Site icon savanaparadise.com

Cerita Pemilik Warung Indonesia  Yang Viral di Korea Selatan

&NewLine;<&excl;-- WP QUADS Content Ad Plugin v&period; 3&period;0&period;5&period;1 -->&NewLine;<div class&equals;"quads-location quads-ad1" id&equals;"quads-ad1" style&equals;"float&colon;none&semi;margin&colon;0px&semi;">&NewLine;&NewLine;<&sol;div>&NewLine;<p>Seoul&comma; Savanaparadise&period;com&comma;- Satu lagi cerita kesuksesan diaspora Indonesia di luar negeri kembali membuat geger netizen Tanah Air&period; Bermodal nasi goreng&comma; seorang pebisnis wanita bernama Ani mampu menarik perhatian warga lokal untuk mengenal&comma; mencicipi&comma; dan bahkan mencintai sajian-sajian khas Nusantara&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Ani adalah warga Indonesia yang tinggal di Korea Selatan &lpar;Diaspora&rpar; dan memiliki usaha kuliner Indonesia dengan nama Delisha Café&period; Bahkan&comma; dia ini telah sukses memiliki 2 cabang di Kota Gyeongju dan Gumi yang menyajikan bermacam menu Indonesia dengan sajian andalan nasi goreng&period;  Delisha Café berlokasi di Gyeongbuk Province&comma; Gyeongju city&comma; Dongseong-ro&comma; 143-2&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Dia menuturkan kuliner Indonesia ternyata sangat menggugah selera dan semakin diminati&comma; tidak hanya untuk orang Indonesia yang tinggal di Korea Selatan&comma; tapi orang lokal Korea Selatan&period; &&num;8220&semi;Bahkan makanan kesukaan itu justru makanan yang khas sekali terutama rendang dan nasi gorengnya” tutur Ani&period;<&sol;p><div class&equals;"ad-middle"><p class&equals;"ad-title">ADVERTISEMENT<&sol;p><div class&equals;"ad-content"><div class&equals;"ad-content-a"><div class&equals;"ad-content-b"><div class&equals;"ad-content-c"><script async src&equals;"https&colon;&sol;&sol;pagead2&period;googlesyndication&period;com&sol;pagead&sol;js&sol;adsbygoogle&period;js&quest;client&equals;ca-pub-8882367248828292"&NewLine; crossorigin&equals;"anonymous"><&sol;script>&NewLine;<&excl;-- header 970 x 250 -->&NewLine;<ins class&equals;"adsbygoogle"&NewLine; style&equals;"display&colon;inline-block&semi;width&colon;970px&semi;height&colon;250px"&NewLine; data-ad-client&equals;"ca-pub-8882367248828292"&NewLine; data-ad-slot&equals;"6008007437"><&sol;ins>&NewLine;<script>&NewLine; &lpar;adsbygoogle &equals; window&period;adsbygoogle &vert;&vert; &lbrack;&rsqb;&rpar;&period;push&lpar;&lbrace;&rcub;&rpar;&semi;&NewLine;<&sol;script><&sol;div><&sol;div><&sol;div><&sol;div><p class&equals;"scroll-to-resume">SCROLL TO RESUME CONTENT<&sol;p><&sol;div>&NewLine;<p>Ani menambahkan kunjungan restoran juga tergolong ramai dalam satu hari&comma; dan bisa meningkat tiga kali lipat lagi ketika memasuki hari libur atau akhir pekan&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Menu yang kami hidangkan juga kami variasikan mulai nasi padang&comma; nasi goreng&comma; ayam bakar&comma; bebek bakar&comma; iga bakar&comma; dan masih banyak menu favorit lainnya yang banyak diminati&comma;&&num;8221&semi; katanya&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Sebagai UMKM Binaan BNI&comma; Ani mengapresiasi semua dukungan dari BNI baik program pelatihan&comma; pembinaan dan solusi perbankan&period; &&num;8220&semi;Kemudahan pembayaran ke Indonesia jaringan nasabah BNI Xpora sangat membantu kami dalam mengakses produk-produk Indonesia untuk kami pasarkan di Delihsa Café&comma;&&num;8221&semi; sebutnya&period;<&sol;p>&NewLine;<p><strong>Warung Papi Mami <&sol;strong><&sol;p>&NewLine;<p>Selain Delisha Café&comma; ada juga Warung Papi Mami yang memiliki 2 &lpar;dua&rpar; cabang di kota Busan dan kota Sacheon&period; Pemilik warung ini bernama Nur&comma; yang awal mula buka warung di wilayah Samcheonpo&period; Jika kebetulan akan jalan-jalan ke kota Busan&comma; warung Papi Mami berlokasi di Seo-gu Nambumin-dong 643&comma; Chungmu Shopping Mension 2nd Floor&comma; No&period; 2-1<&sol;p>&NewLine;<p>Berawal dengan niat mengobati kerinduan kampung halaman Diaspora Indonesia  di Korea Selatan di daerah Jagalchi Busan&comma; Warung Papi Mami justru menjadi tujuan banyak warga Korea Selatan dan  Anak Buah Kapal &lpar;ABK&rpar; dari penjuru dunia yang bekerja sebagai yang bekerja di wilayah tersebut untuk menikmati kuliner dan produk-produk Indonesia lainnya&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Kebetulan di daerah Jagalchi ini belum ada resto Indonesia&period; Padahal banyak sekali teman-teman pekerja Indonesia yang ingin menikmati masakan nusantara&period; Adanya program Kredit Diaspora dari BNI sangat membantu kami untuk mengembangkan kuliner di wilayah ini&comma;&&num;8221&semi; sebutnya&period;<&sol;p>&NewLine;<p><strong>Dukungan BNI<&sol;strong><&sol;p>&NewLine;<p>Direktur Treasury dan Internasional BNI Henry Panjaitan mengatakan kesuksesan bisnis kuliner Indonesia ini membuat para diaspora di Korea Selatan tergugah untuk mengembangkan bisnis kulinernya supaya lebih besar lagi&period; Dari yang awalnya hanya memiliki satu restaurant Indonesia&comma; tetapi saat ini mereka berani membuka cabang di beberapa kota yang tersebar di Korea Selatan&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Menurutnya&comma; potensi usaha kuliner bagi Diaspora Indonesia ini pun menjadi perhatian bagi BNI Cabang Seoul dan hadir membantu pembiayaan untuk mengembangkan usaha kuliner di Korea Selatan&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&OpenCurlyDoubleQuote;Saat ini kami melalui BNI Cabang Seoul hadir membantu pembiayaan modal usaha Diaspora di Korea Selatan&period; Diaspora loan sebagai modal usaha dan ekspor produk serta rempah dari Indonesia yang sulit ditemukan di Korea Selatan&comma; selain itu memberikan pendampingan usaha berupa seminar literasi keuangan dan membantu perluasan pasar”&comma; ujar Henry&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Dia menyampaikan dengan adanya bantuan tersebut&comma; diharapkan para Diaspora bisa lebih terbantu dalam mengembangkan bisnisnya dan juga lebih percaya diri lagi bersaing dengan restoran-restoran negara lain di Korea Selatan&comma; seperti restoran Thailand atau Vietnam&period; &lpar;AP&rpar;&NewLine;<&sol;p>

Exit mobile version