Site icon savanaparadise.com

Cerita Sukses Pelaku UMKM Binaan BRI, Hadirkan Batik Modern untuk Generasi Muda Lewat Ethnic Gendhis

&NewLine;<&excl;-- WP QUADS Content Ad Plugin v&period; 3&period;0&period;5&period;1 -->&NewLine;<div class&equals;"quads-location quads-ad1" id&equals;"quads-ad1" style&equals;"float&colon;none&semi;margin&colon;0px&semi;">&NewLine;&NewLine;<&sol;div>&NewLine;<p>Jakarta&comma; Savanaparadise&period;com&comma; – Kecintaan Erna Suseno terhadap seni batik dan keinginan agar batik bisa digemari generasi milenial dan Gen Z&comma; membawa perempuan paruh baya asal Yogyakarta ini membangun brand Ethnic Gendhis&comma; yang menghadirkan produk artisan batik tulis sebagai pilihan mode generasi muda&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Tidak hanya menciptakan produk-produk yang menyasar konsumen milenial dan Gen Z&comma; Erna juga menggandeng anak-anak muda sebagai pengrajin batik supaya bisa menciptakan motif dan desain yang sesuai dengan selera generasi muda&period; Selain itu&comma; ia juga memberdayakan ibu-ibu rumah tangga yang ingin tetap bisa berkarya dan menambah pendapatan di tengah tanggung jawab mengurus anak dan keluarga&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Sejak berdiri pada tahun 2018 silam&comma; produk Ethnic Gendhis yang berasal dari Yogyakarta telah dinikmati konsumen dari dalam hingga luar negeri seperti Malaysia&comma; Australia&comma; Kanada hingga Belgia&period;<&sol;p><div class&equals;"ad-middle"><p class&equals;"ad-title">ADVERTISEMENT<&sol;p><div class&equals;"ad-content"><div class&equals;"ad-content-a"><div class&equals;"ad-content-b"><div class&equals;"ad-content-c"><script async src&equals;"https&colon;&sol;&sol;pagead2&period;googlesyndication&period;com&sol;pagead&sol;js&sol;adsbygoogle&period;js&quest;client&equals;ca-pub-8882367248828292"&NewLine; crossorigin&equals;"anonymous"><&sol;script>&NewLine;<&excl;-- header 970 x 250 -->&NewLine;<ins class&equals;"adsbygoogle"&NewLine; style&equals;"display&colon;inline-block&semi;width&colon;970px&semi;height&colon;250px"&NewLine; data-ad-client&equals;"ca-pub-8882367248828292"&NewLine; data-ad-slot&equals;"6008007437"><&sol;ins>&NewLine;<script>&NewLine; &lpar;adsbygoogle &equals; window&period;adsbygoogle &vert;&vert; &lbrack;&rsqb;&rpar;&period;push&lpar;&lbrace;&rcub;&rpar;&semi;&NewLine;<&sol;script><&sol;div><&sol;div><&sol;div><&sol;div><p class&equals;"scroll-to-resume">SCROLL TO RESUME CONTENT<&sol;p><&sol;div>&NewLine;<p>&OpenCurlyDoubleQuote;Saya merintis usaha Ethnic Gendhis ini sejak tahun 2018&period; Sebelumnya&comma; saya bekerja sebagai seorang pegawai&period; Namun&comma; karena saya tidak bisa meninggalkan keluarga&comma; akhirnya saya memutuskan untuk pensiun dini dan mulai menekuni batik&comma;&&num;8221&semi; kata Erna Suseno&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Motivasi awal Erna membangun bisnis batik&comma; tidak hanya didasari oleh kesukaannya pada seni batik&comma; tetapi juga rasa keprihatinannya terhadap generasi muda terutama Gen Z yang kurang tertarik dengan batik&period; Dari situlah&comma; ia ingin berbuat sesuatu supaya anak-anak muda Gen Z bisa lebih menghargai batik dan menggunakan batik&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&OpenCurlyDoubleQuote;Saya akhirnya menciptakan batik dengan motif-motif yang menarik bagi mereka&comma; dengan desain yang eye-catching&period; Warna-warna yang digunakan menyisipkan motif tradisional&comma; kemudian dipadukan dengan pola-pola kontemporer&period; Tujuannya agar anak-anak muda tertarik dan mau mengenakan batik&comma;&&num;8221&semi; jelasnya&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Dari awalnya berfokus pada produksi kain batik&comma; Erna kemudian memperluas usahanya ke bidang dekorasi rumah&comma; menciptakan berbagai produk seperti sarung bantal&comma; hiasan dinding&comma; hingga sajadah dengan motif batik&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Untuk sarung bantal ini kita jual dengan Harga Rp180 ribu&period; Kalau kain wall decoration ini Rp250 ribu&period; Kain katun ukuran 2 meter diameter 115 cm mulai dari Rp425 ribu&period; Bahannya beda-beda jadi harganya juga beda&comma;&&num;8221&semi; ujarnya&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Situasi pandemi memberikan pelajaran berharga bagi Erna&period; Ia tersadarkan bahwa pemasaran online sangat penting untuk perkembangan bisnis&period; Untuk mengembangkan produknya&comma; Erna sering mencari inspirasi melalui internet dan memantau tren mode&comma; sambil tetap mempertahankan penggunaan warna-warna yang menarik perhatian&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Dari bisnis kain batik dan produk turunannya&comma; Erna mengungkapkan bahwa ia mampu meraih omzet yang cukup signifikan&comma; dengan pendapatan bulanan yang bisa mencapai puluhan juta&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Selama membangun usaha&comma; Erna juga menjalin kerja sama dengan UMKM lain&comma; seperti dalam pembuatan box dan tas untuk kemasan kain batik&comma; serta berkolaborasi dengan pembuat aksesoris&comma; seperti kalung&comma; yang memanfaatkan sisa-sisa kain&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Saya juga mengikuti konsep zero waste&comma; meskipun belum sampai zero banget&comma; tapi minimal sudah berusaha mengarah ke sana&period; Sisa-sisa kain dibuat jadi aksesoris yang lucu&comma; kolaborasi dengan UMKM lain&period;<&sol;p>&NewLine;<p><strong>Dukungan BRI untuk Perkembangan Ethnic Gendhis<&sol;strong><&sol;p>&NewLine;<p>Sebagai UMKM yang dibina oleh Rumah BUMN yang dikelola BRI&comma; Erna mengakui bahwa BRI telah memberikan berbagai dukungan penting bagi perkembangan bisnis Ethnic Gendhis&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Saya pernah mengikuti pelatihan dari Rumah BUMN BRI yang ada di Yogyakarta&period; Saya ikut beberapa pelatihan&comma; termasuk dapat sertifikasi untuk desain&comma; dari tingkat pemula sampai advance&period; Banyak pelatihan yang diberikan BRI&comma; saya ambil yang sesuai dengan kebutuhan saya&comma;&&num;8221&semi; kata Erna&period;<&sol;p>&NewLine;<p>BRI tidak hanya memberikan dukungan dalam hal pelatihan keterampilan dan manajerial&comma; tetapi juga membantu pemasaran produk melalui berbagai kegiatan pameran dan business matching&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Saya sudah ikut program BRI dari dulu&period; Sebelumnya BRILianpreneur&period; Waktu pandemi&comma; saya juga ikut pameran virtual yang digelar BRI&period; Bantuan BRI untuk memasarkan produk secara online sangat membantu sekali&period; Kami fokus stok barang dan BRI yang bantu memasarkan&comma;&&num;8221&semi; kata Erna yang telah menjadi nasabah BRI sejak tahun 2018 dan pengguna BRImo&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Erna bersyukur bisa kembali mendapat kesempatan untuk terlibat dalam pameran BRI UMKM EXPO&lpar;RT&rpar; 2025 yang diselenggarakan di ICE BSD pada 30 Januari-2 Februari 2025&period; Secara khusus&comma; dirinya juga mengapresiasi dukungan BRI yang bisa membawa 1&period;000 UMKM dan memfasilitasi semua kebutuhan UMKM&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Kami senang bisa diajak mengikuti pameran kali ini&period; Pameran ini jadi kesempatan brand saya lebih dikenal luas&period; Saya juga bisa ketemu sama banyak pelaku UMKM yang hebat-hebat&period; Bisa berkenalan&comma; ngobrol langsung dan saling memberikan energi positif&comma;&&num;8221&semi; tambahnya&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Seperti diketahui&comma; BRI telah sukses menyelenggarakan BRI UMKM EXPO&lpar;RT&rpar; 2025 yang resmi ditutup pada Minggu&comma; 2 Februari 2025&period; Melalui inisiatif strategis ini&comma; BRI terus berkomitmen untuk mendorong semakin banyak UMKM binaan yang naik kelas dan berhasil menjangkau pasar internasional&period; Acara yang berlangsung pada 30 Januari hingga 2 Februari 2025 di ICE BSD City tersebut sukses dihadiri oleh lebih dari 69 ribu pengunjung&comma; mencatatkan transaksi lebih dari Rp40 miliar dan berhasil merealisasikan kontrak ekspor mencapai USD 90&comma;6 juta atau sekitar Rp1&comma;5 triliun&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Pada kesempatan berbeda&comma; Direktur Utama BRI mengungkapkan bahwa BRI terus berkomitmen dalam mendukung Asta Cita Pemerintah&comma; terutama dalam meningkatkan lapangan kerja yang berkualitas&comma; mendorong kewirausahaan&comma; mengembangkan industri kreatif&comma; pemerataan ekonomi dan pengentasan kemiskinan&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Dari sisi penyaluran kredit&comma; BRI mencatatkan penyaluran kredit sebesar Rp1&period;354&comma;64 triliun atau tumbuh 6&comma;97&percnt; yoy dan seluruh segmen pinjaman tercatat tumbuh positif&period; &OpenCurlyDoubleQuote;Penyaluran kredit BRI didominasi oleh segmen UMKM dengan porsi mencapai 81&comma;97&percnt; dibandingkan dengan total kredit BRI&comma; atau dengan nominal sebesar Rp1&period;110&comma;37 triliun”&comma; imbuh Sunarso&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Dukungan bagi industri kreatif dan mendorong kewirausahaan utamanya melalui pembiayaan yang inklusif dan berkelanjutan&comma; serta berbagai inisiatif pemberdayaan untuk menumbuhkembangkan UMKM yang menjadi pilar utama pertumbuhan ekonomi Indonesia&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&OpenCurlyDoubleQuote;BRI akan fokus untuk menjaga stabilitas dan resiliensi kinerja&comma; serta akan berkomitmen untuk mendukung ekonomi kerakyatan&comma; utamanya melalui pembiayaan yang inklusif dan berkelanjutan&comma; serta berbagai inisiatif pemberdayaan untuk menumbuhkembangkan UMKM menjadi pilar utama pertumbuhan ekonomi Indonesia&comma;” pungkas Sunarso&period;&lpar;SP&rpar;&NewLine;<&sol;p>

Exit mobile version