Site icon savanaparadise.com

Catatan Politik Raymundus Sau Fernandez , Orang Kecil Yang Terbiasa Susah (2)

&NewLine;<&excl;-- WP QUADS Content Ad Plugin v&period; 3&period;0&period;5&period;1 -->&NewLine;<div class&equals;"quads-location quads-ad1" id&equals;"quads-ad1" style&equals;"float&colon;none&semi;margin&colon;0px&semi;">&NewLine;&NewLine;<&sol;div>&NewLine;<figure id&equals;"attachment&lowbar;291941" aria-describedby&equals;"caption-attachment-291941" style&equals;"width&colon; 500px" class&equals;"wp-caption aligncenter"><a href&equals;"http&colon;&sol;&sol;www&period;savanaparadise&period;com&sol;wp-content&sol;uploads&sol;2017&sol;12&sol;IMG-20170225-WA0044&period;jpg"><img class&equals;"size-full wp-image-291941" src&equals;"http&colon;&sol;&sol;www&period;savanaparadise&period;com&sol;wp-content&sol;uploads&sol;2017&sol;12&sol;IMG-20170225-WA0044&period;jpg" alt&equals;"" width&equals;"500" height&equals;"333" &sol;><&sol;a><figcaption id&equals;"caption-attachment-291941" class&equals;"wp-caption-text">Raymundus Sau Fernandez bersama masyarakat petani di TTU sedang mempersiapkan musim tanam&period; kala itu Ray masih menjabat Wakil Bupati TTU<&sol;figcaption><&sol;figure>&NewLine;<p><strong>Meski telah terpilih menjadi Bupati TTU periode 201<&sol;strong><strong>6<&sol;strong><strong>-20<&sol;strong><strong>2<&sol;strong><strong>1&comma; namun Ray Fernandez tak pernah berubah&period; Ia tetap merasa diri sebagai orang kecil yang terbiasa dengan keadaan susah&period; <&sol;strong><&sol;p>&NewLine;<p>&OpenCurlyDoubleQuote;Bagi saya menjadi bupati hal yang biasa&period; Saya tetap orang kecil yang sudah terbiasa dengan keadaan susah&comma;” kata Raymundus Sau Fernandez&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Ia mengatakan&comma; istrinya pun berasal dari keluarga pegawai negeri sipil dengan golongan kecil&period; &OpenCurlyDoubleQuote;Jadi sudah terbiasa dengan hidup susah&period; Bapak saya bekerja di sawah dan bagi saya itu sudah biasa&period; Karena itu adalah bagian dari profesinya&comma;” tuturnya&period; Ketika masih kuliah&comma; Raymundus Sau Fernandez  mengaku biasa bekerja di sawah membantu ayahnya&comma; juga memelihara ternak&period;<&sol;p><div class&equals;"ad-middle"><p class&equals;"ad-title">ADVERTISEMENT<&sol;p><div class&equals;"ad-content"><div class&equals;"ad-content-a"><div class&equals;"ad-content-b"><div class&equals;"ad-content-c"><script async src&equals;"https&colon;&sol;&sol;pagead2&period;googlesyndication&period;com&sol;pagead&sol;js&sol;adsbygoogle&period;js&quest;client&equals;ca-pub-8882367248828292"&NewLine; crossorigin&equals;"anonymous"><&sol;script>&NewLine;<&excl;-- header 970 x 250 -->&NewLine;<ins class&equals;"adsbygoogle"&NewLine; style&equals;"display&colon;inline-block&semi;width&colon;970px&semi;height&colon;250px"&NewLine; data-ad-client&equals;"ca-pub-8882367248828292"&NewLine; data-ad-slot&equals;"6008007437"><&sol;ins>&NewLine;<script>&NewLine; &lpar;adsbygoogle &equals; window&period;adsbygoogle &vert;&vert; &lbrack;&rsqb;&rpar;&period;push&lpar;&lbrace;&rcub;&rpar;&semi;&NewLine;<&sol;script><&sol;div><&sol;div><&sol;div><&sol;div><p class&equals;"scroll-to-resume">SCROLL TO RESUME CONTENT<&sol;p><&sol;div>&NewLine;<p>Bagi istri dan anak-anaknya&comma; sebut dia&comma; mungkin karena  tidak diperbiasakan menjadi istri dan anak-anak pejabat&comma; jadi mereka sangat sederhana&comma; makan juga apa adanya&period; &OpenCurlyDoubleQuote;Ada teman-teman wartawan yang kadang saya ajak makan di rumah&comma; kadang mereka kurang yakin dengan apa yang kami makan&comma; karena semuanya serba sederhana&period; Dari dulu juga kami seperti rakyat biasa umumnya&period; Kalau ada ubi kita makan ubi&comma; ada jagung kita makan jagung&period; Jangan sampai  hanya karena status sudah jadi bupati jadi makanannya juga ikut berubah jadi makanan pejabat&period; Itulah pengalaman yang saya alami&comma;” tutur Raymundus Sau Fernandez yang juga  mantan aktifis GMNI ini&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Menurutnya&comma; ia telah banyak kali  mengalami pengalaman buruk&comma; di antaranya pernah dipukul oleh camat&comma; dilempar oleh teman-teman pengurus camat&comma; dan pernah juga dikeroyok&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&OpenCurlyDoubleQuote;Saya lalu merefleksi&comma; mungkin itu adalah bagian dari perjalanan hidup saya&period; Untuk menjadi besar seperti sekarang&comma; saya rasa ujiannya cukup banyak&period; Saya juga sangat bersyukur karena Tuhan melindungi dan memberkati saya sehingga saya dapat melewati semua cobaan itu&comma;” ujar Raymundus Sau Fernandez&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Ia juga menjelaskan&comma; rumah pribadi yang saat ini ditempati di bilangan kilometer lima adalah hasil kredit dengan harga sekitar Rp700 juta&period; &OpenCurlyDoubleQuote;Rumah itu bukan hasil dari gaji saya sebagai wakil bupati&comma; tetapi saya cicil dengan penghasilan lain&comma; di antaranya pemasukan dari sebuah armada truk yang saya miliki&comma; hasil kebun&comma; sawah dan hasil menjual sapi&comma;” jelas Raymundus Sau Fernandez&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Ia juga mengaku bahwa ia banyak berteman dengan mereka yang punya hobi sama terhadap kuda&period; &OpenCurlyDoubleQuote;Mereka bukan aparat pemerintahan&period; Mereka adalah orang-orang swasta murni&comma; membuka usaha toko atau rumah makan&period; Berteman dengan mereka cukup membantu saya&comma; terlebih dalam hajatan partai dengan cara memberikan bon&period; Sampai dengan kampanye kemarin pun&comma; bon-bon saya tetap dilayani karena pertemanan kami sudah lama&period; Biasanya sekitar satu atau dua bulan&comma; bon-bon tersebut sudah kami lunasi&period; Dalam urusan bon ini kami tidak pakai sistem tagih&comma;” kata Raymundus Sau Fernandez&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Ia menambahkan&comma; selama proses pemilukada 2010-2015&comma; ia cukup banyak mengeluarkan biaya&comma; termasuk beli hewan untuk makan minum&period; &OpenCurlyDoubleQuote;Babi memang habis cukup banyak&comma; 214 ekor&period; Itu jumlah yang besar&period; Kalau sapi kami habiskan 87 ekor&period; Saya menghitung semua&comma; mulai dari proses sosialisasi sampai dengan proses pelantikan&period; Dan memang semua ini tidak semata-mata milik saya&comma; tetapi juga dari keluarga&period; Ada mertua dan bapak mama kandung saya&comma;” ujarnya&period;<&sol;p>&NewLine;<figure id&equals;"attachment&lowbar;291972" aria-describedby&equals;"caption-attachment-291972" style&equals;"width&colon; 960px" class&equals;"wp-caption aligncenter"><a href&equals;"http&colon;&sol;&sol;www&period;savanaparadise&period;com&sol;wp-content&sol;uploads&sol;2017&sol;12&sol;IMG-20160421-WA0000&period;jpg"><img class&equals;"size-full wp-image-291972" src&equals;"http&colon;&sol;&sol;www&period;savanaparadise&period;com&sol;wp-content&sol;uploads&sol;2017&sol;12&sol;IMG-20160421-WA0000&period;jpg" alt&equals;"" width&equals;"960" height&equals;"1280" &sol;><&sol;a><figcaption id&equals;"caption-attachment-291972" class&equals;"wp-caption-text">walaupun sudah menjadi Bupati TTU periode ke 2&comma; Ray tetap menjadi sosok yang bersahaja&period; dikediaman pribadinya Ia tidak mempunyai pembantu&sol;Foto Dok Elas Jawamara<&sol;figcaption><&sol;figure>&NewLine;<p>Ia menambahkan&comma; selama menjadi wakil bupati hingga kini jadi bupati&comma; banyak hal yang dirasakan tidak menyenangkan yang dilakukan orang-orang tertentu&period; &OpenCurlyDoubleQuote;Tapi saya berusaha untuk tidak menganggap apa yang mereka lakukan&period; Walau mereka seperti tidak menganggap saya&comma; saya menanggapi itu sebagai angin lalu&period; Tetapi dengan itu juga semakin mengasah saya untuk selalu sabar&comma; rendah hati dan paling tidak menjadi semakin matang&comma;” kata Raymundus Sau Fernandez&period; <strong>&lpar;Bersambung&rpar;<&sol;strong>&NewLine;<&sol;p>

Exit mobile version