Site icon savanaparadise.com

Dana Promosi Sail Komodo 1 M Mubasir

&NewLine;<&excl;-- WP QUADS Content Ad Plugin v&period; 3&period;0&period;5&period;1 -->&NewLine;<div class&equals;"quads-location quads-ad1" id&equals;"quads-ad1" style&equals;"float&colon;none&semi;margin&colon;0px&semi;">&NewLine;&NewLine;<&sol;div>&NewLine;<p>Kupang&comma; Savanaparadise&period;com&comma; – Dana promosi untuk kegiatan Sail Komodo tahun 2013 yang dialokasikan oleh Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur yang dialokasikan dalam Anggaran Pendapatan Belanja Daerah &lpar;APBD&rpar; sebesar Rp 1 Miliyar menjadi mubasir karena hingga saat ini dana tersebut belum dimanfaatkan oleh dinas pariwisata Dan Kebudayaan NTT&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&OpenCurlyDoubleQuote;Jadi Dana yang dialokasikan untuk promosi sail komodo lewat APBD belum dimanfaatkan hingga saat ini&comma; padahal kegiatannya sudah berlangsung&comma;” kata Sekretaris Daerah &lpar;Sekda&rpar; NTT&comma; Fransiskus Salem kepada wartawan Rabu 31 Juli 13 diruang rapat Sekda&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Tidak dimanfaatkannya dana promosi ini&comma; kata Frans Salem&comma; telah membuat gaung sail komodo tidak terlalu terdengar&period; Untungnya Media tetap memberitakan setiap perkembangan walaupun sebenarnya ada dana untuk promosi&period; &OpenCurlyDoubleQuote;Kalau memang dana itu tidak bisa dimanfaatkan sebaiknya dialihkan saja ke Dinas lain&comma; saya sempat berpikir demikian” katanya&period;<&sol;p><div class&equals;"ad-middle"><p class&equals;"ad-title">ADVERTISEMENT<&sol;p><div class&equals;"ad-content"><div class&equals;"ad-content-a"><div class&equals;"ad-content-b"><div class&equals;"ad-content-c"><script async src&equals;"https&colon;&sol;&sol;pagead2&period;googlesyndication&period;com&sol;pagead&sol;js&sol;adsbygoogle&period;js&quest;client&equals;ca-pub-8882367248828292"&NewLine; crossorigin&equals;"anonymous"><&sol;script>&NewLine;<&excl;-- header 970 x 250 -->&NewLine;<ins class&equals;"adsbygoogle"&NewLine; style&equals;"display&colon;inline-block&semi;width&colon;970px&semi;height&colon;250px"&NewLine; data-ad-client&equals;"ca-pub-8882367248828292"&NewLine; data-ad-slot&equals;"6008007437"><&sol;ins>&NewLine;<script>&NewLine; &lpar;adsbygoogle &equals; window&period;adsbygoogle &vert;&vert; &lbrack;&rsqb;&rpar;&period;push&lpar;&lbrace;&rcub;&rpar;&semi;&NewLine;<&sol;script><&sol;div><&sol;div><&sol;div><&sol;div><p class&equals;"scroll-to-resume">SCROLL TO RESUME CONTENT<&sol;p><&sol;div>&NewLine;<p>Dengan tidak dimanfaatkan dana promosi Sail komodo&comma; kata Frans Salem&comma; telah berdampak pada promosi Sail Komodo yang tidak efektif&period; Padahal sail Komodo merupakan agenda wisata Dunia&comma; tapi gaungnya di NTT tidak terlalu terdengar&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&OpenCurlyDoubleQuote;Kami akui bahwa promosi Sail Komoso kurang maksimal&comma; untuk itu maka kami berharap awak media bisa mengambil peran seperti yang telah dilakukan saat ini dengan terus memberitakan tentang kegiatan sail komodo&comma;” harapnya&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan NTT&comma; Abraham Klakik beberapa hendak ditemui untuk menanyakan dana promosi sail komodo selalu menghindar dari Media&period;&lpar;Joey&sol;S-NTT&rpar;&NewLine;<&sol;p>

Exit mobile version