Site icon savanaparadise.com

Dewan Minta Dana KUR Untuk Pembangunan Infrastruktur

&NewLine;<&excl;-- WP QUADS Content Ad Plugin v&period; 3&period;0&period;5&period;1 -->&NewLine;<div class&equals;"quads-location quads-ad1" id&equals;"quads-ad1" style&equals;"float&colon;none&semi;margin&colon;0px&semi;">&NewLine;&NewLine;<&sol;div>&NewLine;<figure id&equals;"attachment&lowbar;204171" aria-describedby&equals;"caption-attachment-204171" style&equals;"width&colon; 900px" class&equals;"wp-caption aligncenter"><img src&equals;"http&colon;&sol;&sol;www&period;savanaparadise&period;com&sol;wp-content&sol;uploads&sol;2016&sol;04&sol;Dirut-Bank-NTT-ok&period;jpg" alt&equals;"Dirut Bank NTT&comma; Daniel tagu Dedo " width&equals;"900" height&equals;"600" class&equals;"size-full wp-image-204171" &sol;><figcaption id&equals;"caption-attachment-204171" class&equals;"wp-caption-text">Dirut Bank NTT&comma; Daniel tagu Dedo<&sol;figcaption><&sol;figure>&NewLine;<p>Kupang&comma; Savanaparadise&period;com&comma;- Terkait penyaluran dana KUR di Nusa Tenggara Timur&comma; Ketua Komisi Empat DPRD Provinsi Nusa Tenggara Timur&comma; Angelino Da Costa mempertanyakan kerjasama antara Pemerintah dengan Perbankan terkait pembangunan infrastruktur dengan meminjam dana KUR&period; Padahal Kementerian Keuangan telah membuka kesempatan bagi daerah untuk melakukan pinjaman dana ke Perbankan&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&OpenCurlyDoubleQuote; jika Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur telah melakukan kerjasama dengan pihak Bank dengan melakukan pinjaman dana&comma; maka persoalan pembangunan infrastruktur yang selama ini terhambat dapat segera terselesaikan&comma;” Kata Angelino&comma; Rabu&comma; 20&sol;04<&sol;p>&NewLine;<p>Menanggapi hal tersebut&comma; Direktur Bank NTT Daniel Tagu Dedo mengaku&comma; sebagai bank milik masyarakat Nusa Tenggara Timur&comma; Bank NTT sudah pernah menawarkan kerjasama dengan pemerintah provinsi NTT dibidang infrastruktur&period; <&sol;p><div class&equals;"ad-middle"><p class&equals;"ad-title">ADVERTISEMENT<&sol;p><div class&equals;"ad-content"><div class&equals;"ad-content-a"><div class&equals;"ad-content-b"><div class&equals;"ad-content-c"><script async src&equals;"https&colon;&sol;&sol;pagead2&period;googlesyndication&period;com&sol;pagead&sol;js&sol;adsbygoogle&period;js&quest;client&equals;ca-pub-8882367248828292"&NewLine; crossorigin&equals;"anonymous"><&sol;script>&NewLine;<&excl;-- header 970 x 250 -->&NewLine;<ins class&equals;"adsbygoogle"&NewLine; style&equals;"display&colon;inline-block&semi;width&colon;970px&semi;height&colon;250px"&NewLine; data-ad-client&equals;"ca-pub-8882367248828292"&NewLine; data-ad-slot&equals;"6008007437"><&sol;ins>&NewLine;<script>&NewLine; &lpar;adsbygoogle &equals; window&period;adsbygoogle &vert;&vert; &lbrack;&rsqb;&rpar;&period;push&lpar;&lbrace;&rcub;&rpar;&semi;&NewLine;<&sol;script><&sol;div><&sol;div><&sol;div><&sol;div><p class&equals;"scroll-to-resume">SCROLL TO RESUME CONTENT<&sol;p><&sol;div>&NewLine;<p>&OpenCurlyDoubleQuote; Namun sejauh ini belum ada inisiatif dari Badan Perencanaan Pembangunan Daerah atau Bappeda dan Dinas Pekerjaan Umum provinsi Nusa Tenggara Timur untuk mengundang lembaga pembiayaan infrastruktur&comma;” Jelasnya&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Menurut Tagu Dedo&comma; jika pemerintah provinsi telah mengajukan usulan ke Perbankan untuk pembangunan infrastruktur maka dapat direalisasi&comma; namun besarnya dana pinjaman tersebut disesuaikan dengan Pendapatan daerah&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Untuk Provinsi Nusa Tenggara Timur&comma; karena pendapatan daerahnya sangat minim&comma; maka maksimum pinjaman yang bisa diberikan oleh lembaga perbankan hanya sebesar 2&comma;5 kali dari sisa pendapatan bersih daerah&period; Dengan demikian plafon yang diperoleh pemerintah juga tidak sampai satu triliun rupiah&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Untuk itu Daniel Tagu Dedo menyarankan agar jika ingin mendapatkan pinjaman diatas satu Triliun Rupiah maka program pembangunan kedepan harus diarahkan kepada pembukaan lapangan kerja sehingga dapat meningkatkan pendapatan daerah&period; &lpar;SP&rpar;&NewLine;<&sol;p>

Exit mobile version