Site icon savanaparadise.com

Bank NTT Sukses Turunkan NPL Hingga 2,6 Persen, Penuhi Syarat Salurkan KUR

&NewLine;<&excl;-- WP QUADS Content Ad Plugin v&period; 3&period;0&period;5&period;1 -->&NewLine;<div class&equals;"quads-location quads-ad1" id&equals;"quads-ad1" style&equals;"float&colon;none&semi;margin&colon;0px&semi;">&NewLine;&NewLine;<&sol;div>&NewLine;<p>Kupang&comma; Savanapradise&period;com&comma;- Turunnya NPL secara drastis pada tahun 2025 ini membuat Bank NTT bisa memberikan perhatian lewat penyaluran kredit pada sektor-sektor unggulan seperti pertanian pertanian&comma; peternakan&comma; dan pariwisata&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&nbsp&semi;<&sol;p>&NewLine;<p>Dalam rapat Panitia Kerja &lpar;Panja&rpar; DPRD NTT terhadap LKPJ Gubernur 2024 bersama sejumlah Badan Usaha Milik Daerah &lpar;BUMD&rpar;&comma; Rabu &lpar;23&sol;4&sol;2025&rpar;&comma; Plt&period; Direktur Utama Bank NTT&comma; Yohanis Landu Praing&comma; memberikan penjelasan mengenai kinerja Bank NTT&comma; khususnya perbandingan antara tahun 2023 dan 2024&period;<&sol;p><div class&equals;"ad-middle"><p class&equals;"ad-title">ADVERTISEMENT<&sol;p><div class&equals;"ad-content"><div class&equals;"ad-content-a"><div class&equals;"ad-content-b"><div class&equals;"ad-content-c"><script async src&equals;"https&colon;&sol;&sol;pagead2&period;googlesyndication&period;com&sol;pagead&sol;js&sol;adsbygoogle&period;js&quest;client&equals;ca-pub-8882367248828292"&NewLine; crossorigin&equals;"anonymous"><&sol;script>&NewLine;<&excl;-- header 970 x 250 -->&NewLine;<ins class&equals;"adsbygoogle"&NewLine; style&equals;"display&colon;inline-block&semi;width&colon;970px&semi;height&colon;250px"&NewLine; data-ad-client&equals;"ca-pub-8882367248828292"&NewLine; data-ad-slot&equals;"6008007437"><&sol;ins>&NewLine;<script>&NewLine; &lpar;adsbygoogle &equals; window&period;adsbygoogle &vert;&vert; &lbrack;&rsqb;&rpar;&period;push&lpar;&lbrace;&rcub;&rpar;&semi;&NewLine;<&sol;script><&sol;div><&sol;div><&sol;div><&sol;div><p class&equals;"scroll-to-resume">SCROLL TO RESUME CONTENT<&sol;p><&sol;div>&NewLine;<p>&nbsp&semi;<&sol;p>&NewLine;<p>Yohanis menjelaskan bahwa secara umum&comma; indikator kinerja seperti BOPO &lpar;Biaya Operasional terhadap Pendapatan Operasional&rpar;&comma; pendapatan&comma; serta penyaluran kredit menunjukkan tren positif&period; Salah satu fokus utama Bank NTT saat ini adalah mendorong penyaluran kredit mikro ke sektor-sektor unggulan seperti pertanian&comma; peternakan&comma; dan pariwisata&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&nbsp&semi;<&sol;p>&NewLine;<p>&OpenCurlyDoubleQuote;Ke depan&comma; kami tidak hanya akan menyalurkan kredit konsumtif&period; Proporsi penyalurannya juga masih kecil&comma; jadi ini akan jadi fokus pembenahan kami&comma;” jelasnya&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&nbsp&semi;<&sol;p>&NewLine;<p>Terkait Kredit Usaha Rakyat &lpar;KUR&rpar; yang merupakan program pemerintah&comma; Yohanis menyampaikan bahwa Bank NTT telah berhasil menurunkan tingkat kredit bermasalah atau Non-Performing Loan &lpar;NPL&rpar; secara signifikan&period; Dari sebelumnya berada di kisaran 70 persen&comma; kini NPL KUR Mikro turun drastis menjadi 2&comma;6 persen&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&nbsp&semi;<&sol;p>&NewLine;<p>&OpenCurlyDoubleQuote;Dengan posisi NPL saat ini&comma; kami memenuhi syarat untuk kembali mendapatkan kuota KUR dari pemerintah pusat&period; Syaratnya NPL harus di bawah lima persen dan harus dijaga selama tiga bulan&period; Kalau stabil atau menurun&comma; kuotanya bisa tembus hingga Rp1 triliun&comma;” ujarnya&period; Hal ini pun sudah dilaporkan kepada Gubernur NTT selaku Pemegang Saham Pengendali &lpar;PSP&rpar; Bank NTT&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&nbsp&semi;<&sol;p>&NewLine;<p>Yohanis optimistis dalam dua hingga tiga bulan ke depan Bank NTT sudah bisa kembali menyalurkan kredit UMKM&comma; khususnya di sektor mikro&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&nbsp&semi;<&sol;p>&NewLine;<p>Menanggapi saran DPRD agar Bank NTT mengoptimalkan penerimaan daerah melalui digitalisasi&comma; Yohanis menegaskan bahwa arah transformasi Bank NTT memang tengah difokuskan pada digitalisasi layanan&period; &OpenCurlyDoubleQuote;Itu akan menjadi sumber PAD&comma; termasuk dari pajak dan retribusi&period; Kita memang mengarah ke sana&comma;” ujarnya&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&nbsp&semi;<&sol;p>&NewLine;<p>Tak hanya itu&comma; Bank NTT juga berkomitmen untuk mendukung program ketahanan pangan yang menjadi arahan pemerintah pusat&period; Hal ini&comma; menurut Yohanis&comma; sejalan dengan visi dan misi pemerintah daerah di semua tingkatan&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&nbsp&semi;<&sol;p>&NewLine;<p>&OpenCurlyDoubleQuote;Bagaimanapun juga Bank NTT harus berperan untuk kemaslahatan banyak orang&period; Ini menyangkut kesejahteraan dan peningkatan ekonomi masyarakat&period; Termasuk hilirisasi&comma; pasti kami dukung&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&nbsp&semi;<&sol;p>&NewLine;<p>&nbsp&semi;<&sol;p>&NewLine;<p><strong>Apresiasi Komisi III DPRD NTT<&sol;strong><&sol;p>&NewLine;<p>&nbsp&semi;<&sol;p>&NewLine;<p>Komisi III DPRD NTT memberikan apresiasi tinggi kepada Pelaksana Tugas &lpar;Plt&rpar; Direktur Utama Bank NTT&comma; Yohanis Landu Praing&comma; atas kinerja dan kepemimpinannya yang dinilai membawa perubahan positif bagi Bank NTT&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Ketua Komisi III DPRD NTT&comma; Yohanes De Rosari&comma; menilai keputusan Bank NTT untuk menjalin Kerja Sama Usaha Bersama &lpar;KUB&rpar; dengan Bank Jatim sebagai langkah strategis yang menyelamatkan bank dari potensi kerugian&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&OpenCurlyDoubleQuote;Jika waktu itu Bank NTT hanya bekerjasama dengan Bank DKI Jakarta&comma; maka kita akan mengalami kerugian besar karena ada sejumlah kriteria yang ditawarkan yang secara bisnis merugikan&period; Akhirnya kita ambil haluan ke Bank Jatim dan itu langkah yang sangat tepat&comma;” jelas Yohanes kepada wartawan di ruang Komisi III pada Rabu &lpar;23&sol;4&sol;25&rpar;&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Ia menambahkan bahwa posisi Gubernur sebagai penanggung jawab keuangan daerah sekaligus pemegang saham pengendali menjadi kunci dalam pelaksanaan RUPS mendatang&period; &OpenCurlyDoubleQuote;Nanti kita lihat hasil RUPS karena itu kewenangan pemegang saham&comma; baik pemerintah provinsi maupun kabupaten&sol;kota&comma;” ujarnya&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Sekretaris Komisi III&comma; Refafi Gah&comma; juga menyampaikan apresiasi atas kinerja Bank NTT yang mencatatkan pendapatan laba luar biasa&period; Ia menilai kepemimpinan Yohanis Landu Praing memberikan ruang komunikasi yang terbuka melalui kehadirannya di setiap rapat dengar pendapat dengan Komisi III DPRD&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&OpenCurlyDoubleQuote;KUB dengan Bank Jatim itu langkah luar biasa&period; Kalau tidak dilakukan&comma; bisa saja Bank NTT turun status menjadi BPR&period; Beliau sudah menunjukkan kinerja luar biasa&comma;” tegas Refafi&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Sementara itu&comma; Wakil Ketua Komisi III&comma; Patta Vincensius&comma; menilai bahwa Yohanis memiliki kemampuan manajerial yang kuat serta memahami jaringan dan kebutuhan dunia perbankan&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&OpenCurlyDoubleQuote;Kalau saya diberikan mandat untuk memilih direktur utama&comma; saya akan memilih Pak Yohanis Landu Praing&period; Dia paham manajemen bank&comma; jujur&comma; terbuka&comma; dan mampu mengelola uang rakyat dengan baik&comma;” katanya&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Komisi III menilai bahwa di bawah kepemimpinan Plt Dirut saat ini&comma; Bank NTT menunjukkan arah perubahan yang signifikan&comma; tidak hanya dalam hal kinerja keuangan&comma; tetapi juga dalam transparansi dan komunikasi dengan pemangku kepentingan&period;&lpar;SP&rpar;&NewLine;<&sol;p>

Exit mobile version