<!-- WP QUADS Content Ad Plugin v. 3.0.5.1 -->
<div class="quads-location quads-ad1" id="quads-ad1" style="float:none;margin:0px;">

</div>
<p>Ndao, Savanaparadise.com ,- Kepala Dinas Kooperasi Kabupaten Rote Ndao, selaku ketua panitia pelaksana Workshop Internasional Tenun Ikat di Pulau Ndao, mengatakan bahwa orang Rote Ndao memiliki budaya lokal yang diwarisikan leluhur sejak 100 tahun SM. Warisan budaya tersebut adalah Kerajinan Tenun Ikat dan Pandai Manik-manik, demikian di ungkapkan Marthen Luther Henuk di Kecamatan Ndao Desa Anarae, (26/10).</p>
<p>Pada kesempatan tersebut dikatakan pula bahwa dengan kerajinan tenun ikat dan manik-manik dapat membuat masyarakat memenuhi kebutuhan hidupnya. Dengan demikian lanjut Henuk, masyarakat Ndao perlu diberdayakan agar kerajinan ini menjadi pusaka yang diakui oleh seluruh dunia, tandasnya</p>
<p>Dikatakan pula bahwa membangun daerah ini memang harus mulai dengan membangun budaya lokal sebagai brand orang Rote Ndao yang memiliki pusaka budaya. Pusaka budaya tersebut perlu di perhatikan agar menarik perhatian seluruh dunia dan dunia datang di Ndao untuk membeli kain asli tenunan orang Ndao, tegasnya</p><div class="ad-middle"><p class="ad-title">ADVERTISEMENT</p><div class="ad-content"><div class="ad-content-a"><div class="ad-content-b"><div class="ad-content-c"><script async src="https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js?client=ca-pub-8882367248828292"
 crossorigin="anonymous"></script>
<!-- header 970 x 250 -->
<ins class="adsbygoogle"
 style="display:inline-block;width:970px;height:250px"
 data-ad-client="ca-pub-8882367248828292"
 data-ad-slot="6008007437"></ins>
<script>
 (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
</script></div></div></div></div><p class="scroll-to-resume">SCROLL TO RESUME CONTENT</p></div>
<p>Peneliti Belanda, Yetti Haning pada kesempatan yang sama mengatakan bahwa budaya lokal tenun ikat, jika dikelola dengan baik pasti akan membawa perubahan ke arah yang lebih baik. Lewat acara ini diharapkan agar pemerintah dapat melihat potensi budaya lokal untuk dijadikan sebagai modal tambahan demi peningkatan APBD kabupaten Rote Ndao, tandas Yetti.</p>
<p>Lebih lanjut dikatakan bahwa budaya lokal ini perlu dilestarikan dengan baik, misalnya penggunaan warna terhadap tenunan orang Rote harus lebih menjurus pada warna alami, karena negara lain tidak suka yang menggunakan napto dan pewarna kimia lainnya. Selain mengganggu kesehatan juga akan merusak lingkungan dengan penggunaan warna kimia, jelas Yetti Haning. (Rey)
</p>
Bangun Rote Ndao Dengan Budaya Lokal

