Site icon savanaparadise.com

Anggota DPRD NTT Bangun Jalan Rabat Pakai Dana Reses

&NewLine;<&excl;-- WP QUADS Content Ad Plugin v&period; 3&period;0&period;5&period;1 -->&NewLine;<div class&equals;"quads-location quads-ad1" id&equals;"quads-ad1" style&equals;"float&colon;none&semi;margin&colon;0px&semi;">&NewLine;&NewLine;<&sol;div>&NewLine;<p><strong>Kupang&comma; Savanaparadise&period;com<&sol;strong>&comma;- Aksi terpuji dilakukan oleh sosok Anggota DPRD NTT&comma; Adoe Yuliana Elisabet yang akrab disapa Lili Adoe&period; Setelah mendengar keluhan warga disekitar lokasi Gereja Katolik Santo Petrus TDM tentang buruknya akses jalan menuju gereja Santo Petrus TDM&comma;  Ia kemudian memfasilitasi pembangunan jalan rabat bagi warga RT 018&sol;RW 05&comma;TDM 2&comma; Kelurahan Tuak Daun Merah &lpar;TDM&rpar;&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Disela-sela pekerjaan jalan rabat&comma; saat ditemui SP&comma; Sabtu&comma; &lpar;27&sol;3&rpar;&comma; Lili Adoe mengatakan anggaran pembangunan jalan itu bersumber dari dana Reses Anggota DPRD NTT&period; Dana reses itu diperuntukkan bagi anggota DPRD untuk menyerap aspirasi masyarakat&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Ia menjelaskan dana reses biasanya digunakan untuk biaya makan minum bagi anggota masyarakat ketika anggota DPRD melakukan tatap muka&period;<&sol;p><div class&equals;"ad-middle"><p class&equals;"ad-title">ADVERTISEMENT<&sol;p><div class&equals;"ad-content"><div class&equals;"ad-content-a"><div class&equals;"ad-content-b"><div class&equals;"ad-content-c"><script async src&equals;"https&colon;&sol;&sol;pagead2&period;googlesyndication&period;com&sol;pagead&sol;js&sol;adsbygoogle&period;js&quest;client&equals;ca-pub-8882367248828292"&NewLine; crossorigin&equals;"anonymous"><&sol;script>&NewLine;<&excl;-- header 970 x 250 -->&NewLine;<ins class&equals;"adsbygoogle"&NewLine; style&equals;"display&colon;inline-block&semi;width&colon;970px&semi;height&colon;250px"&NewLine; data-ad-client&equals;"ca-pub-8882367248828292"&NewLine; data-ad-slot&equals;"6008007437"><&sol;ins>&NewLine;<script>&NewLine; &lpar;adsbygoogle &equals; window&period;adsbygoogle &vert;&vert; &lbrack;&rsqb;&rpar;&period;push&lpar;&lbrace;&rcub;&rpar;&semi;&NewLine;<&sol;script><&sol;div><&sol;div><&sol;div><&sol;div><p class&equals;"scroll-to-resume">SCROLL TO RESUME CONTENT<&sol;p><&sol;div>&NewLine;<p>&&num;8221&semi; Saya memilih dana reses untuk digunakan bangun jalan rabat karena mengingat dalam situasi pandemi Covid-19 tidak mengijinkan kita untuk mengumpulkan orang dalam jumlah banyak sehingga dana yang diperuntukan untuk saya menyerap aspirasi masyarakat melalui Reses digunakan untuk kebutuhan riil masyarakat&&num;8221&semi;&comma; kata politisi PDI Perjuangan ini&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Di komisi saya memang tidak bermitra dengan Dinas Pekerjaan Umum&comma; tapi Saya coba berkomunikasi dengan pak RT&comma; Pak RT bilang ada kebutuhan yang memang harus segera diantisipasi&comma; hasil komunikasi itu&comma; Ketua RT mengatakan masyarakat kesulitan akses jalan ke gereja pada musim penghujan&comma; lalu saya meminta ketua RT untuk mengkomunikasikan dengan warga bahwa saya berniat membangun jalan rabat untuk memudahkan warga kalau ke gereja&comma; sambung Lili Adoe&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Anggota Komisi III DPRD ini mengatakan setelah berkomunikasi dengan bapak RT&comma; kita bersepakat dana konsumsi yang seharusnya untuk tatap muka kita alihkan ke bahan-bahan dasar pengerjaan jalan rabat dan itu disetujui oleh warga&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Selain itu melalui kesepakatan bersama dengan warga&comma; jelas Lili Adoe&comma; untuk biaya makan minum bersama warga dari dana reses&comma; selain beli kebutuhan bahan dasar untuk bangun jalan rabat&comma; dari dana makan minum juga kita peruntukan untuk makan minum warga untuk gotong royong bangun jalan&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Mungkin orang bilang ada penyimpangan&comma; tapi untuk masyarakat tidak perlu ragulah&period; biasanya untuk reses itu diperuntukkan untuk biaya makan minum dan lain-lain&comma;&&num;8221&semi; ujarnya<&sol;p>&NewLine;<p>Ia juga mengatakan sebelumnya jalan yang terletak dibelakang gereja itu sudah ditimbun tanah putih&period; Namun pada musim hujan akan membuat jalan itu becek dan berlumpur karena itu&comma; dana reses ini sudah tepat diperuntukan untuk rakyat&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Sementara itu&comma; Ketua RT 18&comma; Bernadus Afoan mengatakan pembangunan jalan rabat itu merupakan kesepakatan warga karena tidak masuk dalam usulan pembangunan jalan ditingkat kelurahan&period; sebagai ketua RT&comma; ia berinisiatif menemui ketua RW untuk mencarikan jalan keluar agar jalan itu bisa dibangun&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8221&semi; Saya lalu bertemu dengan ketua RW yang juga suami dari ibu Lily&period; ia bilang bagaimana kalau kita sampaikan kepada ibu Lily agar menggunakan dana reses&period; kalau memang seperti itu saya akan menggerakkan warga untuk bergotong royong membangun jalan ini&comma;&&num;8221&semi; kata Afoan&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Afoan memberi apresiasi kepada Lily Adoe yang sudah memberikan perhatian kepada warga dengan membangun jalan rabat bagi warganya&period; Ia menjelaskan jalan rabat itu berjarak 155 meter dan lebar 160 centimeter&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8221&semi; Saya mewakili warga RT 15 mengucapkan terima kasih kepada ibu Lily Adoe yang sudah memperhatikan kami&period; ini sudah sangat membantu kami warga masyarakat&comma;&&num;8221&semi; kata Afoan&period; &lpar;SP&rpar;&NewLine;<&sol;p>

Exit mobile version