Site icon savanaparadise.com

Catut Nama Lembaga Negara, Jaksa Periksa Rekaman Diduga Oknum Politisi Golkar NTT

&NewLine;<&excl;-- WP QUADS Content Ad Plugin v&period; 3&period;0&period;5&period;1 -->&NewLine;<div class&equals;"quads-location quads-ad1" id&equals;"quads-ad1" style&equals;"float&colon;none&semi;margin&colon;0px&semi;">&NewLine;&NewLine;<&sol;div>&NewLine;<p>KUPANG&comma;<strong>Savanaparadise&period;Com-<&sol;strong> Rekaman suara diduga salah satu oknum Politisi Golkar NTT berinisial MA beredar luas di media sosial&period; Dalam rekaman suara itu menyebutkan sejumlah lembaga negara termasuk TNI&comma; Polri dan Kejaksaan telah diarahkan untuk pemenangan pasangan Emanuel Melkiades Laka Lena- Johni Asadoma &lpar;Melki-Johni&rpar; di Pilgub NTT 2024&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Buntut beredarnya rekaman tersebut&comma; Kejaksaan Tinggi &lpar;Kejati&rpar; Nusa Tenggara Timur &lpar;NTT&rpar; pun bersikap&period; Saat ini&comma; Kejati NTT sedang mempelajari isi rekaman suara yang mirip dengan oknum Politisi Golkar NTT&comma; MA&period; Mantan anggota DPRD Provinsi NTT itu pun terancam dipanggil untuk memberikan klarifikasi&comma; apabila benar rekaman tersebut adalah suaranya&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Sudah ada perintah tegas dari Kajati NTT&comma; Zet Tadung Allo untuk periksa rekaman suara yang beredar luas yang menyatakan bahwa kejaksaan diarahkan untuk menangkan Paket Melki &&num;8211&semi; Johni&comma;&&num;8221&semi; tegas Kepala Seksi Penerangan Umum &lpar;Kasi Penkum&rpar; Kejati NTT&comma; Raka Putra Dharmana&comma; Sabtu &lpar;23&sol;11&sol;2024&rpar; siang&period;<&sol;p><div class&equals;"ad-middle"><p class&equals;"ad-title">ADVERTISEMENT<&sol;p><div class&equals;"ad-content"><div class&equals;"ad-content-a"><div class&equals;"ad-content-b"><div class&equals;"ad-content-c"><script async src&equals;"https&colon;&sol;&sol;pagead2&period;googlesyndication&period;com&sol;pagead&sol;js&sol;adsbygoogle&period;js&quest;client&equals;ca-pub-8882367248828292"&NewLine; crossorigin&equals;"anonymous"><&sol;script>&NewLine;<&excl;-- header 970 x 250 -->&NewLine;<ins class&equals;"adsbygoogle"&NewLine; style&equals;"display&colon;inline-block&semi;width&colon;970px&semi;height&colon;250px"&NewLine; data-ad-client&equals;"ca-pub-8882367248828292"&NewLine; data-ad-slot&equals;"6008007437"><&sol;ins>&NewLine;<script>&NewLine; &lpar;adsbygoogle &equals; window&period;adsbygoogle &vert;&vert; &lbrack;&rsqb;&rpar;&period;push&lpar;&lbrace;&rcub;&rpar;&semi;&NewLine;<&sol;script><&sol;div><&sol;div><&sol;div><&sol;div><p class&equals;"scroll-to-resume">SCROLL TO RESUME CONTENT<&sol;p><&sol;div>&NewLine;<p>Raka Putra Dharmana menegaskan bahwa Kejaksaan netral dan tidak memihak&comma; atau mendukung salah satu Pasangan Calon &lpar;Paslon&rpar; dalam Pilgub NTT 27 November 2024 mendatang&period; Sehingga dia membantah isi rekaman suara yang seolah-olah diarahkan untuk mendukung paslon tertentu&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Saya tidak pernah dengar rekaman suaranya&comma; tapi saya bisa pastikan Kejaksaaan itu netral tidak ada mendukung calon siapapun dan tidak ada perintah untuk mendukung pasangan calon siapapun&comma;&&num;8221&semi; tegas Raka Putra Dharmana&period; &lpar;&ast;&rpar;&NewLine;<&sol;p>

Exit mobile version