Site icon savanaparadise.com

Daniel Tagu Dedo Dari Bankir Menuju NTT I (bagian 1)

&NewLine;<&excl;-- WP QUADS Content Ad Plugin v&period; 3&period;0&period;5&period;1 -->&NewLine;<div class&equals;"quads-location quads-ad1" id&equals;"quads-ad1" style&equals;"float&colon;none&semi;margin&colon;0px&semi;">&NewLine;&NewLine;<&sol;div>&NewLine;<figure id&equals;"attachment&lowbar;270973" aria-describedby&equals;"caption-attachment-270973" style&equals;"width&colon; 700px" class&equals;"wp-caption aligncenter"><img src&equals;"http&colon;&sol;&sol;www&period;savanaparadise&period;com&sol;wp-content&sol;uploads&sol;2017&sol;06&sol;Pulau-Pemana&period;jpg" alt&equals;"" width&equals;"700" height&equals;"525" class&equals;"size-full wp-image-270973" &sol;><figcaption id&equals;"caption-attachment-270973" class&equals;"wp-caption-text">Bakal Calon Gubernur NTT dari PDIP&comma; Daniel Tagu Dedo ketika berkunjung ke Pulau pemana Kabupaaten Sikka&sol;Foto Bara JP NTT<&sol;figcaption><&sol;figure>&NewLine;<p>Kupang&comma; Savanaparadise&period;com&comma;- Nama Daniel Tagu Dedo bukan lagi sosok yang asing di jagad perpolitikan NTT&period; Semenjak mengemukan keinginanan bertarung di Pilgub NTT&comma; Daniel Tagu Dedo menjadi perbincangan semua kalangan&period; Betapa tidak&comma; Daniel yang seluruh kariernya bergerak di jasa keuangan ini melirik kursi Gubernur NTT sebgai ladang pengabdian yang baru pasca tidak lagi menjabat sebagai Direktur utama Bank NTT&period; <&sol;p>&NewLine;<p>Meski datang dari kalangan profesional tidak menyurutkan Niat Daniel untuk berbuat bagi rakyat NTT dari Jalur politik&period; Bahkan dari kalangan profesional lebih terukur kerjanya ketika berkecimpung sebagai kepala daerah&period; Sebut saja&comma; presiden Joko Widodo&comma; Mantan Gubernur DKI Ahok merupakan cerminan yang jelas soal kinerja pejabat publik dari kalangan profesional&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Kepala daerah dari kalangan profesional punya niat tulus tanpa tekanan masa lalu politik dan birokrasi&period; Sosok seperti merekalah yang bisa membangun daerahnya menuju perubahan yang luar biasa&period; Sebab kalangan profesiona tidak terganggu oleh konflik kepentingan karena masa lalu dan birokrasi&period; <&sol;p><div class&equals;"ad-middle"><p class&equals;"ad-title">ADVERTISEMENT<&sol;p><div class&equals;"ad-content"><div class&equals;"ad-content-a"><div class&equals;"ad-content-b"><div class&equals;"ad-content-c"><script async src&equals;"https&colon;&sol;&sol;pagead2&period;googlesyndication&period;com&sol;pagead&sol;js&sol;adsbygoogle&period;js&quest;client&equals;ca-pub-8882367248828292"&NewLine; crossorigin&equals;"anonymous"><&sol;script>&NewLine;<&excl;-- header 970 x 250 -->&NewLine;<ins class&equals;"adsbygoogle"&NewLine; style&equals;"display&colon;inline-block&semi;width&colon;970px&semi;height&colon;250px"&NewLine; data-ad-client&equals;"ca-pub-8882367248828292"&NewLine; data-ad-slot&equals;"6008007437"><&sol;ins>&NewLine;<script>&NewLine; &lpar;adsbygoogle &equals; window&period;adsbygoogle &vert;&vert; &lbrack;&rsqb;&rpar;&period;push&lpar;&lbrace;&rcub;&rpar;&semi;&NewLine;<&sol;script><&sol;div><&sol;div><&sol;div><&sol;div><p class&equals;"scroll-to-resume">SCROLL TO RESUME CONTENT<&sol;p><&sol;div>&NewLine;<p>Dalam dua tahun terakhir makin banyak rakyat Nusa Tenggara Timur &lpar;NTT&rpar; yang miskin&period; Pada tahun 2015 dan 2016 NTT berada pada peringkat ketiga provinsi termiskin di Indonesia setelah Papua dan Papua Barat&period; Sebelumnya pada tahun 2013 dan 2014&comma; NTT berada di urutan keempat&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Badan Pusat Statistik &lpar;BPS&rpar; NTT merilis pada Bulan Januari 2016&comma; hingga September 2016 NTT masuk peringkat ketiga untuk jumlah penduduk miskin di Indonesia setelah Provinsi Papua dan Papua Barat&period; Jumlah penduduk miskin di NTT mencapai 22&comma;01 persen atau 1&period;150&period;080 orang dari sekitar 5&comma; 2 juta penduduk provinsi ini&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Data BPS inilah yang menggangu nurani Daniel untuk terpanggil bertarung di Pilgub NTT&period; Daniel mengatakan kemiskinan yang mendera masyarakat NTT hingga saat ini membuat dirinya berniat maju sebagai balon Gubernur NTT&period; <&sol;p>&NewLine;<p>Karena berlatar belakang ekonom dan bankir&comma; dia memilih jargon perjuangan yakni &OpenCurlyDoubleQuote;Melangkah lebih cepat untuk mengentaskan angka kemiskinan di NTT&period; Daniel berpendapat kemiskinan di NTT berada pada urutan ketiga nasional perlu cepat ditangani karena NTT sudah tertinggal cukup jauh&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Disebutkan&comma; program aksi yang akan diutamakan nanti antara lain&comma; membuka lapangan kerja sebanyak-banyaknya dengan cara meloncat ke era industrialisasi komoditi unggulan yang berbasis pada klaster-klaster ekononi rakyat&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Salah satu program pembangunan lainnya yang perlu dilakukan adalah program transformasi ekonomi desa&period; Di NTT ada 3&period;000 desa namun hanya 52 kelurahan di Kota Kupang yang tidak tergolong miskin&period; sehingga perlu dilakukan penataan ekonomi desa yang dimulai dari penataan perumahan desa serta beberapa program lainnya yang bertujuan meningkatkan taraf hidup masyarakat&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Selain persoalan kemiskinan&comma; sejumlah masalah utama yang perlu mendapat perhatian dalam pembangunan yaitu masalah kesehatan misalnya&comma; ketersediaan fasilitas kesehatan seperti rumah sakit&comma; puskesmas&comma; klinik dan lainnya&comma; perlu terus dibenah sehingga pelayanan kesehatan menjadi semakin baik&period;<&sol;p>&NewLine;<p><strong>Berikut Profile dan Prestasi Daniel Tagu Dedo<&sol;strong><img src&equals;"http&colon;&sol;&sol;www&period;savanaparadise&period;com&sol;wp-content&sol;uploads&sol;2017&sol;06&sol;Infobank&lowbar;award&lowbar;2015&period;jpg" alt&equals;"" width&equals;"640" height&equals;"517" class&equals;"aligncenter size-full wp-image-270756" &sol;><&sol;p>&NewLine;<p>Daniel dan atau Dimu&comma; lahir di kupang tepat pada tahun baru 01 januari 1961&period; Suami dari Yuni Artini Iswarie Tagu Dedo ini di karuniai tiga anak yaitu Wulan Utami Dayuputri&comma; Karina Dwi Febriania Dayuputri&comma; dan Asita Triyunita Dayuputri&period;<br &sol;>&NewLine;Menempuh pendidikan dari SD sampai SMA di kupang&comma;yakni SDN Oeba&comma; SMP NEGERI II dan SMA Negeri 1 Kupang&period; Selanjutnya meraih Sarjana Ekonomi – Akuntansi di Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia di Surabaya tahun 1986&comma; dan kandidat Magister Akuntansi &&num;8211&semi; Konsentrasi Bidang Audit Asean Banking Finance Institute-Jakarta &lbrace;2014 &&num;8211&semi; 2016&rcub;&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Menempuh berbagai Diklat dan kursus&comma; diantaranya kursus kepemimpinan dan pengembangan staf angkatan ke-26 &lbrace; LIPPI 1992 &rcub;&comma; Service Excellent Training &lpar;Bank Bukopin 1993&rpar;&comma; Manajemen Strategi dan Strategi Operasi Bank &lpar;P3M STIE Perbanas 1993&rpar;&comma; IBM Short Course-IBM AS&sol;400 &lpar;IBM International Sydney 1995&rpar;&comma; pelatihan menajemen teknologi dalam peningkatan produktivitas dan kualitas kerja &lpar;Fakultas Tehnik Industri-ITB 1996&rpar;&comma; Comparison Studi on Rabbo Bank Eindovent &lpar;Rabbo Bank – Eindovent 1997&rpar;&comma; International Bussines Enggles &lpar;University of New South Wales-Setney Australia 1999&rpar;&comma; Bussines Intiligen Course &lpar;Markus Training–Inc&period; Sytney 2004&rpar;&comma; Sales and Marketing Strategic for Consumer Banking &lpar;The Asian Banker-Singapore 2004&rpar;&comma; High Level Discussion&comma; &lpar;Bank Indonesia 2009&rpar;&comma; Seminar International Financial Literacy Towards a National Strategy on Financial Education &lpar;Bank Indonesia&comma; 2011&rpar;&comma; Seminar Asia as an Engine for world Growth &lpar;BI- Official Monetary and financial Institution Forum&sol;OMFIF&comma; Jakarta 2012&rpar;&comma; pembicara pada seminar nasional tentang pemberlakuan pembatasan kegiatan&sol;aktivitas Bank&comma; &lpar;BSMR&comma; Jakarta 2013&rpar;&comma; International Seminar on Financial Literacy &lpar;ASBANDA&comma; Jakarta 2013&rpar;&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Dengan moto hidup &OpenCurlyDoubleQuote;Kerjakan Yang Terbaik” yang dianutnya&comma; ia menempuh karier mulai dari Resident Audit Bank Bukopin Cabang Kupang &lpar;1988-1991&rpar;&comma; Selanjutnya bertugas di Bank Bukopin Kantor Pusat&comma; Jakarta&comma; berturut-turut sebagai Kabag Manajement Informasi Sistem &lpar;1991-1993&rpar;&comma; Kepala Urusan&sol;Asisten Direksi MIS dan Monitoring &lpar;1993-1995&rpar;&comma; Ketua Budget Committe Bank Bukopin &lpar;1993-1995&rpar;&comma; Ketua Tim Penyehatan Bank Bukopin &lpar;1993-1995&rpar;&comma; Kepala Urusan&sol;Asisten Direksi TSI &lpar;1995-1997&rpar;&comma; Head Group Consumer Banking Jakarta &lpar;1997-1998&rpar;&comma; Kepala Urusan&sol;Asisten Direksi Pengembangan Produk dan Promosi Consumer Banking &lpar;1998-2000&rpar;&comma; Head Group Wilayah Jawa Timur dan Indonesia Timur Consumer Banking &lpar;2000-2002&rpar;&comma; Kepala Urusan&sol;Asisten Pengembangan Produk Dan Promosi Consumer Banking &lpar;2002-2005&rpar;&period; Pada Tahun 2005-2006 Menjabat Pimpinan Bank Bukopin Cabang Bali&comma; Tahun 2006-2007 Pemimpin Cabang PT&period; Bank Bukopin Solo&comma; Direktur Umum&sol;Operasional Bank NTT Kantor Pusat Di Kupang Tahun 2008-2009&comma; Tahun 2009 Sampai Sekarang Menjabat Direktur Utama Bank NTT&period; Ia juga telah meraih Sertifikasi Management Resiko Perbankan yang diselenggarakan BSMR&comma; yaitu level-1 &lpar;Februari 2006&comma; Lulus&rpar;&comma; Level-2 &lpar;Februari 2007&comma; Lulus&rpar;&comma; Level-3 &lpar;Desember 2007&comma; Lulus&rpar;&comma; Level-4 &lpar;Februari 2010&comma; Lulus&rpar; dan Level-5 &lpar;April 2012&comma; Lulus&rpar;&period;<img src&equals;"http&colon;&sol;&sol;www&period;savanaparadise&period;com&sol;wp-content&sol;uploads&sol;2017&sol;06&sol;ARA&lowbar;2013&period;jpg" alt&equals;"" width&equals;"320" height&equals;"268" class&equals;"aligncenter size-full wp-image-270823" &sol;><&sol;p>&NewLine;<p>Selain Bertugas Di Bank NTT&comma; Daniel Ikut Berkecimpung dalam Beberapa Organisasi&comma; Diantaranya sebagai Pengurus Kwartir Gerakan Pramuka NTT Periode 2010-2015&comma; Ketua Umum Pengurus Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia Provinsi NTT &lpar;FORKI-NTT&rpar; Periode 2011-2015 Wakil Ketua DPD Persatuan Intelegensia Kristen Indonesia Provinsi NTT &lpar;PIKI-NTT&rpar; Periode 2011-2016&comma; Komite Eksekutif Asosiasi PSSI Provinsi NTT Periode 2013-2017&comma; Ketua Dewan Pertimbangan Asosiasi Pengusaha Indonesia &lpar;APINDO&rpar; Provinsi NTT Periode 2013-2018&comma; Deputy Chairman-Operasional IT Development dan Legal&comma; Asosiasi Bank Pembangunan Daerah &lpar;ASBANDA&rpar; Periode 2012-2016 dan Wakil Ketua Kadin Provinsi NTT Periode 2012-2017&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Beberapa penghargaan yang diterima Daniel Tagu Dedo secara pribadi sebagai Top Banker dan CEO Leadersip&comma; antara lain&colon;<br &sol;>&NewLine;1&period; Sebagai Tujuh Tokoh Keuangan Nasional Tahun 2012 untuk kategori Top Regional Banker&comma; Majalah Investor tahun 2012<br &sol;>&NewLine;2&period; Sebagai CEO in Leadership 2013 dari majalah Economic Review&comma; September 2013&period;<br &sol;>&NewLine;3&period; Sebagai CEO Leadership 2014&comma; BPD Modal Inti dibawah Rp 10 Triliun dari Majalah Economic Review&comma; Nopember 2014&period;<br &sol;>&NewLine;4&period; Sebagai The Best Leadership CEO 2015&comma; Buku II &&num;8211&semi; BPD Aset dibawah Rp 10 Triliun dari Majalah Economic Review&comma; 5 Nopember 2015&period;<img src&equals;"http&colon;&sol;&sol;www&period;savanaparadise&period;com&sol;wp-content&sol;uploads&sol;2017&sol;06&sol;kk&period;jpg" alt&equals;"" width&equals;"622" height&equals;"447" class&equals;"aligncenter size-full wp-image-270874" &sol;><&sol;p>&NewLine;<p>Selain itu&comma; beberapa pengalaman spesifik Daniel yang patut diapresiasi selama tugas kariernya yang berdampak positif bagi dunia perbankan&comma; antara lain&colon; <&sol;p>&NewLine;<p>Sebagai Ketua Tim Penyehatan Bank Bukopin &lpar;April 1993-Juni1995&rpar;&period; Hasil dari pelaksanaan tugas ini&comma; masuknya pemerintah RI sebagai Pemegang Saham di Bank Bukopin Melalui PP No 11 Tahun 1994 dan Bank Bukopin dinyatakan SEHAT oleh Bank Indonesia Tahun 1995&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Pertama&colon; Sebagai Kepala Urusan&sol;Asisten Direksi Bidang Teknologi Informasi &lpar;1995-1997&rpar;&period; Proyek ini menghasilkan&colon; Centralized Processing Center dan Centralized Data Base Real-Time Online System yang pertama untuk Bank Bukopin&comma;<br &sol;>&NewLine;Kedua&semi; Menerbitkan Obligasi 1 Bank NTT Senilai 500&period;000&period;000 &lpar;Lima Ratus Juta Rupiah&rpar; pada tanggal 7 Juni 2011&period;<br &sol;>&NewLine;Ketiga&semi; Pembukaan serempak 35 Kantor Unit Simpan Pinjam Desa &lpar;USPD&rpar; di seluruh kecamatan di NTT pada 13 Desember 2011&period;<br &sol;>&NewLine;Keempat&semi; Program Transformasi management Bank NTT tahun 2009 sampai saat ini&comma; antara lain melalui penerapan Balance Scorecard dan ISO 2008 untuk seluruh aktivitas Bank NTT&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Sebagai Putra Daerah NTT dengan berbagai pengalaman sebelumnya sebagai Banker Profesional di Bank Bukopin&comma; Daniel Tagu Dedo telah Mempimpin Bank NTT dengan mencatat berbagai kemajuan dan Prestasi&period; Bukan hanya membangun secara fisik kantor-kantor cabang&comma; cabang pembantu dan unit simpan pinjam Desa diseluruh wilayah NTT&comma; tetepi juga kinerja Bank NTT yang meningkat dari waktu ke waktu&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Transparansi informasi yang diterapkannya&comma; baik secara internal maupun eksternal&comma; telah mengantarkan Bank NTT Lebih Maju dan Merai Berbagai Penghargaan&period; Salah Satu Penghargaan Yang Paling Bergensi Adalah Annual Report Award &lpar;ARA&rpar; 2015 dimana Bank NTT Keluar Sebagai Juara ke Tiga Bank Daerah Terbaik Seluruh Indonesia&comma; Setelah Bank BJB dan Bank DKI&period; Untuk Daerah luar Jawa berarti Bank NTT adalah BPD yang dinilai Terbaik&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Selai itu Program Coporate Social Responsibility &lpar;CSR&rpar; Bank NTT Selama kepemimpinan Daniel Tagu Dedo telah menjangkau banyak sektor kehidupan Masyarakat yang kurang mampu di wilayah NTT&period; Kegiatan Bantuan CSR yang dilakukan disemua Cabang Bank NTT diharapkan dapat mengurangi Pemiskinan dan Ketertinggalan Masyarakat NTT menuju keadaan yang Lebih Sejahtera&period; &lpar;Catatan&semi; <em>Profil ini ditulis oleh Bapak Herman Musakabe dalam bukunya yang berjudul &OpenCurlyDoubleQuote;Membangun Karakter Unggul”&comma; &lpar;Januari 2016&rpar;<&sol;em>&NewLine;<&sol;p>

Exit mobile version