Site icon savanaparadise.com

Bupati Sumba Timur Belum Tetapkan Darurat Bencana Hama Belalang

&NewLine;<&excl;-- WP QUADS Content Ad Plugin v&period; 3&period;0&period;5&period;1 -->&NewLine;<div class&equals;"quads-location quads-ad1" id&equals;"quads-ad1" style&equals;"float&colon;none&semi;margin&colon;0px&semi;">&NewLine;&NewLine;<&sol;div>&NewLine;<p><figure id&equals;"attachment&lowbar;228928" aria-describedby&equals;"caption-attachment-228928" style&equals;"width&colon; 960px" class&equals;"wp-caption aligncenter"><img src&equals;"http&colon;&sol;&sol;www&period;savanaparadise&period;com&sol;wp-content&sol;uploads&sol;2016&sol;07&sol;received&lowbar;1397691223590745&period;jpeg" alt&equals;"Foto &colon; Herman Njurumana" width&equals;"960" height&equals;"720" class&equals;"size-full wp-image-228928" &sol;><figcaption id&equals;"caption-attachment-228928" class&equals;"wp-caption-text">Foto &colon; Herman Njurumana<&sol;figcaption><&sol;figure><br &sol;>&NewLine;Waingapu&comma; Savanaparadise&period;com&comma;- Serangan hama Belalang Kumbara di Kabupaten Sumba Timur semakin mengkwatirkan&period; Hingga kini sudah lima kecamatan yakni&comma; Kecamatan Pandawai&comma; Kahaungu Eti&comma; Pahunga Lodu&comma; Haharau dan Rindi yang terkena paparan serangan hama belalang&period; <&sol;p>&NewLine;<p>Bupati Sumba Timur&comma; Gidion Mbiliyora Kepada SP mengatakan Pemerintah belum menetapkan Satus Darurat Bencana karena serangan hama belalang masih terkonsentrasi di padang-padang&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&OpenCurlyDoubleQuote; Kita belum tetapkan sebagai bencana karena &lpar;belalang-red&rpar; lebih terkonsentrasi di padang walaupun ada sebagian kecil yang di lahan penduduk tapi sudah panen dan yang belum panen di bawah 10 hektar yang terkena hama belalang&comma;” kata Gidion&comma; Selasa&comma; 12&sol;07&period;<&sol;p><div class&equals;"ad-middle"><p class&equals;"ad-title">ADVERTISEMENT<&sol;p><div class&equals;"ad-content"><div class&equals;"ad-content-a"><div class&equals;"ad-content-b"><div class&equals;"ad-content-c"><script async src&equals;"https&colon;&sol;&sol;pagead2&period;googlesyndication&period;com&sol;pagead&sol;js&sol;adsbygoogle&period;js&quest;client&equals;ca-pub-8882367248828292"&NewLine; crossorigin&equals;"anonymous"><&sol;script>&NewLine;<&excl;-- header 970 x 250 -->&NewLine;<ins class&equals;"adsbygoogle"&NewLine; style&equals;"display&colon;inline-block&semi;width&colon;970px&semi;height&colon;250px"&NewLine; data-ad-client&equals;"ca-pub-8882367248828292"&NewLine; data-ad-slot&equals;"6008007437"><&sol;ins>&NewLine;<script>&NewLine; &lpar;adsbygoogle &equals; window&period;adsbygoogle &vert;&vert; &lbrack;&rsqb;&rpar;&period;push&lpar;&lbrace;&rcub;&rpar;&semi;&NewLine;<&sol;script><&sol;div><&sol;div><&sol;div><&sol;div><p class&equals;"scroll-to-resume">SCROLL TO RESUME CONTENT<&sol;p><&sol;div>&NewLine;<p>Dijelaskannya pihak sudah melakukan melakukan berbagai tindakan pencegahan hama belalang yang sudah menyerang Sumba Timur dalam beberapa pecan terakhir&period; Menurutnya situasi tersebut juga sudah dilaporkan kepada Pemerintah Provinsi NTT&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&OpenCurlyDoubleQuote; Kita sementara tangani sekarang&period; Kita juga sudah minta bantuan Gubernur NTT terutama obat-obatan &period; hari ini juga dari Provinsi ada turun ke Waingapu&comma;” kata Gidion&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Sebelumnya&comma; Walhi NTT mendesak Pemerintah Daerah Sumba Timur untuk menetapkan status tanggap darurat atas hama belalang&period; Dengan kondisi yang terjadi saat ini serangan hama belalang akan menghancurkan wilayah produksi rakyat di Sumba Timur&period;<&sol;p>&NewLine;<p>” Hama Belalang Kumbara telah menyerang Kabupaten Sumba Timur dalam kurun waktu sejak pertengahan Juni 2016 lalu&period; dalam perjalanannya&comma; wabah ini kian meluas daerah jangkauannya&comma; yang semula hanya di satu kecamatan di Rindi&comma; kini telah mencapai empat kecamatan yakni Kecamatan Rindi&comma; Umalulu&comma; Kahaungu Eti dan Kecamatan Pandawai&comma;” Kata Direktur Eksekutif Walhi NTT&comma; Wulang Tanaamahu Paranggi dalam rilis yang diterima SP&comma; Minggu&comma; 10&sol;07&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Tingkat keterancaman terhadap wilayah produksi petani dan peternak sangat tinggi dan berpotensi akan lebih signifikan dampak negatifnya dibanding peristiwa masa lalu bila tidak segera ditanggulangi secara komprehensif&period;&lpar;SP&rpar;&NewLine;<&sol;p>

Exit mobile version