Site icon savanaparadise.com

Cerita Adik Alm. Marsel Petu, Raup Jutaan Rupiah Dari Ide Kreatifnya Sebagai Pengrajin Bambu

Hasil karya Albertus Manyus Emanuel Sara pengrajin bambu (Foto: Chen Rasi/Savanaparadise.com)

&NewLine;<&excl;-- WP QUADS Content Ad Plugin v&period; 3&period;0&period;5&period;1 -->&NewLine;<div class&equals;"quads-location quads-ad1" id&equals;"quads-ad1" style&equals;"float&colon;none&semi;margin&colon;0px&semi;">&NewLine;&NewLine;<&sol;div>&NewLine;<p><strong>Ende&comma; Savanaparadise&period;com<&sol;strong>&comma;- Setiap orang memiliki bakat masing-masing&comma; baik itu bakat yang di bawah sejak lahir maupun bakat yang tumbuh karena ketekunannya untuk belajar dari orang-orang disekitarnya&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Pada dasarnya bakat itu akan tumbuh&comma; mengalir dan berkembang&comma; jika empu yang punya bakat tersebut mau dan memiliki keinginan yang kuat untuk menyalurkannya&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Malah sebaliknya&comma; jika bakat itu dibiarkan terpendam suatu saat ia akan hilang dengan sendirinya karena termakan usia&period;<&sol;p><div class&equals;"ad-middle"><p class&equals;"ad-title">ADVERTISEMENT<&sol;p><div class&equals;"ad-content"><div class&equals;"ad-content-a"><div class&equals;"ad-content-b"><div class&equals;"ad-content-c"><script async src&equals;"https&colon;&sol;&sol;pagead2&period;googlesyndication&period;com&sol;pagead&sol;js&sol;adsbygoogle&period;js&quest;client&equals;ca-pub-8882367248828292"&NewLine; crossorigin&equals;"anonymous"><&sol;script>&NewLine;<&excl;-- header 970 x 250 -->&NewLine;<ins class&equals;"adsbygoogle"&NewLine; style&equals;"display&colon;inline-block&semi;width&colon;970px&semi;height&colon;250px"&NewLine; data-ad-client&equals;"ca-pub-8882367248828292"&NewLine; data-ad-slot&equals;"6008007437"><&sol;ins>&NewLine;<script>&NewLine; &lpar;adsbygoogle &equals; window&period;adsbygoogle &vert;&vert; &lbrack;&rsqb;&rpar;&period;push&lpar;&lbrace;&rcub;&rpar;&semi;&NewLine;<&sol;script><&sol;div><&sol;div><&sol;div><&sol;div><p class&equals;"scroll-to-resume">SCROLL TO RESUME CONTENT<&sol;p><&sol;div>&NewLine;<p>Begitu berbeda kisah yang dialami adik Almarhum Marsel Petu &lpar;Mantan Bupati Ende&rpar;&comma; Emanuel Sara&comma; sosok pria paru baya yang memiliki bakat luar biasa sebagai pengrajin bambu&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Lulusan Sarjana Teknik ini mengaku sejak kecil dirinya tak memiliki bakat dalam dunia seni sebagai pengrajin bambu&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Ide kreatif itu muncul paska dirinya dan semua anggota keluarganha begitu merasa kehilangan sosok kakak yang mereka kagumi yakni Marsel Petu&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Saya tidak tahu&comma; paska kakak saya Marsel Petu meninggal&comma; tiba-tiba dengan sendiri muncul ide demikian&&num;8221&semi;&comma; tutur Emanuel ketika disambangi Savanaparadise&period;com di kediamannya&comma; Jl&period; Udayana&comma; Kamis &lpar;09&sol;06&sol;22&rpar;&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Emanuel menceritakan awal mula dirinya bekerja sebagai konsultan dan pekerjaan sebagai pengrajin bambu baru ia tekuni memasuki 2 tahun dari Desember 2020 hingga sekarang&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Tak disangka&comma; sebagai pengrajin bambu tidak sedikitnya buah karya tangannya yang sudah Ia hasilkan&period; Bahkan dari ide kreatifnya itu dirinya telah meraup keuntungan jutaan rupiah dari hasil jualan barang karya miliknya&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Yang sudah terjual sekitar 20an&period; Ada sarung botol Bir&comma; Cerek&comma; sarung Gelas&comma; dan gambar hiasan dinding&&num;8221&semi;&comma; ungkapnya&period;<&sol;p>&NewLine;<div style&equals;"width&colon; 640px&semi;" class&equals;"wp-video"><video class&equals;"wp-video-shortcode" id&equals;"video-384735-1" width&equals;"640" height&equals;"480" preload&equals;"metadata" controls&equals;"controls"><source type&equals;"video&sol;mp4" src&equals;"https&colon;&sol;&sol;www&period;savanaparadise&period;com&sol;wp-content&sol;uploads&sol;2022&sol;06&sol;VID-20220614-WA0042&period;mp4&quest;&lowbar;&equals;1" &sol;><&sol;video><&sol;div>&NewLine;<p>Selain karya tangan yang sudah dihasilkan di atas dan laku terjual&comma; Emanuel mengatakan sebenarnya banyak ide-ide lain atau karya-karya lain yang pingin dia tuangkan&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Namun karena keterbatasan tenaga kerja yang memiliki seni dan mau bekerja sama dengannya itulah yang membuat pasokan barang yang dihasilkan sangat terbatas&period; Ditambah kendala modal sebagai faktor pendukung dalam menjalankan usaha itu&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Sekalipun mendapat kendala&comma; sepertinya tak menciut nyali Emanuel untuk terus berkarya&comma; mengembangkan ide-ide kreatifnya sebagai pengrajin bambu&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Buktinya&comma; saat dijumpai wartawan dikediamannya&comma; Emanuel baru menyelasaikan karya tangannya yakni gambar hiasan dinding ukuran 20&&num;215&semi;15 dan juga satu buah kursi santai&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Kursi santai ini kalau sudah selesai&comma; nanti saya akan menjualnya dengan harga Rp&period; 300&period;000&&num;8221&semi;&comma; ujar Emanuel dengan nada sopan dan penuh ramah&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Sebagai manusia yang memiliki keterbatasan&comma; tak sungkan Emanuel pun sekali-kali melontarkan keluhannya terhadap beberapa konsumen yang menawarkan hasil karyanya untuk dibeli&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Terkadang dirinya mengaku kesal kepada konsumen yang menganggap hasil karya orang lain sepertinya tak bernilai apa-apa&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Kalau soal pemasaran itu menyangkut harga kerena seringkali orang menganggap hasil karya orang tak bernilai&&num;8221&semi;&comma; tutur dia&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Kendati demikian&comma; tak secuilpun ada rasa kebencian dalam hatinya bila menemukan orang-orang yang memiliki karakter demikian&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Setelah bincang-bincang dengan Emanuel&comma; si jenius yang memanfaatkan bambu untuk menghasilkan pundi-pundi uang timbul pertanyaan entah mengapa dan dapat idenya dari mana&comma; tampak seluruh karya tangan Emanuel ini terbuat dari bambu&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Ketika ditanya wartawan soal itu&comma; Emanuel menerangkan bambu itu motifnya sangat bagus dan apabila tidak dimanfaatkan menurutnya hal tersebut sangat rugi besar&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Sebab&comma; bagi dia bambu itu memiliki banyak manfat&comma; bukan saja dijadikan sebagai asesoris gantungan kunci ataupun hiasan di dinding tapi lebih dari pada itu&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Menurutnya pula bambu merupakan pilihannya karena tidak sulit dan sangat mudah untuk mendapatkannya&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Ini sebagai petunjuk bagi orang Ende agar jangan menganggap bambu secara sepele karena saya melihat bagaimana bambu di Ende tidak di manfaatkan secara baik&&num;8221&semi;&comma; tandasnya&period;<&sol;p>&NewLine;<p><strong>Penulis&colon; Chen Rasi<&sol;strong>&NewLine;<&sol;p>

Exit mobile version