Site icon savanaparadise.com

Bikin Konten Bernuansa Negatif dan Libatkan Paus Fransiskus, Remaja di Sumba Barat Diamankan Polisi dan Minta Maaf ke Umat Katolik

&NewLine;<&excl;-- WP QUADS Content Ad Plugin v&period; 3&period;0&period;5&period;1 -->&NewLine;<div class&equals;"quads-location quads-ad1" id&equals;"quads-ad1" style&equals;"float&colon;none&semi;margin&colon;0px&semi;">&NewLine;&NewLine;<&sol;div>&NewLine;<p><strong>Waikabubak Savanaparadise&period;com&comma;<&sol;strong>&&num;8211&semi; Media sosial saat ini merupakan salah satu media komunikasi dalam bersosialisasi satu sama lain&period; Namun naasnya&comma; masih begitu banyak oknum yang justru menjadikan media sosial sebagai alat untuk menyebarkan konten bernuansa negatif&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Satu hari yang lalu Selasa&comma; &lpar;08&sol;06&sol;2021&rpar; khususnya di Kabupaten Sumba Barat dihebohkan dengan adanya postingan seorang anak SMA berinisial AM yang memposting video bernuansa negatif dengan melibatkan seorang tokoh agama dunia yaitu Paus Fransiskus&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Dalam video yang berdurasi 21 detik tersebut&comma; AM Tokoh Agama Paus Fransiskus dengan gestur yang tidak seharusnya&period;<&sol;p><div class&equals;"ad-middle"><p class&equals;"ad-title">ADVERTISEMENT<&sol;p><div class&equals;"ad-content"><div class&equals;"ad-content-a"><div class&equals;"ad-content-b"><div class&equals;"ad-content-c"><script async src&equals;"https&colon;&sol;&sol;pagead2&period;googlesyndication&period;com&sol;pagead&sol;js&sol;adsbygoogle&period;js&quest;client&equals;ca-pub-8882367248828292"&NewLine; crossorigin&equals;"anonymous"><&sol;script>&NewLine;<&excl;-- header 970 x 250 -->&NewLine;<ins class&equals;"adsbygoogle"&NewLine; style&equals;"display&colon;inline-block&semi;width&colon;970px&semi;height&colon;250px"&NewLine; data-ad-client&equals;"ca-pub-8882367248828292"&NewLine; data-ad-slot&equals;"6008007437"><&sol;ins>&NewLine;<script>&NewLine; &lpar;adsbygoogle &equals; window&period;adsbygoogle &vert;&vert; &lbrack;&rsqb;&rpar;&period;push&lpar;&lbrace;&rcub;&rpar;&semi;&NewLine;<&sol;script><&sol;div><&sol;div><&sol;div><&sol;div><p class&equals;"scroll-to-resume">SCROLL TO RESUME CONTENT<&sol;p><&sol;div>&NewLine;<p>Terkait penyebaran video tersebut&comma; Tim Cyber &ZeroWidthSpace;&ZeroWidthSpace;Troops Polres Sumba Barat bersama Unit Tipidter Sat Reskrim Polres Sumba Barat langsung melaksanakan patroli cyber untuk mengetahui keberadaan AM&period; Setelah mengetahui keberadaan AM&comma; Sat Reskrim Polres Sumba Barat langsung segera temui AM di rumahnya dan dibawa ke Polres Sumba Barat untuk proses pemeriksaan lebih lanjut pada Selasa&comma; &lpar;08&sol;06&sol;2021&rpar;&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Kemudian pada hari Rabu&comma; &lpar;09&sol;06&sol;2021&rpar;&comma; AM bersama orang tuanya yang didampingi oleh Kapolres Sumba Barat AKBP FX Irwan Arianto&comma; SIK&period;&comma; MH melakukan permintaan maaf melalui video kepada seluruh masyarakat khususnya Umat Katholik&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Terlepas dari permintaan maaf pihak Keluarga AM&comma; Kapolres Sumba Barat juga berkoordinasi dengan orang tua maupun Kepala Sekolah AM agar anak-anak tersebut terus waspada serta diingatkan agar tidak lagi membuat hal serupa yang dapat berdampak buruk bagi situasi Kamtibmas&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Kapolres Sumba Barat juga menghimbau kepada seluruh masyarakat agar cerdas dalam bermedia sosial&comma; sehingga postingan tidak menimbulkan isu provokasi maupun konflik sosial di tengah masyarakat&period;<&sol;p>&NewLine;<p><strong>Sumber&colon; Humas Polres Sumba Barat<&sol;strong>&NewLine;<&sol;p>

Exit mobile version