Site icon savanaparadise.com

Berkaca Dari Pilgub, Tim Prabowo-Hatta Tolak PNS jadi Tim Sukses

&NewLine;<&excl;-- WP QUADS Content Ad Plugin v&period; 3&period;0&period;5&period;1 -->&NewLine;<div class&equals;"quads-location quads-ad1" id&equals;"quads-ad1" style&equals;"float&colon;none&semi;margin&colon;0px&semi;">&NewLine;&NewLine;<&sol;div>&NewLine;<p>Kupang&comma; Savanaparadise&period;com&comma;- Ketua DPD Partai Gerindra NTT sekaligus Ketua Tim Pemenangan Prabowo-Hatta NTT&comma; Esthon Foenay meminta unsur pemerintah daerah&comma; khususnya pegawai negeri sipil &lpar;PNS&rpar; di NTT untuk tidak terlibat politik praktis dalam pemilihan presiden dan wakil presiden &lpar;Pilpres&rpar; 9 Juli nanti&period; Imbauan ini disampaikan Esthon Selasa &lpar;27&sol;5&rpar; kemarin&period;<&sol;p>&NewLine;<p> &&num;8220&semi;Tinggal 45 hari masuk dalam pemilihan &lpar;Pilpres&rpar;&period; Saya mengimbau agar semua komponen penyelanggara bisa berada pada suatu kondisi dengan warna disiplin yang tinggi&period; Semua PNS diminta untuk jangan coba-coba terlibat&comma;&&num;8221&semi; kata Esthon&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Ia khawatir jika pimpinan daerah yang memegang kendlai kekuasaan di daerah ikut menggerakkan PNS untuk ikut serta dalam mengkampanyekan calon presiden dan wakil presiden tertentu&period;<&sol;p><div class&equals;"ad-middle"><p class&equals;"ad-title">ADVERTISEMENT<&sol;p><div class&equals;"ad-content"><div class&equals;"ad-content-a"><div class&equals;"ad-content-b"><div class&equals;"ad-content-c"><script async src&equals;"https&colon;&sol;&sol;pagead2&period;googlesyndication&period;com&sol;pagead&sol;js&sol;adsbygoogle&period;js&quest;client&equals;ca-pub-8882367248828292"&NewLine; crossorigin&equals;"anonymous"><&sol;script>&NewLine;<&excl;-- header 970 x 250 -->&NewLine;<ins class&equals;"adsbygoogle"&NewLine; style&equals;"display&colon;inline-block&semi;width&colon;970px&semi;height&colon;250px"&NewLine; data-ad-client&equals;"ca-pub-8882367248828292"&NewLine; data-ad-slot&equals;"6008007437"><&sol;ins>&NewLine;<script>&NewLine; &lpar;adsbygoogle &equals; window&period;adsbygoogle &vert;&vert; &lbrack;&rsqb;&rpar;&period;push&lpar;&lbrace;&rcub;&rpar;&semi;&NewLine;<&sol;script><&sol;div><&sol;div><&sol;div><&sol;div><p class&equals;"scroll-to-resume">SCROLL TO RESUME CONTENT<&sol;p><&sol;div>&NewLine;<p> &&num;8220&semi;Kalau ikut sosialisasikan calon presiden dan wakil presiden maka itu sudah terang-terangan melanggar ketentuan yang berlaku&comma;&&num;8221&semi; kata Esthon yang berkaca pada pengalaman pilkada di NTT beberapa waktu lalu&period; <&sol;p>&NewLine;<p>Ia meminta agar sebagai penyelenggara negara&comma; PNS juga harus memberi contoh yang baik&period; Harus memberikan pendidikan politik yang baik&period; Demikian juga para pimpinan daerah&comma; baik di kabupaten maupun provinsi&period;<&sol;p>&NewLine;<p> &&num;8220&semi;Jangan gunakan otoritas kekuasaan untuk mau memenangkan pilpres dengan cara-cara yang tidak terhormat&period; Itu pemimpin kerdil&period; Bukan negarawan&comma;&&num;8221&semi; kata mantan Wakil Gubernur NTT ini&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Secara tegas ia menyatakan&comma; apabila dalam penyelenggaraan pilpres&comma; ada oknum PNS atau aparat hukum yang menawarkan jasanya melakukan kampanye dan sosialisasi pasangan Prabowo-Hatta&comma; dirinya akan menolak&period; <&sol;p>&NewLine;<p>Ia menegaskan&comma; kampanye harus dilakukan secara profesional&period; Hal ini dimaksudkan agar pilpres berjalan dengan sukses sehingga menghasilkan pemimpin bangsa yang baik dan bermartabat&period; <&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Mari kita menghargai proses ini dengan melaksanakan nilai-nilai demokrasi dan budaya yang beretika&comma;&&num;8221&semi; tambah Esthon&period; &lpar;<strong>Prabowo-Hatta Media Center&rpar;<br &sol;>&NewLine;<&sol;strong>&NewLine;<&sol;p>

Exit mobile version