<!-- WP QUADS Content Ad Plugin v. 3.0.5.1 -->
<div class="quads-location quads-ad1" id="quads-ad1" style="float:none;margin:0px;">

</div>
<p>Jakarta, Savanaparadise.com,- Komisi IV DPR RI melakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP) Panja pengendalian serta Penindakan Kebakaran Hutan dan Lahan bersama Eselon I Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) RI dan Dirut Badan Restorasi Gambut dan Mangrove, pada hari, Selasa, (23/3/21).</p>
<p>Agenda RDP membahas program/kegiatan pencegahan dan pengendalian kebakaran hutan dan lahan tahun 2021.</p>
<p>Data Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menunjukkan adanya penurunan signifikan luas areal pembakaran hutan dan lahan pada 2020.</p><div class="ad-middle"><p class="ad-title">ADVERTISEMENT</p><div class="ad-content"><div class="ad-content-a"><div class="ad-content-b"><div class="ad-content-c"><script async src="https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js?client=ca-pub-8882367248828292"
 crossorigin="anonymous"></script>
<!-- header 970 x 250 -->
<ins class="adsbygoogle"
 style="display:inline-block;width:970px;height:250px"
 data-ad-client="ca-pub-8882367248828292"
 data-ad-slot="6008007437"></ins>
<script>
 (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
</script></div></div></div></div><p class="scroll-to-resume">SCROLL TO RESUME CONTENT</p></div>
<p>Pada tahun 2019, luas areal pembakaran mencapai 1.649.258 hektar. Tahun 2020 turun signifikan menjadi 296.942 hektar.</p>
<p>Dalam kesempatan tersebut Anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan (Dapil) NTT II, Yohanis Fransiskus Lema yang akrab disapa Ansy Lema mengharapkan penjelasan analisis-diagnostik, bukan sekedar penjelasan deskriptif terkait karhutla: data, penyebab dan solusi menangani karhutla.</p>
<p>Apakah penurunan signifikan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) imbas dari kinerja KLHK, kepatuhan korporasi, atau semakin teredukasinya masyarakat.</p>
<p>Ataukah efek pandemi menyebabkan korporasi tidak membuka lahan, sehingga angka karhutla menurun drastis.</p>
<p>Politisi PDI Perjuangan ini juga mendesak KLHK agar membuka data persebaran karhutla di lahan konsesi korporasi dan lahan rakyat.</p>
<p>Data persebaran karhutla ini sangat penting dalam merencanakan-menentukan kebijakan pencegahan dan pengendalian yang tetap sasar.</p>
<p>&#8220;Hipotesis saya, aktor utama penyebab karhutla adalah korporasi, bukan rakyat. Artinya titik awal pembakaran lebih banyak bermula di lahan konsesi korporasi&#8221;, kata Ansy Lema.</p>
<p>Untuk mengatasi karhutla, kegiatan pencegahan dan penindakan harus berjalan serentak. Karena itu, Jelas Ansi Lema, saya memberikan beberapa usulan konkret:</p>
<p>Pertama, pelibatan aktif masyarakat yang ada di sekitar hutan (tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat) dalam kegiatan pencegahan karhutla melalui edukasi.</p>
<p>Kedua, libatkan korporasi dalam pencegahan, agar memiliki tanggung jawab/sensibilitas terhadap persoalan karhutla.</p>
<p>Ketiga, perhatikan kesejahteraan polisi hutan, pasukan Manggala Agni dan berbagai pihak yang berada pada garda terdepan pemadaman titik-titik api.</p>
<p>Keempat, tindak tegas korporasi pelaku pembakaran hutan dan lahan agar ada efek jera.</p>
<p>Bekukan izin berusaha atau tempuh jalur hukum hingga tuntas (putusan inkrah) berhadapan dengan korporasi pelaku pembakaran hutan. (SP)
</p>
Ansy Lema Minta Tindak Tegas Korporasi Pelaku Pembakaran Hutan

