Site icon savanaparadise.com

Arjuna Desak Kejari Ngada Tuntaskan Kasus Dugaan Korupsi Perbekalan Kesehatan Covid-19 Di Nagekeo

&NewLine;<&excl;-- WP QUADS Content Ad Plugin v&period; 3&period;0&period;5&period;1 -->&NewLine;<div class&equals;"quads-location quads-ad1" id&equals;"quads-ad1" style&equals;"float&colon;none&semi;margin&colon;0px&semi;">&NewLine;&NewLine;<&sol;div>&NewLine;<p>Nagekeo&comma; Savanaparadise&period;com&comma;- Memperingati hari pers ke 74&comma; selain menyelenggarakan kegiatan kepedulian dengan pembagian masker gratis&comma; Aliansi Jurnalis Nagekeo juga memberikan catatan sikap terhadap beberapa kasus korupsi dan kriminal yang telah ditangani oleh pihak Kejaksaan Negeri Ngada dan Kepolisian Resort Nagekeo&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Aliansi Jurnalis Nagekeo &lpar;Arjuna&rpar; dalam perayaan hari pers Nasional mendesak Kejaksaan Negeri &lpar;Kejari&rpar; Ngada segera menuntaskan kasus dugaan korupsi perbekalan covid-19 di lingkup Pemda Nagekeo yang saat ini sedang ditangani pihak Kejari Ngada&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Menurut ketua Arjuna Doni Moni&comma; persoalan dugaan korupsi tersebut harus ada titik terangnya&comma; sebab sudah diumumkan ke publik bahwa kasusnya sudah dinaikan statunya dari penyelidikan ke tingkat penyidikan&period;<br &sol;>&NewLine;Desakan tersebut menjadi atensi yang disampaikan para pekerja media di Kabupaten Nagekeo bertepatan dengan momentum Hari Pers Nasional &lpar;HPN&rpar; Selasa &lpar;09&sol;02&sol;2021&rpar;&period;<&sol;p><div class&equals;"ad-middle"><p class&equals;"ad-title">ADVERTISEMENT<&sol;p><div class&equals;"ad-content"><div class&equals;"ad-content-a"><div class&equals;"ad-content-b"><div class&equals;"ad-content-c"><script async src&equals;"https&colon;&sol;&sol;pagead2&period;googlesyndication&period;com&sol;pagead&sol;js&sol;adsbygoogle&period;js&quest;client&equals;ca-pub-8882367248828292"&NewLine; crossorigin&equals;"anonymous"><&sol;script>&NewLine;<&excl;-- header 970 x 250 -->&NewLine;<ins class&equals;"adsbygoogle"&NewLine; style&equals;"display&colon;inline-block&semi;width&colon;970px&semi;height&colon;250px"&NewLine; data-ad-client&equals;"ca-pub-8882367248828292"&NewLine; data-ad-slot&equals;"6008007437"><&sol;ins>&NewLine;<script>&NewLine; &lpar;adsbygoogle &equals; window&period;adsbygoogle &vert;&vert; &lbrack;&rsqb;&rpar;&period;push&lpar;&lbrace;&rcub;&rpar;&semi;&NewLine;<&sol;script><&sol;div><&sol;div><&sol;div><&sol;div><p class&equals;"scroll-to-resume">SCROLL TO RESUME CONTENT<&sol;p><&sol;div>&NewLine;<p>Kejari Ngada harus komitmen dengan apa yang disampaikan pada saat menggelar konferensi pers sehingga tingkat kepercayaan masyarakat baik terhadap Aparat Penegak Hukum maupun para jurnalis itu masih ada&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Ini kan jelas&comma; apabila tidak segera dituntaskan&comma; publik khusunya masyarakat Nagekeo menduga kalau wartawan ikut terlibat dalam menutupi kasus ini&period; Kita<br &sol;>&NewLine;&lpar;wartawan&rpar; tidak mau ada preseden buruk di masyarakat&period; Kalaupun belum jelas jangan dulu dinaikan statusnya dari Penyelidikan ke Penyidikan&&num;8221&semi; tandasnya&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Wakil Ketua Divisi Hukum dan Advokasi ARJUNA&comma; Mohammad Dedi Ingga SH&comma; menyebutkan sejatinya apabila pihak Kejari Ngada sudah menaikan status dari penyelidikan ke tingkat penyidikan&comma; setidaknya kejaksaan mendapatkan dua &lpar;2&rpar; alat bukti&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Ini secara hukum tidak ada alasan lagi untuk tidak menetapkan tersangka&&num;8221&semi; sebutnya&period;<&sol;p>&NewLine;<p><span style&equals;"background-color&colon; &num;ffffff&semi; color&colon; &num;333333&semi;">Kerena itu&comma; Arjuna meminta kejelasan sudah sejauh mana langkah-langkah penyidikan yang dilakukan oleh pihak Kejaksaan&period;<&sol;span><&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Ada apa sampai saat ini belum ditetapkan satu tersangkapun&&num;8221&semi; tanyanya&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Hal senada juga disampaikan Dewan Pembina ARJUNA Bernad Sapu SH&period;<br &sol;>&NewLine;Ia mengatakan&comma; apabila dalam melakukan penyidikan Jaksa tidak bisa menemukan minimal dua &lpar;2&rpar; alat bukti sebaikanya dikeluarkan Surat Perintah Penghentian Penyidikan &lpar;SP3&rpar;&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Kalaupun tidak bisa menemukan dua alat bukti sebaiknya SP3&comma; dan Jaksa harus kembali menggelar konferensi pers sehingga publik tahu&period; Kami jurnalis ini bukan alat yang bisa ditunggangi untuk kepentingan penegak hukum dalam menjustifikasi orang bersalah tandasnya&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Ia menegaskan kejaksaan pun harus tegas mengeluarkan sikap secepat mungkin ke publik apabila tidak menemukan adanya bukti penyelewengan atau korupsi di Dinas Kesehatan Nagekeo itu&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&OpenCurlyDoubleQuote;Selain mengeluarkan SP3 Jaksa harus melakukan pemulihan nama baik&comma; serta permintaan maaf terhadap pihak-pihak yang dirugikan dalam kasus korupsi di Dinas Kesehatan maupun di BPBD Nagekeo&comma; serta pada para jurnalis&comma; secara terbuka selama satu bulan&comma;” pungkas Bernad<&sol;p>&NewLine;<p>Aliansi Jurnalis Nagekeo juga bersikap terhadap pihak Kepolisian Resort Nagekeo&comma; atas beberapa kasus hukum dan kriminal yang belum ada kejelasan hingga kini&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&OpenCurlyDoubleQuote; Pihak Polres juga harus benar-benar serius menangani beberapa kasus kriminal seperti bunuh diri yang telah terjadi bebrapa kali namun belum diketahui hasilnya seperti apa serta beberapa kasus lain &comma; seperti kebakaran ruang farmasi&comma; penyerangan rumah jabatan kapolres&comma;” tegas Doni&comma; ketua Aliansi Jurnalis Nagekeo&period;<&sol;p>&NewLine;<p><strong>Penulis&colon; Fardin Bay<&sol;strong>&NewLine;<&sol;p>

Exit mobile version