Site icon savanaparadise.com

Berbekal Pelatihan & Pinjaman dari BRI, Penjual Nasi Kuning Pinggir Jalan Sukses Jadi Pengusaha Makanan

&NewLine;<&excl;-- WP QUADS Content Ad Plugin v&period; 3&period;0&period;5&period;1 -->&NewLine;<div class&equals;"quads-location quads-ad1" id&equals;"quads-ad1" style&equals;"float&colon;none&semi;margin&colon;0px&semi;">&NewLine;&NewLine;<&sol;div>&NewLine;<p>Manado&comma; Savanaparadise&period;com&comma; – Berawal dari jualan nasi kuning di pinggir jalan kota Manado&comma; Rey Maya Veronika sekarang memiliki penghasilan hingga puluhan juta dari usaha produk olahan Pangan yang diberi nama &OpenCurlyDoubleQuote;Miyuki”&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&nbsp&semi;<&sol;p>&NewLine;<p>Perempuan yang akrab dipanggil Maya ini telah berjualan nasi kuning sejak 1999&period; Saat itu&comma; para konsumen sangat menyukai abon cakalang dan hanya ingin membeli abon cakalang saja&period;<&sol;p><div class&equals;"ad-middle"><p class&equals;"ad-title">ADVERTISEMENT<&sol;p><div class&equals;"ad-content"><div class&equals;"ad-content-a"><div class&equals;"ad-content-b"><div class&equals;"ad-content-c"><script async src&equals;"https&colon;&sol;&sol;pagead2&period;googlesyndication&period;com&sol;pagead&sol;js&sol;adsbygoogle&period;js&quest;client&equals;ca-pub-8882367248828292"&NewLine; crossorigin&equals;"anonymous"><&sol;script>&NewLine;<&excl;-- header 970 x 250 -->&NewLine;<ins class&equals;"adsbygoogle"&NewLine; style&equals;"display&colon;inline-block&semi;width&colon;970px&semi;height&colon;250px"&NewLine; data-ad-client&equals;"ca-pub-8882367248828292"&NewLine; data-ad-slot&equals;"6008007437"><&sol;ins>&NewLine;<script>&NewLine; &lpar;adsbygoogle &equals; window&period;adsbygoogle &vert;&vert; &lbrack;&rsqb;&rpar;&period;push&lpar;&lbrace;&rcub;&rpar;&semi;&NewLine;<&sol;script><&sol;div><&sol;div><&sol;div><&sol;div><p class&equals;"scroll-to-resume">SCROLL TO RESUME CONTENT<&sol;p><&sol;div>&NewLine;<p>&nbsp&semi;<&sol;p>&NewLine;<p>Tahun 2016&comma; Disperindag Pemkot Manado mengadakan pelatihan UMKM&comma; oleh karena program pelatihan tersebut ia merintis usaha dengan produk olahan abon cakalang kemasan&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&nbsp&semi;<&sol;p>&NewLine;<p>&OpenCurlyDoubleQuote;Kebetulan di tahun 2016 saya baru diajak sama teman untuk ikut pelatihan&comma; dan saya lihat ternyata abonnya bisa dipacking&period; Dari pelatihan itu saya mencoba&comma; pas jualan nasi kuning pembeli nanya ke saya &OpenCurlyQuote;bisa gak beli abonnya saja&comma; atau sambelnya saja’&comma; saya bilang bisa&comma; tapi saat itu belum ada packingan&comma;” jelasnya&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&nbsp&semi;<&sol;p>&NewLine;<p>Saat itu packaging abon cakalang dan sambal masih di plastik mika&period; Tapi setelah ikut berbagai pelatihan&comma; Maya memutuskan membuat kemasan yang lebih layak&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&nbsp&semi;<&sol;p>&NewLine;<p><strong>Dapat Pinjaman Modal BRI<&sol;strong><&sol;p>&NewLine;<p>&nbsp&semi;<&sol;p>&NewLine;<p>Seiring berjalan waktu&comma; usaha Olahan Pangan Miyuki berkembang dan terus berinovasi mengeluarkan produk-produk baru seperti sambal roa dan sambal goreng kentang&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&nbsp&semi;<&sol;p>&NewLine;<p>Perempuan berusia 42 tahun ini mengatakan&comma; modal awal membuka usaha tahun 2016 hanya Rp 3 juta&period; Maya mendapatkan pinjaman KUR dari BRI Rp 5 juta dan saat ini pinjaman telah mencapai Rp 100 juta&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&nbsp&semi;<&sol;p>&NewLine;<p>Maya mengaku sangat senang mendapatkan pinjaman modal usaha dari BRI karena menopang bisnisnya&period; Bukan hanya bantuan pembiayaan&comma; BRI turut menolong dalam hal pemasaran&period; Produk Maya seringkali diikut sertakan dalam kegiatan-kegiatan BRI&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&nbsp&semi;<&sol;p>&NewLine;<p>Maya bermimpi bisa seperti teman-teman yang sukses menjalankan usaha&comma; dan produknya masuk ke toko oleh-oleh&period; Pada 2019&comma; Maya diingatkan oleh teman-nya untuk memiliki izin usaha&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&nbsp&semi;<&sol;p>&NewLine;<p>Akhirnya setelah mengikuti pelatihan&comma; Maya bisa mengurus perizinan yang dibutuhkan pada 2019&period; Produknya pun diterima pasar dan toko oleh-oleh terkenal di Kota Manado&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&nbsp&semi;<&sol;p>&NewLine;<p>Pada akhir 2019&comma; omzet usaha Miyuki turun hingga 90 persen karena jumlah wisatawan menurun di Manado&period; Kerugiannya mencapai jutaan rupiah&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&nbsp&semi;<&sol;p>&NewLine;<p>&OpenCurlyDoubleQuote;Untuk Manado yang paling ramai turis dari China&comma; Korea&comma; tapi pas masuk 2020 memang amblas semua&period; Saya justru sampai rugi&comma; padahal baru mau mulai memasok ke toko-toko&period; Saya baru 3-4 kali mendistribusikan ke toko oleh-oleh dengan jumlah yang cukup banyak&comma;” ujarnya<&sol;p>&NewLine;<p>&nbsp&semi;<&sol;p>&NewLine;<p>Produk-produk Miyuki yang dimiliki Maya dijual secara offline di toko oleh-oleh&comma; Café dan kantin-kantin Sekolah di Area Manado&period; Juga dijual secara online melalui Indoshop Singapore &lpar;platform e-commerce Singapura&rpar;&comma; Shopee&comma;Tokopedia&comma; Whatsapp&comma; Tiktok&comma; Youtube&comma; dan Instagram&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&nbsp&semi;<&sol;p>&NewLine;<p>Tak hanya aktif berjualan saja&comma; Maya juga aktif menjadi ketua Poklahsar yang dibentuk oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan&comma; ketua kelompok pertanian yang dibentuk oleh Badan Ketahanan Pangan&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&nbsp&semi;<&sol;p>&NewLine;<p>Ibu 3 anak ini juga rajin memberikan pelatihan berwirausaha kepada eks narapidana&period; Tujuannya&comma; agar eks narapidana bisa mandiri dan memiliki bekal untuk membuka usaha sendiri&period;&lpar;SP&rpar;&NewLine;<&sol;p>

Exit mobile version