMAK Giovani dan SMA Mercusuar di Kupang namun mereka menolak karena persediaan computer sangat terbatas&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Terkait persiapan penyelenggaraan UN online di SMK Negeri I Kupang&comma; Petrus menjelaskan&comma; pihaknya sudah memantau langsung uji coba penyelenggaraan UN sistem online itu dan hasilnya sangat bagus&period; Artinya peserta UN di sekolah ini akan mengikutinya dengan baik&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Mengingat di Kupang&comma; sering terjadi pemadaman listrik PLN&comma; kata Petrus&comma; maka sudah dilakukan penandatanganan Memorandum of Understanding &lpar;MoU&rpar; dengan pihak PLN dimana PLN menjamin tidak akan adanya pemadaman listrik selama penyelenggaraan UN&period; Meski demikian&comma; pihak sekolah juga sudah mengupayakan genzet sendiri&period; <&sol;p>&NewLine;<p>MoU juga sudah dilakukan dengan pihak PT Telkom yang menjamin jaringan telekomunikasi tidak akan terputus saat pelaksanaan UN tersebut&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&OpenCurlyDoubleQuote;Seluruh biaya yang dikeluarkan terkait pelaksanaan UN sistem online ini dibiayai dengan dana Bantuan Operasional Sekolah &lpar;BOS&rpar;&comma;” jelasnya&period; &lpar;BP&rpar;&NewLine;<&sol;p>

Exit mobile version