Site icon savanaparadise.com

Bangun Mekanisme Perlindungan Anak di Tingkat Warga, agar Kasus RI Tidak Terulang

&NewLine;<&excl;-- WP QUADS Content Ad Plugin v&period; 3&period;0&period;5&period;1 -->&NewLine;<div class&equals;"quads-location quads-ad1" id&equals;"quads-ad1" style&equals;"float&colon;none&semi;margin&colon;0px&semi;">&NewLine;&NewLine;<&sol;div>&NewLine;<p>Jakarta&comma; Savanaparadise&period;com&comma; – Kasus dugaan kekerasan seksual yang menimpa RI &lpar;anak perempuan 11 tahun di Jakarta Timur&comma; yang akhirnya meninggal dunia&rpar;&comma; harus dijadikan pelajaran serius&period; Semua pihak&comma; termasuk pemerintah di tingkat lokal harus memperkuat aspek pencegahan kekerasan&comma; agar kejadian serupa tidak menimpa anak-anak lainnya&period; Demikian disampaikan Country Director Plan Indonesia&comma; Peter la Raus&comma; di Jakarta&comma; Senin &lpar;14&sol;1&rpar;&period; <&sol;p>&NewLine;<p>&OpenCurlyDoubleQuote;Selama ini&comma; peraturan dan kebijakan tentang perlindungan anak yang ada di tingkat kabupaten cenderung fokus pada penanganan kasus dan rehabilitasi korban&period; Sedangkan aspek pencegahan kurang mendapatkan perhatian&comma;” kata La Raus&comma; dalam rilisnya yang diterima Savanaparadise&period;Com&comma; rabu&sol;16&sol;13&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Untuk mengantisipasi kejadian serupa&comma; lebih lanjut dikatakan La Raus&comma; Plan Indonesia mendorong terbangunnya mekanisme perlindungan anak di tingkat akar rumput&comma; dengan memperhatikan aspek pencegahan yang melibatkan warga&comma; dan juga anak-anak&comma;<&sol;p><div class&equals;"ad-middle"><p class&equals;"ad-title">ADVERTISEMENT<&sol;p><div class&equals;"ad-content"><div class&equals;"ad-content-a"><div class&equals;"ad-content-b"><div class&equals;"ad-content-c"><script async src&equals;"https&colon;&sol;&sol;pagead2&period;googlesyndication&period;com&sol;pagead&sol;js&sol;adsbygoogle&period;js&quest;client&equals;ca-pub-8882367248828292"&NewLine; crossorigin&equals;"anonymous"><&sol;script>&NewLine;<&excl;-- header 970 x 250 -->&NewLine;<ins class&equals;"adsbygoogle"&NewLine; style&equals;"display&colon;inline-block&semi;width&colon;970px&semi;height&colon;250px"&NewLine; data-ad-client&equals;"ca-pub-8882367248828292"&NewLine; data-ad-slot&equals;"6008007437"><&sol;ins>&NewLine;<script>&NewLine; &lpar;adsbygoogle &equals; window&period;adsbygoogle &vert;&vert; &lbrack;&rsqb;&rpar;&period;push&lpar;&lbrace;&rcub;&rpar;&semi;&NewLine;<&sol;script><&sol;div><&sol;div><&sol;div><&sol;div><p class&equals;"scroll-to-resume">SCROLL TO RESUME CONTENT<&sol;p><&sol;div>&NewLine;<p>Plan Indonesia mengapresiasi keseriusan aparat kepolisian dalam menuntaskan kasus dugaan pelecehan seksual yang menimpa RI&period; Sebagai organisasi yang fokus pada pemenuhan hak dan perlindungan anak&comma; Plan berharap orang yang terlibat dalam kasus ini segera ditemukan&comma; dan pelaku diberikan hukuman maksimal&period; <&sol;p>&NewLine;<p>Sejak tahun 2009&comma; Plan Indonesia bersama warga dan pemerintah lokal di 9 kabupaten wilayah kerja Plan telah membangun mekanisme perlindungan anak berbasis masyarakat&comma; yang dinamakan Komisi Perlindungan Anak tingkat Desa &lpar;KPAD&rpar;&period; Sejauh ini&comma; sebanyak 167 KPAD terbentuk di 9 kabupaten di Jawa dan Nusa Tenggara&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Melalui KPAD&comma; masyarakat di tingkat desa diberikan pelatihan tentang perlindungan anak&comma; sehingga orang tua dan aparat pemerintahan lokal lebih sensitif mendeteksi adanya potensi kekerasan di lingkungannya&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Sepanjang tahun 2012&comma; tercatat ada 63 kasus yang tercatat&period; Dari jumlah itu&comma; 17 kasus dirujuk ke ke kepolisian atau rumah sakit&period; Mekanisme perlindungan anak berbasis warga ini bahkan diadopsi oleh beberapa pemerintah kabupaten di luar wilayah dampingan Plan Indonesia&period;&lpar;&ast;&sol;Elas&rpar;&NewLine;<&sol;p>

Exit mobile version