Site icon savanaparadise.com

Badai Siklon Tropis Narolle, Picu Kenaikan Harga Sembako

foto web

&NewLine;<&excl;-- WP QUADS Content Ad Plugin v&period; 3&period;0&period;5&period;1 -->&NewLine;<div class&equals;"quads-location quads-ad1" id&equals;"quads-ad1" style&equals;"float&colon;none&semi;margin&colon;0px&semi;">&NewLine;&NewLine;<&sol;div>&NewLine;<p>Kupang&comma; Savanaparadise&period;com&comma;- Kepala Seksi Informasi dan Observasi Badan Meterologi Klimatologi dan Geofisika &lpar;BMKG&rpar; El Tari&comma; Provinsi Nusa Tenggara Timur &lpar;NTT&rpar;&comma; Syaiful Hadi&comma; kepada wartawan di Kupang&comma; Jumat &lpar;11&sol;1&rpar;&comma; mengatakan&comma; bahwa cuaca buruk yang melanda daerah NTT selama sepekan itu disebabkan adanya badai siklon tropis Narolle&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Wilayah NTT saat ini sedang dilanda siklon tropis Narolle yang memicu cuaca buruk terjadi secara menyeluruh di wilayah NTT&comma;&&num;8221&semi; kata Syaiful&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Sebelum terjadi badai tersebut&comma; menurut&comma; Syaiful Hadi&comma; &OpenCurlyDoubleQuote;Wilayah NTT dilanda tekanan rendah yang berpusat di Laut Timor&comma; kemudian terus bergeser ke barat daya Pulau Sumba&period; Namun&comma; tekanan udara itu berkembang menjadi siklus tropis Narolle&period; Posisi badai Narolle saat ini berada di 12&comma;06 LS&comma; 117&comma;6 BT&comma; atau kurang lebih 55 kilometer selatan Mataram&comma;&&num;8221&semi; jelas Syaiful Hadi&period;<&sol;p><div class&equals;"ad-middle"><p class&equals;"ad-title">ADVERTISEMENT<&sol;p><div class&equals;"ad-content"><div class&equals;"ad-content-a"><div class&equals;"ad-content-b"><div class&equals;"ad-content-c"><script async src&equals;"https&colon;&sol;&sol;pagead2&period;googlesyndication&period;com&sol;pagead&sol;js&sol;adsbygoogle&period;js&quest;client&equals;ca-pub-8882367248828292"&NewLine; crossorigin&equals;"anonymous"><&sol;script>&NewLine;<&excl;-- header 970 x 250 -->&NewLine;<ins class&equals;"adsbygoogle"&NewLine; style&equals;"display&colon;inline-block&semi;width&colon;970px&semi;height&colon;250px"&NewLine; data-ad-client&equals;"ca-pub-8882367248828292"&NewLine; data-ad-slot&equals;"6008007437"><&sol;ins>&NewLine;<script>&NewLine; &lpar;adsbygoogle &equals; window&period;adsbygoogle &vert;&vert; &lbrack;&rsqb;&rpar;&period;push&lpar;&lbrace;&rcub;&rpar;&semi;&NewLine;<&sol;script><&sol;div><&sol;div><&sol;div><&sol;div><p class&equals;"scroll-to-resume">SCROLL TO RESUME CONTENT<&sol;p><&sol;div>&NewLine;<p>Menurut Syaiful Hadi&comma; badai Siklon tropis Narolle ini&comma; telah menyebabkan hujan dengan intensitas ringan hingga sedang serta gelombang tinggi mencapai 5 hingga 7 meter dan kecapatan angin mencapai 36 &&num;8211&semi; 51 kilometer per jam&period; Hujan&comma; angin kencang serta gelombang tinggi itu masih akan melanda NTT hingga sepekan ke depan&comma;&&num;8221&semi; kata Syaiful Hadi&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Sudah satu pecan terakhir ini badai tersebut telah melanda NTT sehingga menyebabkan bencana alam&comma; banjir di sejumlah wilayah di NTT&comma; mengganggu penerbangan dari dan ke Bandara El Tari Kupang&comma; penutupan pelayaran di sejumlah daerah yang hingga saat ini belum dibuka yang menyebabkan kenaikan harga Sembilan bahan pokok &lpar;Sembako&rpar; kebutuhan masyarakat di wilayah NTT&period; &lpar;SP&rpar; &NewLine;<&sol;p>

Exit mobile version